Pandemi Corona Munculkan Situasi “Cash is King”, Dollar Rp 16.045

KABARIKU – Dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus menguat. Jika kemarin berada di level Rp 15.880, hari ini terus merangkak menyentuh Rp 16.045.

Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, menguatnya dolar Amerika disebabkan oleh kepanikan para investor di tengah-tengah merebaknya virus corona (covid-19).

“Semua negara menghadapi situasi ini sebab investor global sedang menghadapi tekanan yang tinggi. Dow Jones pun anjlok,” kata Perry di Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Menurut Perry, wabah Corona memunculkan situasi “cash is king” sebab investor melepas assetnya di pasar keuangan.

“Cash is king, bukan karena masalah fundamental, tetapi memang cenderung kepanikan,” jelasnya.

Perry pun mengungkapkan, BI tetap menjalankan beberapa langkah, di antaranya memastikan mekanisme pasar dan likuiditas terjaga.

Ia pun memastikan, dari pagi sampai sore BI selalu ada di pasar untuk menjaga confidence.

“Ini yang ingin kami sampaikan kepada pelaku pasar bahwa BI berada di pasar,” ungkapnya.

Banyak pengamat mengatakan jika dolar AS sudah berada di level Rp 16.000, maka situasi ekonomi Indonesia di ambang bahaya! (Ref)

Leave a Reply