Berita  

Lomba Merpati Kolong Piala Menteri Koperasi UKM Dimenangkan oleh Presiden

Bogor, Kabariku Perlombaan merpati kolong Piala Menteri Koperasi dan UKM yang berlangsung dengan meriah pada Jum’at hingga Minggu, 16 – 18 September 2022 di Bandar Bravo Arena, Landasan Udara Rumpin, Bogor, Jawa Barat.

Perlombaan tersebut diikuti kurang lebih 700 pendaftar dan beberapa pelaku UMKM. Animo pecinta merpati sangat tinggi karena selain dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi UKM, perlombaan merpati kolong ini juga berhadiah hingga 200 juta rupiah.

Perlombaan ini dimenangkan oleh burung merpati bernama Presiden dari tim Talindo. Kemenangan Presiden dalam lomba di Bandar Bravo Arena ini tidak dilewati dengan mudah, Presiden harus melawan BM, merpati dari Ghoib Day.

Selain itu kabut yang turun pada sore hari juga membuat para joki awalnya merasa tidak percaya diri untuk menerbangkan merpati-merpati jagoannya. Akan tetapi karena diyakinkan oleh Inspektur Pertandingan, perlombaan pun tetap berlangsung hingga menghasilkan pemenang.

Kemenangan Presiden dalam lomba merpati kolong Piala Menteri Koperasi dan UKM disambut meriah oleh seluruh pecinta merpati yang hadir di Bandar Bravo Arena.

Hal ini menunjukkan meskipun dalam pertandingan mereka menjadi lawan, akan tetapi diluar itu tetap semuanya kawan yang berkompetisi dengan tujuan yang sama, yaitu untuk melestarikan kebudayaan merpati kolong.

Sementara itu, pada posisi juara dua diraih oleh ‘BM’ dari tim Ghoib Day, ‘Perdana’ dari tim TS 99 pada posisi 3, dan ‘Talenta’ dari tim Batavia pada posisi 4. Keriuhan dalam perlombaan ini menarik perhatian tidak hanya bagi pehobi merpati itu sendiri, tetapi juga Menteri Koperasi dan UKM dan seluruh tamu undangan serta masyarakat sekitar yang hadir.

Presiden telah berhasil memenangkan hadiah sebesar 120 juta rupiah. Selain itu, pada perlombaan ini joki merpati juga mendapatkan hadiah tambahan sebagai bentuk apresiasi PT Bandar Inspira Globalindo terhadap para joki merpati.

Direktur PT Bandar Inspira Globalindo, Angrondewi Intan Windarti selaku pihak penyelenggara, mengatakan, Keberhasilan merpati tak lepas dari peran penting joki dalam memberikan perawatan dan pelatihan maksimal.

“Dengan diberikan apresiasi, diharapkan joki merpati menjadi lebih semangat dan bersungguh-sungguh untuk melahirkan jawara-jawara merpati sehingga merpati kolong dapat menjadi salah satu kebudayaan asli Indonesia yang go international,” katanya.

Pihaknya berharap bisa dalam membawa kesenian merpati kolong ke jenjang yang lebih tinggi.

“Karena nilai yang ada dalam kebudayaan merpati dilihat memiliki berbagai potensi seperti hal-nya pariwisata, peternakan merpati, dan pertanian produk pakan merpati,” ujarnya.

Tentunya komitmen ini akan dapat tercapai dengan bantuan semua pihak dan dapat memberikan manfaat bagi setiap pihak yang terkait, terutama bagi para pecinta merpati.***

Red/K.103

Exit mobile version