Program PNM Mekaar Plus Rp 15 Juta Khusus Perempuan, Diharapkan Berlanjut

  • Bagikan

Kabariku- Kelompok nasabah Ultra Mikro PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM mendapatkan bantuan hingga Rp15 juta dari program PNM Mekaar Plus.

Bantuan PNM Mekaar, sebelumnya, memberikan bantuan senilai dari Rp. 2 Juta hingga Rp. 5 Juta, kali ini PNM Mekaar plus akan memberikan bantuan dengan nilai yang lebih besar sekitar Rp. 15 juta.

Jika pengembangan usahanya ada kemajuan, maka bantuan PNM Mekaar Plus bisa ditambah sampai Rp25 juta. Program bantuan PNM Mekaar Plus ditujukan untuk kemajuan kaum perempuan dan ibu-ibu untuk usaha mandiri

Terkait itu, Direktur Eksekutif LSM Masyarakat Mandiri 21, Brahim Rahmanto, sangat mengapresiasi program PNM Mekaar Plus ini. Karena, program ini langsung menyasar para ibu-ibu pelaku UMKM yang tergabung dalam nasabah Ultra Mikro PMN Mekaar.

“Yang perlu diperhatikan ialah program ini jangan sekali saja, tapi harus berkelanjutan dan harus ada koordinasi,” kata Brahim dalam keterangannya”, Senin (30/8/2021).

Brahim mengingatkan, agar PMN, khususnya Kementerian BUMN, untuk bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM, dalam hal menjaga program ini agar berkelanjutan.

Nantinya Kementerian Koperasi dan UKM bisa membina kelompok nasabah Ultra Mikro PNM Mekaar agar terhubung ke dunia digital.

“Holding nya ya BUMN kerjasama dengan koperasi sehingga bisa berkelanjutan. Meraka harus diberi wawasan masuk ke dunia online agar mereka bisa berkembang. Intinya memberi pengetahuan baru kepada mereka agar adaptif terhadap dunia digital. Sehingga mereka tidak ketinggalan dengan era sekarang ini. Karena, sekarang kan era digital. UMKM ini kan mungkin ada yabg belum menguasai dunia digital, apalagi ini yang dibantu kaum ibu-ibu, dan sudah saatnya kaum perempuan membantu daripada pendapatan keluarga,” tukasnya.

Menteri BUMN Erick Thohir, didampingi Direktur Utama PT PNM, Arief Mulyadi dan Direktur Utama BRI, Sunarso, saat menyambangi kelompok nasabah Ultra Mikro PNM di Desa Guwa Lor, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (29/8/2021), mengaku kagum kepada kaum perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga untuk mau belajar dan menambah ilmu demi meningkatkan penghasilannya.

“Dengan bertambahnya pengetahuan, termasuk menguasai cara penjualan secara online, maka para ibu rumah tangga akan lebih aktif dan produktif dalam memaksimalkan kehadiran dan akses pemodalan yang disediakan perusahaan BUMN,” kata Erick.

Kolaborasi kedua perusahaan BUMN yang melayani pendanaan bagi sektor ekonomi mikro,kecil, dan menengah ini diyakini akan memperbesar perhatian kepada ekonomi masyarakat bawah yang perlu mendapat dukungan untuk bangkit di tengah pandemi.

“Ada dua hal yang saya kagumi dalam kunjungan ke ibu-ibu nasabah PNM kali ini. Pertama, kedua perusahaan BUMN yang dekat dengan sektor pendanaan ekonomi rakyat mampu bekerja sama dengan baik. Ini sinergi yang kami harapkan. Kedua, usaha keras ibu-ibu pelaku usaha ultra mikro untuk mau belajar sehingga mampu ter-literasi aspek digital dengan baik. Dengan telah memasarkan barang dagangannya secara online, ibu-ibu sudah mulai mengenal platform online,” ujar Erick Thohir.

Dalam kunjungan itu, Erick juga menyaksikan kegiatan penyuluhan dan pelatihan nasabah Mekaar (Membina Keluarga Sejahtera) terkait online marketing serta penjualan produk pada marketplace PaDi dan cara membuat display produk yang menarik.

“Upaya perusahaan BUMN seperti PNM dan BRI yang terus memberikan berbagai penyuluhan dan pelatihan terkait online marketing akan menjadi solusi bagi kaum perempuan dalam memutar ekonomi masyarakat kecil di masa pandemi. Hal ini juga akan mendorong dam memotivasi mereka untuk berani menghadapi perubahan di era digitalisasi,” kata Erick menutup. (*)

Red/K.101

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *