Inilah Draft Final UU Cipta Kerja

  • Bagikan
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyerahkan draft RUU Cipta Kerja kepada Ketua DPR RI Puan Maharani. (*)

KABARIKU – RUU Cipta Kerja diketok palu DPR menjadi UU pada rapat paripurna, Senin (5/10/2020). Kendati demikian, UU ini tak akan langsung efektif sebelum Presiden RI menandatanganinya.

Sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, maka Presiden punya waktu 30 hari untuk meneken atau tidak meneken suatu UU hasil pengesahan DPR sebelum UU itu berlaku.

Seperti diketahui, RUU Cipta Kerja merupakan usulan Presiden dan merupakan RUU Prioritas Tahun 2020 dalam Program Legislasi Nasional Tahun 2020. Isi RUU mendapat dukungan dari tujuh fraksi dan hanya dua fraksi yang menolak.

Tujuh fraksi yang menudukung adalah F-PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sementara yang menolak adalah F-Partai Demokrat dan F- Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (Has)

Inilah draft final UU Cipta Kerja

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *