• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Mei 24, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Pendidikan

Inilah Pidato Akhir Tahun Rektor IPB di Perkumpulan Gerakan Kebangsaan

Redaksi oleh Redaksi
28 Desember 2019
di Pendidikan
A A
0
Rektor IPB Arif Satria menyampaikan pidato akhir tahun di kantor DPP Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2019)

Rektor IPB Arif Satria menyampaikan pidato akhir tahun di kantor DPP Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2019)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Optimisme dalam membangun bangsa merupakan keharusan karena akan memberikan energi positif dalam berpikir dan bertindak. Optimisme ini kini mengalir dan momentumnya adalah tahun 2045, persis 100 tahun Indonesia Merdeka.

“Diperkirakan Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia dengan USD PDB 7,3 triliun dan pendapatan per kapita USD 25 ribu.” Hal itu diungkapkan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria dalam pidato refleksi akhir tahun bertajuk “Kebebasan Akademik dan Transformasi Demokrasi” di kantor DPP Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2019).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Hadir pada kesempatan itu Ketua Umum DPP PGK Bursah Zarnubi, Presiden Asian African Youth Government Benni Pramula, mantan Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat, anggota DPR Sri Meliyana, dan ratusan aktivis lainnya.

RelatedPosts

STIAMI Perluas Jejaring Global, Dorong Mahasiswa Berprestasi di Kancah Internasional

Suara Anak Negeri dari Mamasa: Empat Tahun Tanpa Pelajaran Agama

Taklimat Presiden 2026, Prabowo Tekankan Peran Strategis Akademisi dan Kontribusi Nyata untuk Bangsa

Namun menurut Arif, tidak dipungkiri kita sekarang belum dalam kondisi ideal. Dalam banyak indikator kita berada di bawah negara-negara di Asia Tenggara. Ia mencontohkan Indeks Inovasi kita yang berada di urutan 85.

“Bandingkan dengan Singapura (8), Malaysia (35), Thailand (43), Vietnam (42), Filipina (54), Brunai 71,” ujarnya.

Arif juga menyebut, pada 2019 Indeks Daya Saing Global kita di urutan 50 dunia, dan urutan keempat di Asia Tenggara di bawah Singapura, Malaysia dan Thailand. Kemudian, Indeks Ketahanan Pangan berada di urutan 62 dan kelima di Asia Tenggara. Dalam Food Sustainability Index (FSI), tahun 2018 Indonesia mendapat skor 59,1 tertinggal dari Ethiopia dengan 68,5 yang dulu dikenal sebagai daerah kelaparan.

Baca Juga  Armaya Jadi Sarjana UIN Ar-Raniry, Diantar Doa Orang Tua Tunanetra

Selain itu, lanjutnya, menurut FAO angka Food Lost and Waste atau FLW (kehilangan dan pemborosan makanan) kita juga tergolong tinggi, sekitar 300 kg/kapita/tahun dan tegolong nomor dua di dunia setelah Arab Saudi.

“FLW telah menjadi perhatian dunia karena sepertiga makanan hilang. Sebenarnya dengan mengatasi FLW saja, maka ketersedian pangan kita akan meningkat,” kata Arif.

Arif pun menyodoran angka statistik lainnya, yakni Indeks Kelaparan Global. Ia mengatakan, versi IFPRI bahwa skor indeks kita sebesar 21, sementara skor negara maju kurang dari 5.

Pada tahun 1992, katanya, skor kita sebesar 35,8, sementara selama 22 tahun hingga tahun 2016 turun 12,9 persen, atau dirata-ratakan turun 0,6 point per tahun.

“Maka diperlukan waktu 27 tahun untuk sama dengan negara maju,” jelas Arif.

Dengan menyodorkan angka-angka tadi, Arif mengaku tak hendak mengajak bangsa Indonesia pesimis, melainkan mengajak agar semua pihak makin serius memikirkan masa depan bangsa.

Menurutnya, untuk mengatasi semua itu, solusinya adalah menciptaan SDM unggul.

“Dan tugas perguruan tinggilah menciptakan SDM unggul tersebut,” sebut Arif.

Apa itu SDM unggul? Menurut Arif, SDM unggul adalah yang responsif dan adaptif terhadap perubahan. Responsif terhadap perubahan mensyaratkan sejumlah soffskill seperti kemampuan belajar cepat, kelincahan, fleksibilitas, dan future mindset.

Arif pun memaparkan pentingnya kreativitas. Menurutnya kreativitas merupakan modal yang tak terbatas dan sangat menentukan. Dengan mengutip pendapat Jack Ma, Arif mengatakan, kompetisi mendatang adalah kompetisi berbasis kreativitas dan imajinasi. Modal finansial, pengetahuan dan aset sudah dikalahkan oleh modal kreativitas.

“Hampir semua Unicorn baru yang muncul dan lalu mengalahkan perusahaan-perusahaan konvensional adalah karena berbekal kreativitas yang tinggi. Jadi, kreativitas akan menjadi instrumen penting dalam mobilitas vertikal seseorang,” paparnya.

Baca Juga  Program Pemagangan bagi Lulusan Perguruan Tinggi Diluncurkan Menaker

Posisi kampus

Arif menilai sekarang ini demokrasi politik lebih dominan dibandingkan dengan demokrasi ekonomi. Padahal yang diperlukan saat ini adalah demokrasi ekonomi karena berhubungan langsung dengan kepentingan rakyat.

Oleh karena itu, lanjutnya, kampus harus hadir dengan mengambil poisisi keberpihakan kepada rakyat dengan melahirkan inovasi-inovasi 4.0 yang membumi dan bermanfaat bagi rakyat luas pelaku di akar rumput, seperti petani, peternak, nelayan dan masyarakat bawah lainnya.

Peran lainnya yang harus diambil kampus dalam posisi keberpihakan kepada rakyat adalah hadir sebagai penyejuk ketika ruang publik memanas. Selain itu, kampus pun ditunggu perannya sebagai kontributor pemikiran dan kebijakan pembangunan ketika kebijakan yang diambil tidak berbasis akal sehat lagi. (Ref)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Arif Satriapidato akhir tahun
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Ipi dan Ali Jadi Plt Jubir KPK Gantikan Febri

Post Selanjutnya

Diperiksa DKPP Atas Dugaan Loloskan Mulan Jameela, Ini Jawaban KPU

RelatedPosts

STIAMI Perluas Jejaring Global, Dorong Mahasiswa Berprestasi di Kancah Internasional

29 April 2026
dok Kabariku/Kris NTT

Suara Anak Negeri dari Mamasa: Empat Tahun Tanpa Pelajaran Agama

18 April 2026
Presiden Prabowo Subianto menggelar Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026, pada Kamis, 15 Januari 2026

Taklimat Presiden 2026, Prabowo Tekankan Peran Strategis Akademisi dan Kontribusi Nyata untuk Bangsa

15 Januari 2026
Anggota DPR RI Fraksi PAN, Ahmad Saleh Daulay. (Foto: dpr.goi.id)

Kabar Gembira, Insentif Guru Honorer 2026 Dipastikan Naik

27 Desember 2025

Alumni FE UI ’85 Rayakan 40 Tahun dengan Donasi untuk Sekolah di Garut

5 Desember 2025
audiensi Kepala BNN RI dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang berlangsung di Ruang Rapat Menteri Pendidikan Nasional, Kantor Kemendikdasmen, Jakarta Pusat

BNN Gandeng Kemendikdasmen Matangkan Kurikulum “IKAN BERSINAR” mulai PAUD hingga SMA

29 November 2025
Post Selanjutnya
DKPP menggelar sidang atas dugaan pelanggaran KEPP terkait lolosnya Mulan Jameela menjadi anggota DPR RI. (Foto: dkpp.go.id)

Diperiksa DKPP Atas Dugaan Loloskan Mulan Jameela, Ini Jawaban KPU

Cawagub DKI, Gerindra Usulkan Riza Patria, PKS Masih Sebut Dua Nama

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden Prabowo: Prioritaskan Proyek Produktif yang Berdampak Langsung bagi Rakyat

24 Mei 2026

Di Acara Nobar yang Digelar DPRD, Warga Garut Rayakan Hattrick Persib

23 Mei 2026

Wakapolri di Rakernis 2026: Korlantas Etalase Polri, Pelayanan Humanis Berbasis Teknologi Digital

23 Mei 2026
Diskusi Obor Rakyat Reborn menyoroti pelemahan rupiah, kebocoran SDA, hingga ekonomi rakyat yang dinilai makin tertekan. (Bemby/kabariku.com)

Rupiah Melemah, Obor Rakyat Reborn Soroti Kebocoran SDA hingga Beban Ekonomi Rakyat

23 Mei 2026
Persib Bandung resmi juara Super League 2025/2026 usai bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara.(Istimewa)

Persib Juara Super League 2025/2026 Usai Tahan Imbang Persijap 0-0

23 Mei 2026

Presiden Prabowo Kenalkan Danantara Pengelola 1.040 BUMN Bernilai Rp17.000 Triliun Dana Kedaulatan RI

23 Mei 2026

Garut Dorong Lahirnya Bibit Atlet Lewat Invitasi Atletik Jawa Barat 2026

23 Mei 2026

Nurul Ghufron Resmi Jadi Komisaris Jasa Marga, RUPST 2025 Catat Kinerja Positif dan Susun Jajaran Baru

23 Mei 2026

RUPST PGN Ujian Reformasi BUMN, FSP BUMN IRA Ingatkan Danantara Prioritaskan Profesional Internal

22 Mei 2026

Presiden Prabowo Kenalkan Danantara Pengelola 1.040 BUMN Bernilai Rp17.000 Triliun Dana Kedaulatan RI

23 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Menteri Luar Negeri Sugiono

    Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sandri Rumanama Minta Publik Tak Salah Tafsir Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nadiem Tak Perlu Dibela

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Ungkap Fenomena Resource Curse: Satgas PKH Efektif Benahi Tata Kelola SDA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menlu Sugiono Akui Komunikasi Terkendala, Pemerintah Desak Israel Bebaskan WNI Misi Global Sumud Flotilla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com