• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Juli 19, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Daerah

Menembus Jalan Terjal, Kader KB Desa Ciguha Antar Harapan Gizi untuk Ibu dan Anak

El Badhi oleh El Badhi
16 Januari 2026
di Kabar Daerah
A A
0
Nurbaeti menyerahkan paket MBG kepada penerima manfaat/IST

Nurbaeti menyerahkan paket MBG kepada penerima manfaat/IST

ShareSendShare ShareShare

Cianjur, Kabariku – Di tengah jalan berbatu, tanjakan curam, dan risiko kecelakaan yang mengintai setiap hari, Nurbaeti (35) tetap melaju. Ia bukan kurir biasa, melainkan Kader KB dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa Ciguha, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, yang menjadi garda terdepan distribusi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Nama saya Nurbaeti, usia saya 35 tahun. Keseharian saya sebagai kader KB atau TPK (Tim Pendamping Keluarga). Alhamdulillah dalam kesempatan kali ini saya dipercaya atau bertugas sebagai pengantar makanan MBG dari dapur SPPG Desa Ciguha. Selain dari saya senang dengan anak kecil, mungkin karena dorongan dari almarhum orang tua saya untuk mengabdikan diri dan melanjutkan kegiatan beliau setelah beliau berhenti menjadi kader di Desa Ciguha ini.” katanya melalui video yang dirilis oleh BKKBN.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik
Nurbaeti Kader KB dan TPK Desa Ciguha Kecamatan Sukanagara Kabupaten Cianjur Jawa Barat

Setiap pagi, antara pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, Nurbaeti berangkat dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Ciguha. Ia berpacu dengan waktu, sebab makanan basah MBG harus diterima sebelum pukul 10.00 WIB agar tetap layak dan aman dikonsumsi.

RelatedPosts

Puncak Liga Askab Istimewa U-19 Sukses Digelar, Ketua Askab PSSI Garut Optimistis Lahirkan Bibit untuk Persigar

LBH SPP Kecam Penertiban di Papandayan, Nilai Pengrusakan Tanaman Petani Langgar Proses Penyelesaian Konflik Agraria

Pemkot Tangerang Ajak Warga Aktif Laporkan Jalan Rusak, 1.024 Titik Sudah Diperbaiki

“Dalam keseharian saya mengantar MBG, mulai dari saya beraktivitas di rumah, terus saya berangkat jam 7 atau jam 8. Karena MBG tidak boleh diberikan setelah jam 10 untuk makanan basah.”

Perjalanan yang ditempuh tidak mudah. Jarak pengantaran terjauh mencapai sekitar enam kilometer dari kantor desa, melewati jalur yang sebagian hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Risiko teknis menjadi bagian dari rutinitas yang tak terpisahkan.

Baca Juga  Yuda Puja Turnawan: Negara Wajib Memberikan Perlindungan Sosial bagi Ibu Eti, Janda Duafa Penderita Stroke

“Jarak terjauh saya mengantar MBG itu dari titik desa ke tempat terjauh itu sekitar 6 km. Kendalanya mungkin di perjalanan, ada keterlambatan karena jalur jalannya yang tidak mudah dilalui, lokasinya yang tidak dekat.”

Bahkan, insiden seperti ban meletus, rem blong, hingga terjatuh sudah menjadi pengalaman sehari-hari.

“Insiden atau kejadian-kejadian selama pengantaran MBG sering; mungkin dari ban meletus, rem blong, sampai jatuh pun kita sering. Sampai-sampai setiap tiga hari sekali itu rem saya benerin ke bengkel.”

Namun di balik beratnya medan, Nurbaeti memahami betul arti kehadiran MBG bagi warganya. Desa Ciguha dikenal sebagai wilayah pertanian sayur, tetapi minim akses protein hewani dan buah-buahan.

“Karena di Ciguha itu hanya ladang sayur yang banyak. Untuk ladang buah, ternak ayam, ayam petelur itu tidak ada. Jadi adanya MBG ini membantu masyarakat untuk lebih hidup sehat, makan bergizi, dan pola asuh lebih baik.”

Program MBG tidak hanya mengubah isi piring, tetapi juga mengubah harapan. Dede Sutini (29), salah satu ibu hamil penerima manfaat, merasakan langsung dampaknya.

“Saya senang sekali kepada Bu Baeti karena telah mengantarkan MBG kepada saya, kepada calon bayi saya. Sebelum ada MBG kami sangat kesulitan, jangan kan untuk yang lain, untuk makan saja agak sulit. Tapi alhamdulillah setelah adanya MBG, makan jadi bisa lah alhamdulillah, dan sangat membantu sekali buat keluarga kami.”

Hal serupa dirasakan para ibu balita. Tutih (27) menuturkan perubahan pada anaknya setelah rutin menerima MBG.

“Respon dari penerima MBG ini alhamdulillah antusiasnya baik sekali. Dari awalnya anak tidak suka makan, tidak suka nyemil, setelah adanya MBG anak-anak jadi lebih teratur dalam makan. Dia semakin aktif dan makannya juga tambah lahap.”

Baca Juga  HUT Klinik ke - 91, Bupati Garut Apresiasi Atas Kontribusi Rotinsulu Dalam Perkuat Layanan Kesehatan Paru

Selain mengantar makanan, Nurbaeti juga memberikan edukasi langsung tentang kehamilan, menyusui, dan pengasuhan anak, menjadikan MBG sebagai pintu masuk perbaikan kualitas hidup keluarga.

“Ibu Baeti orangnya sangat baik, dia sangat perhatian kepada ibu-ibu yang mempunyai balita apalagi ibu hamil. Selalu memberitahu untuk menjaga kehamilan yang baik, menyusui dan merawat anak yang baik.”

Bagi Nurbaeti, kebahagiaan terbesar datang saat melihat anak-anak menanti di depan rumah, menyambut kedatangannya dengan senyum dan sorak kegembiraan.

“Alhamdulillah kepuasan tersendiri untuk saya setelah memberikan MBG pada masyarakat. Saat kita mengantarkan kepada anak dari satu ibu, dua anak, mereka sudah menanti kita.”

Ia pun menaruh harapan besar pada keberlanjutan program ini, demi masa depan generasi Desa Ciguha.

“Harapan saya untuk program MBG ini, mudah-mudahan berlanjut seterusnya.”

Di jalur-jalur terjal Desa Ciguha, perjuangan Nurbaeti menjadi gambaran bahwa investasi masa depan bangsa tidak selalu dibangun di kota besar, tetapi juga melalui langkah-langkah sunyi yang memastikan gizi anak terpenuhi hari ini, untuk Indonesia yang lebih kuat esok hari.***

ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Taklimat Presiden 2026, Prabowo Tekankan Peran Strategis Akademisi dan Kontribusi Nyata untuk Bangsa

Post Selanjutnya

Presiden Prabowo Dorong Riset Kampus Jadi Mesin Hilirisasi dan Industri Nasional

RelatedPosts

Puncak Liga Askab Istimewa U-19 Sukses Digelar, Ketua Askab PSSI Garut Optimistis Lahirkan Bibit untuk Persigar

18 Juli 2026

LBH SPP Kecam Penertiban di Papandayan, Nilai Pengrusakan Tanaman Petani Langgar Proses Penyelesaian Konflik Agraria

18 Juli 2026

Pemkot Tangerang Ajak Warga Aktif Laporkan Jalan Rusak, 1.024 Titik Sudah Diperbaiki

18 Juli 2026

Tim Gabungan Polda Babel-Damkar Berjibaku Padamkan Karhutla Di Pangkalpinang

17 Juli 2026

Dr. Ismed Inonu Hadiri Forum Dekan AIPKI 2026 dan Pelantikan Pengurus Wilayah I Sumatera, Perkuat Peran FKIK UBB di Tingkat Nasional

17 Juli 2026

DPAD Kota Tangerang Buka AI Content Creation Bootcamp Gratis, Peserta Dapat Sertifikat Digital

17 Juli 2026
Post Selanjutnya
Presiden Prabowo Subianto mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat riset dan inovasi yang berorientasi pada pembangunan industri nasional dan peningkatan pendapatan negara dalam Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026 di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 15 Januari 2026.

Presiden Prabowo Dorong Riset Kampus Jadi Mesin Hilirisasi dan Industri Nasional

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa Presiden menyoroti perubahan geopolitik dunia yang semakin signifikan sehingga setiap negara dituntut mampu berdiri mandiri dan memiliki daya bertahan yang kuat.

Taklimat Presiden 2026: Presiden Prabowo Dorong Kampus Jadi Lokomotif Kemandirian Nasional

Discussion about this post

KabarTerbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik sebagai Pintu Masuk Korupsi Pasca Pemilu

19 Juli 2026
Gedung Merah Putih KPK

KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Asrul Azis Taba Terkait Penggeledahan Kasus Kuota Haji

18 Juli 2026

NPCI Kota Bogor Perkuat Sinergi dengan Kodim 0606 Matangkan Persiapan Peparda Jabar 2026

18 Juli 2026

Jumhur Hidayat Tegaskan Tak Ada Kompromi, KLH Hentikan Peleburan Aluminium Ilegal di Tangerang

18 Juli 2026

DPD RI Sumut dan LPS Medan Jajaki Kerja Sama Tingkatkan Literasi Keuangan dan Keamanan Menabung

18 Juli 2026

Muhadjir Effendy Hormati Putusan MK soal Izin Tambang Ormas, Muhammadiyah Tunggu Tindak Lanjut Pemerintah

18 Juli 2026

Puncak Liga Askab Istimewa U-19 Sukses Digelar, Ketua Askab PSSI Garut Optimistis Lahirkan Bibit untuk Persigar

18 Juli 2026

LBH SPP Kecam Penertiban di Papandayan, Nilai Pengrusakan Tanaman Petani Langgar Proses Penyelesaian Konflik Agraria

18 Juli 2026

Pemkot Tangerang Ajak Warga Aktif Laporkan Jalan Rusak, 1.024 Titik Sudah Diperbaiki

18 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI Tangsel: Bergabungnya Narji Cagur Jadi Suntikan Semangat bagi Kader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com