Jakarta, Kabariku – Penunjukan Inspektur Jenderal Polisi Rudi Darmoko sebagai Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur sejak 20 Mei 2025 bukan sekadar rotasi jabatan rutin. Kepolisian menempatkan perwira berlatar belakang sumber daya manusia untuk memimpin wilayah dengan karakter kepulauan, perbatasan negara, serta dinamika sosial yang kompleks.
Rudi Darmoko menggantikan Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga. Ia datang ke NTT setelah menyelesaikan tugas sebagai Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Lemdiklat Polri, posisi yang berperan penting dalam mencetak calon pimpinan Polri. Latar belakang itu memberi sinyal bahwa pendekatan manajerial dan pembinaan personel menjadi modal utama yang dibawanya ke lapangan.
Lahir di Jakarta pada 7 Desember 1971, Rudi menapaki karier kepolisian dengan fondasi akademik kuat. Ia lulus dari Akademi Kepolisian pada 1993 sebagai peraih Adhi Makayasa. Pendidikan lanjutan ia tempuh di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian pada 2002, Sekolah Staf dan Pimpinan pada 2008, serta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi pada 2016.
Sepanjang kariernya, Rudi dikenal sebagai perwira yang lama berkutat di bidang pengelolaan sumber daya manusia. Bidang ini kerap berada di balik layar, namun menentukan kualitas kepemimpinan dan profesionalisme institusi. Penugasannya sebagai Wakil Kepala Polda Sulawesi Utara pada 2020–2021 memberi pengalaman operasional yang melengkapi latar belakang strukturalnya.
Rekam jejak pengabdian itu turut diakui lewat sejumlah tanda kehormatan. Pada 2023, Rudi menerima Bintang Bhayangkara Pratama. Dua tahun kemudian, ia memperoleh Medal of Merit dari Pemerintah Timor Leste, sebuah penghargaan yang menegaskan keterlibatannya dalam kerja sama lintas negara. Pada 2025, ia juga dianugerahi Brevet Kehormatan Hiperbarik.
Kini, sebagai Kapolda NTT, Rudi Darmoko dihadapkan pada tantangan ganda: menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan sekaligus memperkuat kualitas personel Polri di daerah dengan keterbatasan infrastruktur.
Ujian kepemimpinannya terletak pada kemampuan menerjemahkan pengalaman SDM dan pendidikan strategis menjadi kebijakan operasional di lapangan di tengah tuntutan Reformasi di tubuh Polri.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com
















Discussion about this post