Bandung, Kabariku – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Jawa Barat resmi menetapkan Daniel Muttaqien sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat periode terbaru secara aklamasi. Penetapan dilakukan dalam sidang pleno setelah pesaingnya, Ahmad Hidayat, mengundurkan diri dari bursa pencalonan.
Musda yang digelar di The Trans Luxury Hotel, Kamis (2/4/2026), berlangsung dinamis sebelum akhirnya mengerucut pada satu nama. Dengan mundurnya Ahmad Hidayat, forum secara bulat menyepakati Daniel sebagai ketua terpilih.
Sejak awal pencalonan, Daniel telah mengantongi dukungan mayoritas, yakni dari 22 DPD Golkar kabupaten/kota serta enam organisasi sayap partai. Dukungan tersebut menjadi faktor kunci yang menguatkan posisinya hingga terpilih tanpa voting.

Dalam pernyataannya, Daniel menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh kader. Dia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat capaian kepemimpinan sebelumnya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh ketua DPD dan organisasi. Insyaallah saya akan melanjutkan hal-hal baik yang telah dilakukan,” ujar Daniel.
Ketua DPD Golkar Jawa Barat sebelumnya, Ace Hasan Syadzily, menegaskan bahwa capaian politik Golkar di Jawa Barat merupakan hasil kerja kolektif seluruh kader dari berbagai tingkatan.
“Kemenangan ini bukan karena saya. Ini adalah kerja keras seluruh kader Partai Golkar di Jawa Barat, dari tingkat desa hingga provinsi,” kata Ace.
Ace juga menilai dinamika yang terjadi menjelang Musda merupakan hal yang wajar dalam organisasi politik, selama tetap dijalankan dengan kedewasaan dan tanggung jawab bersama.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama menjabat sejak 2022.

Musda XI Dihadiri Elite DPP Golkar
Musda XI turut dihadiri jajaran elite DPP Partai Golkar, di antaranya Wakil Ketua Umum Idrus Marham, serta sejumlah tokoh seperti Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Wihaji, dan Puteri Komarudin.
Hadir pula pengurus daerah, anggota legislatif, kepala daerah dari Golkar, serta kader dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Idrus Marham menekankan pentingnya membangun politik yang kolaboratif dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Keberhasilan politik ditentukan oleh strategi yang tepat, konsistensi program, dan kepercayaan public,” tuntas Idrus.*
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com





















Discussion about this post