Jakarta, Kabariku – Krisis energi global yang masih membayangi dunia dalam beberapa tahun terakhir dinilai tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas dalam negeri. Karena itu, aspek keamanan disebut menjadi kunci penting dalam menjaga ketahanan nasional.
Koordinator Nasional Presidium Pemuda Timur, Sandri Rumanama, menegaskan bahwa stabilitas keamanan harus menjadi perhatian serius di tengah situasi global yang belum sepenuhnya pulih.
“Polri harus bekerja keras memastikan stabilitas keamanan ditengah krisis energi yang melandai dunia saat ini”, ucapnya, Rabu (01/04/2026).
Menurut Sandri, stabilitas keamanan tidak bisa dimaknai sebatas pertahanan wilayah, melainkan juga mencakup perlindungan terhadap sektor energi yang bersifat vital. Ia menilai infrastruktur seperti kilang minyak, jaringan listrik, dan pipa gas harus dijaga dari berbagai ancaman.
Ia juga mengingatkan bahwa ketegangan geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah, dapat berdampak langsung pada rantai pasok energi. Dalam kondisi tersebut, keamanan dalam negeri menjadi faktor penentu agar distribusi energi tetap berjalan lancar.
Lebih lanjut, Sandri menekankan bahwa peran Polri sangat penting dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional. Stabilitas yang terjaga, kata dia, akan membuka ruang bagi percepatan pengembangan energi terbarukan berbasis potensi dalam negeri.
Selain itu, pengelolaan cadangan energi nasional juga membutuhkan kondisi yang aman dan terkendali. Hal ini agar cadangan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal saat terjadi situasi darurat.
Dengan demikian, ia menilai penguatan stabilitas keamanan menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan krisis energi global yang masih berlangsung.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com






















Discussion about this post