Garut, Kabariku – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi, melaksanakan kegiatan reses masa sidang kedua yang berlangsung di Kampung Bugang Jawa, Desa Cisurupan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur dasar dan penguatan ekonomi warga.
Kegiatan reses ini menjadi forum dialog antara wakil rakyat dan masyarakat setempat untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi di lingkungan mereka. Sejumlah warga menyuarakan perlunya perhatian pemerintah daerah terhadap program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), peningkatan infrastruktur lingkungan, serta dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
H. Subhan Fahmi menyampaikan bahwa reses merupakan sarana penting bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan memastikan kebutuhan di tingkat bawah dapat terakomodasi dalam kebijakan daerah.
“Melalui kegiatan reses ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan, seperti program Rutilahu dan penguatan UMKM, akan kami catat dan perjuangkan sesuai mekanisme yang ada,” ujar Subhan Fahmi.
Ia menuturkan, aspirasi terkait Rutilahu menjadi salah satu prioritas karena menyangkut kelayakan tempat tinggal masyarakat. Menurutnya, hunian yang layak merupakan kebutuhan dasar yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Banyak warga yang masih membutuhkan bantuan perbaikan rumah. Program Rutilahu ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan tentu akan kami dorong agar dapat direalisasikan,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga meminta dukungan terhadap pengembangan UMKM sebagai upaya meningkatkan perekonomian keluarga. Subhan Fahmi menilai sektor UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja dan menjaga ketahanan ekonomi masyarakat.
“UMKM perlu didukung, baik dari sisi permodalan, pelatihan, maupun pemasaran. Aspirasi ini akan kami sampaikan kepada dinas terkait agar ada program yang bisa menyentuh langsung pelaku usaha di tingkat desa,” ucapnya.
Tak hanya persoalan Rutilahu dan UMKM, warga Kampung Bugang Jawa juga menyampaikan aspirasi lain seperti perbaikan jalan lingkungan, saluran drainase, serta fasilitas umum yang dinilai masih memerlukan peningkatan.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Subhan Fahmi menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar dapat masuk dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.
“Tidak semua aspirasi bisa langsung terealisasi, tetapi kami akan mengupayakan agar usulan masyarakat ini dapat dibahas dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Aspirasi warga adalah dasar dalam menentukan arah pembangunan,” tegasnya.
Ia berharap, kegiatan reses ini dapat memperkuat sinergi antara DPRD dan masyarakat sehingga program pembangunan di Kabupaten Garut semakin tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com


















Discussion about this post