• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Maret 13, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Prof. Achmad Tjachja: KASAI Siap Wujudkan Ekosistem Agribisnis Inovatif Sejalan Asta Cita Presiden Prabowo

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
26 Oktober 2025
di News
A A
0
Ketua Umum Keluarga Alumni Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis Indonesia, Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha, konferensi pers RAKERNAS KASAI di Wisma Tani, Jakarta

Ketua Umum Keluarga Alumni Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis Indonesia, Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha, konferensi pers RAKERNAS KASAI di Wisma Tani, Jakarta (dok Ist Kabariku)

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Ketua Umum Keluarga Alumni Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis Indonesia (KASAI), Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha, menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di lapangan.

Melalui momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KASAI 2025, ia menyerukan kolaborasi lintas sektor untuk membangun pertanian yang inovatif, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

RelatedPosts

Pakai Rompi Oranye, KPK Resmi Menahan Gus Yaqut di Kasus Kuota Haji

Evaluasi Berkala BGN: 1.512 SPPG Dihentikan Sementara, 717 Dapur Ditangguhkan

Ratusan Banser Geruduk KPK Saat Gus Yaqut Diperiksa Penyidik

Ilmu dan Teknologi jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan

Dalam konferensi pers yang digelar di Wisma Tani, Jakarta, Sabtu (25/10/2025), Prof. Achmad menekankan komitmen KASAI dalam memperkuat sistem agribisnis nasional yang tangguh dan berdaya saing.

“Pembangunan pertanian yang berkelanjutan tidak cukup hanya dengan kebijakan, tetapi harus diiringi penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di lapangan. Itulah tantangan nyata kita hari ini,” ujar Guru Besar Ekonomi Pertanian UIN Syarif Hidayatullah tersebut.

Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo

Prof. Achmad menyebut semangat Rakernas KASAI 2025 sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, terutama dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) pertanian dan pembangunan berbasis desa.

Menurutnya, keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan menjadi kunci utama dalam mewujudkan pertanian yang berkelanjutan.

“Kebijakan pemerintah menunjukkan keseriusan terhadap masa depan pertanian. Namun, keberhasilannya sangat tergantung pada bagaimana seluruh elemen bangsa mampu menerjemahkannya dalam tindakan nyata,” ujarnya.

Apresiasi terhadap Kebijakan Lahan dan Pupuk

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Achmad Tjachja juga mengapresiasi dua kebijakan strategis pemerintah, yakni larangan alih fungsi lahan pertanian dan penurunan harga pupuk sebesar 20 persen.

Baca Juga  Besok, Mabes Polri Lepas Komjen Pol Agus Andrianto dengan Gelar Jenderal Kehormatan

Kedua kebijakan ini dinilai sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap sektor pertanian sekaligus investasi sosial-ekonomi jangka panjang untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

“Rata-rata produksi padi nasional masih di angka 5,5 ton per hektare. Peningkatan sulit dicapai karena degradasi kesuburan tanah, penggunaan bahan kimia berlebih, serta kurangnya pemahaman teknis petani. Kebijakan lahan dan pupuk bisa menjadi momentum kebangkitan pertanian,” tegas Prof. Achmad, yang juga Asisten II Penasehat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional.

Prof. Achmad menjelaskan bahwa larangan alih fungsi lahan akan memperkuat perlindungan terhadap lahan produktif yang semakin berkurang, sementara penurunan harga pupuk menjadi kabar baik bagi petani di tengah fluktuasi biaya produksi.

KASAI Fokus pada Inovasi dan Pemberdayaan Petani

Rakernas KASAI 2025 menjadi ajang konsolidasi para alumni sosial ekonomi pertanian dan agribisnis di seluruh Indonesia. Prof. Achmad menegaskan, KASAI siap menjadi wadah kolaborasi lintas kampus dan lintas sektor dalam memperkuat pertanian berbasis pengetahuan, inovasi, dan pemberdayaan petani.

Program strategis yang akan dijalankan KASAI antara lain, Konsolidasi jejaring alumni sosial ekonomi pertanian dan agribisnis nasional; Penguatan basis data pertanian berbasis teknologi digital.

Pemberdayaan petani serta inkubasi UMKM agribisnis; dan Kolaborasi riset dan inovasi bersama perguruan tinggi dan pemerintah.

Advokasi kebijakan publik yang mendukung keberlanjutan sektor pertanian nasional.

“Tantangan agribisnis Indonesia tidak hanya soal produksi, tapi juga efisiensi rantai pasok, akses pasar, adopsi teknologi, dan regenerasi petani muda. KASAI siap menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.

Bangun Ekosistem Pertanian Tangguh dan Inovatif

Menutup konferensi, Prof. Achmad menyerukan agar seluruh pemangku kepentingan – mulai dari akademisi, pelaku usaha, pemerintah, hingga masyarakat tani – bersinergi membangun ekosistem agribisnis yang inovatif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Baca Juga  Eko Pratama Tegaskan Partai Mahasiswa Indonesia dan BEM Nusantara, Dua Ruang Berbeda

“Pertanian adalah masa depan bangsa. Kami, para alumni sosial ekonomi pertanian dan agribisnis, memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi nyata. Membangun pertanian berarti membangun pondasi bangsa,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Keluarga Alumni Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis Indonesia (KASAI) merupakan wadah para alumni dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki latar belakang keilmuan sosial ekonomi pertanian dan agribisnis.

Organisasi ini berkomitmen menjadi jembatan antara dunia akademik, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat tani untuk mewujudkan sistem agribisnis nasional yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Asta Cita Presiden PrabowoEkosistem AgribisnisKASAIKeluarga Alumni Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis IndonesiaKetum KASAI Prof. Dr. Achmad Tjachja NugrahaPertanian Berkelanjutan
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Sebelum Bertolak ke Malaysia, Presiden Prabowo Terima Laporan Kamtibmas dari Kapolri Listyo Sigit

Post Selanjutnya

BNN Bongkar Modus Jaringan Narkoba Modern Lintas Provinsi: 985 Butir Ekstasi dan Ratusan Vape Disita

RelatedPosts

Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas resmi mengenakan rompi tahanan KPK usai praperadilan ditolak. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Pakai Rompi Oranye, KPK Resmi Menahan Gus Yaqut di Kasus Kuota Haji

12 Maret 2026
ilustrasi SPPG

Evaluasi Berkala BGN: 1.512 SPPG Dihentikan Sementara, 717 Dapur Ditangguhkan

12 Maret 2026
Ratusan Banser mendatangi Gedung KPK saat eks Menag Gus Yaqut (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Ratusan Banser Geruduk KPK Saat Gus Yaqut Diperiksa Penyidik

12 Maret 2026
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut memenuhi panggilan penyidik usai praperadilan ditolak PN Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Usai Praperadilan Ditolak, Gus Yaqut Akhirnya Penuhi Panggilan KPK

12 Maret 2026

Kabaharkam: Pengamanan Nyepi dan Idul Fitri 2026 Kedepankan Toleransi dan Moderasi Beragama

11 Maret 2026
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat memenuhi panggilan penyidik KPK untuk dimintai keterangan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Gugatan Praperadilan Kandas, Hakim PN Jaksel: Penetapan Tersangka Yaqut Sah

11 Maret 2026
Post Selanjutnya
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto

BNN Bongkar Modus Jaringan Narkoba Modern Lintas Provinsi: 985 Butir Ekstasi dan Ratusan Vape Disita

Komisi III DPR Apresiasi Keberhasilan BNN dan Bareskrim, Habiburokhman: "Capaian Luar Biasa Nilai 9,5 dari 10"

Discussion about this post

KabarTerbaru

Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

12 Maret 2026
Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas resmi mengenakan rompi tahanan KPK usai praperadilan ditolak. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Pakai Rompi Oranye, KPK Resmi Menahan Gus Yaqut di Kasus Kuota Haji

12 Maret 2026
ilustrasi SPPG

Evaluasi Berkala BGN: 1.512 SPPG Dihentikan Sementara, 717 Dapur Ditangguhkan

12 Maret 2026
Foto : Rismon Sianipar sudah sampai di kediamannya Joko Widodo, Kamis (12/03).Foto: (Istimewa)

Akhirnya Rismon Sianipar Sambangi Rumah Jokowi di Tengah Upaya Restorative Justice

12 Maret 2026
Ratusan Banser mendatangi Gedung KPK saat eks Menag Gus Yaqut (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Ratusan Banser Geruduk KPK Saat Gus Yaqut Diperiksa Penyidik

12 Maret 2026

Rapat dengan DEN, Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah ke Ekonomi Indonesia

12 Maret 2026
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut memenuhi panggilan penyidik usai praperadilan ditolak PN Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Usai Praperadilan Ditolak, Gus Yaqut Akhirnya Penuhi Panggilan KPK

12 Maret 2026
Panglima TNI Tinjau Kesiapan Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer

Siaga 1 dan Fenomena Politik Perkotaan

12 Maret 2026
Wakil Bupati Garut Putri Karlina

Wabup Garut Tampung Aspirasi Warga Sukarame Terkait Pembebasan Lahan Tol Getaci

12 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dasco dan Prasetyo Hadi Temui Habib Rizieq di Petamburan, Sampaikan Pesan Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JK, Jangan Memancing di Air Keruh!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MTPI Soroti Lambatnya Penyelesaian Perizinan di BKPM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com