Ketua MUI Bidang Infokom KH Masduki Baidlowi mengingatkan DPR-RI agar jangan menyinggung masyarakat, tetapi harus memahami derita yang dirasakan masyarakat.
“Kepada para Anggota DPR-RI, MUI mengharapkan jangan menimbulkan atau mengucapkan sesuatu hal yang menyinggung masyarakat,” kata Kiai Masduki kepada MUIDigital, Sabtu (30/8/2025) di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat.
Dilansir dari laman Majelis Ulama Indonesia, Kiai Masduki mengatakan, nasyarakat saat ini sedang menderita akibat persoalan ekonomi. “Masyarakat saat ini sangat menderita di bawah (karena) ekonomi, pekerjaan susah,” kata dia.
Juru Bicara Wakil Presiden ke-13 RI ini menegaskan, DPR sebagai wakil rakyat, semestinya sangat memahami terhadap apa yang menjadi derita rakyat. Untuk itu, dia menegaskan agar DPR-RI jangan menimbulkan hal-hal, baik ucapan atau tindakan, yang bisa menimbulkan ketersinggungan bagi masyarakat.
Dalam kesempatan ini, dia menghimbau agar aparat penegak hukum yang sedang bertugas mengamankan aksi untuk senantiasa melakukan langkah-langkah persuasif.
“Oleh karena itu, tolong rasa kesabaran, emosi dan semuanya harus ditahan benar-benar. Kalau misalnya menimbulkan bentrok pendemo dan aparat, justru yang runyam langkah berikutnya kita semua,” ungkapnya.
Kiai Masduki mengatakan, apabila terjadi bentrokan antara massa aksi dengan aparat, maka bangsa Indonesia secara keseluruhan akan dirugikan. Dia berharap agar aksi demonstrasi bisa berlangsung dengan baik tanpa adanya korban terluka, bahkan meninggal dunia.
“MUI sadar sepenuhnya demo adalah hak warga negara, tetapi ketika sudah menimbulkan kerusakan, keresahan, dan kesusahan bagi publik, saya kira mesti dihentikan,” tegasnya.
Dia juga mengimbau agar sebaiknya para pendemo bisa pulang ke rumahnya masing-masing, sehingga tidak menimbulkan kesusahan bagi masyarakat lain.
“Dan itu saya kira penting, sat ini ekonomi masyarakat sangat susah. Apabila demo terus berlangsung seperti ini, saya kira justru akan menyusahkan masyarakat, terutama masyarakat di bawah,” ungkapnya.***
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com
Discussion about this post