• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Januari 25, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Ini 2 Komjen Adhi Makayasa dari 27 Jenderal Bintang 3 di Pusaran Suksesi Calon Kapolri

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
7 Juni 2025
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Dinamika bursa calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) kian menghangat. Sejumlah nama Perwira tinggi (Pati) Polri mulai mengemuka, terutama dari kalangan elite lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) yang pernah menyandang predikat Adhi Makayasa.

Adhi Makayasa adalah penghargaan tahunan bagi lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan Polri, yaitu Matra Darat dari Akademi Militer (Akmil) Magelang, Matra Laut dari Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya, Matra Udara dari Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, dan Matra Kepolisian dari Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Penerima penghargaan ini adalah mereka yang secara seimbang mampu menunjukkan prestasi terbaik di tiga aspek, yakni aspek akademis, aspek jasmani, dan aspek kepribadian.

RelatedPosts

Pemerintah Cabut Izin 22 Pelanggar Pemanfaatan Kawasan Hutan dan 6 Perusahaan Tambang

Usai WEF Davos, Indonesia Resmi Gabung Board of Peace untuk Perdamaian Palestina

KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

Sehingga wajar jika peraih Adhi Makayasa diyakini memiliki karier yang moncer.

Sepanjang sejarah, beberapa peraih Adhi Makayasa yang sukses menempati pucuk pimpinan Korps Bhayangkara, sebut saja Jenderal (Purn) Sutanto (Akpol 1973), Jenderal (Purn) Badrodin Haiti (Akpol 1982), hingga Jenderal (Purn) Tito Karnavian (Akpol 1987).

Kini, dua Jenderal bintang tiga kembali mencuri perhatian, yakni Komjen Pol Ahmad Dofiri dan Komjen Pol Wahyu Widada.

Di institusi Polri, sejumlah peraih Adhi Makayasa sukses menduduki posisi orang nomor satu di Korps Bhayangkara. Mereka antara lain Jenderal Pol (Purn) Sutanto (Akpol 1973), Jenderal Pol (Purn) Badrodin Haiti (Akpol 1982), dan Jenderal Pol (Purn) Muhammad Tito Karnavian (Akpol 1987).

Baca Juga  59 Sekolah Rakyat akan Beroperasi pada September 2025

Secara kepangkatan, yakni Komjen, saat ini terdapat 27 Perwira Tinggi (Pati) yang memenuhi kriteria sebagai calon Kapolri.

Dari 27 Jenderal Bintang 3 itu, berikut profil yang dirangkum Kabariku.com dua peraih Adhi Makayasa, yakni Komjen Pol Ahmad Dofiri dan Komjen Pol Wahyu Widada :

Komjen Pol Ahmad Dofiri

Wakapolri dengan Rekam Jejak Lapangan yang Panjang

Komjen Ahmad Dofiri saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri).

Peraih Adhi Makayasa 1989 ini dikenal sebagai figur yang merintis karier dari bawah, mulai dari Kanit Resintel Polsekta Tangerang pada 1990, hingga akhirnya mencapai posisi nomor dua di institusi Polri.

Selama lebih dari tiga dekade, Dofiri telah menempati berbagai posisi strategis, baik di level daerah maupun pusat, termasuk sebagai Kapolda DIY, Kapolda Banten, Kapolda Jabar, hingga Kabaintelkam dan Irwasum Polri.

Namun, peluang Dofiri menjabat Kapolri terbentur faktor usia. Lahir pada 4 Juni 1967, ia telah memasuki usia 58 tahun, batas usia pensiun anggota Polri sesuai PP Nomor 1 Tahun 2003.

Meski dapat diperpanjang hingga usia 60 tahun, perpanjangan tersebut memerlukan pertimbangan khusus dari Presiden.

Komjen Pol Wahyu Widada

Kabareskrim dengan Jam Terbang Intelijen dan Reserse

Sementara itu, Komjen Pol Wahyu Widada, yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim), menjadi kandidat kuat lainnya.

Lulusan Adhi Makayasa 1991 ini dikenal sebagai jenderal yang menguasai dua dunia: operasional dan manajerial.

Pria kelahiran Sleman, Yogyakarta ini telah mengisi berbagai jabatan strategis mulai dari Kapolres Tangerang, Kapolda Aceh, Asisten SDM Kapolri, hingga Kabaintelkam Polri. Keahliannya di bidang reserse dan intelijen menjadi nilai lebih di tengah kompleksitas tantangan keamanan nasional saat ini.

Baca Juga  Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah, Kue Ulang Tahun Warnai Pengamanan Hari Buruh di Garut

Secara usia yang masih 56 tahun, ditambah pengalaman menduduki sejumlah jabatan strategis, Komjen Pol Wahyu Widada jelas memenuhi kreteria sebagai calon Kapolri. Namun, pilihan tetap jatuh pada Presiden Prabowo Subianto.

Sesuai aturan, penunjukan/pengangkatan calon Kapolri menjadi hak prerogatif Presiden, yang secara konstitusional diatur Pasal 4 ayat (1) UUD 1945.

Secara teknis, mekanisme pengusulan, pengangkatan, dan pemberhentian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) diatur melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 17 Tahun 2011 tentang Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Berdasarkan ketentuan tersebut, Kapolri diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR RI. Prosesnya dimulai dari pengusulan nama calon oleh Kompolnas, kemudian Presiden memilih satu nama untuk diajukan ke Komisi III DPR RI guna menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan.

Apabila calon dinyatakan layak dan disetujui oleh Komisi III, maka pengesahan secara resmi dilakukan melalui rapat paripurna DPR.

Proses ini menunjukkan bahwa meskipun Presiden memiliki hak prerogatif dalam menentukan calon Kapolri, tetap ada mekanisme check and balance melalui pengawasan legislatif.*

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: kandidat calon KapolriKapolri Jenderal Listyo Sigit PrabowoKomisi III DPR RIKomjen Wahyu Widada KabareskrimPeraih Adhi MakayasaPresiden Prabowo SubiantoWakapolri Komjen Pol. Dr. Ahmad Dofiri
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Rincian Uang Lembur dan Uang Makan Lembur ASN/Non-ASN Tahun Anggaran 2026

Post Selanjutnya

Catatan Gerakan Politik Ketua DPK PRIMA Kota Bogor

RelatedPosts

Pemerintah Cabut Izin 22 Pelanggar Pemanfaatan Kawasan Hutan dan 6 Perusahaan Tambang

24 Januari 2026
Menlu Sugiono memberikan keterangan usai Presiden Prabowo menghadiri WEF di Bad Ragaz, Swiss, Jumat (23/01/2026)

Usai WEF Davos, Indonesia Resmi Gabung Board of Peace untuk Perdamaian Palestina

24 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan soal kasus dana CSR BI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

23 Januari 2026
Warga Purnawirawan TNI AL mendatangi Gedung DPR RI meminta kepastian hukum tanah hunian di Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat (Foto: Istimewa)

Warga Purnawirawan TNI AL Pangkalan Jati Adukan Ketidakpastian Status Tanah ke DPR

23 Januari 2026
Eks Menpora Dito Ariotedjo usai menjalani pemeriksaan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Usai Diperiksa KPK, Dito Ariotedjo Tegaskan Tak Ada Pembahasan Kuota Haji saat Lawatan ke Arab Saudi

23 Januari 2026
Mantan Menpora Dito Ariotedjo, memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan soal kuota haji. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

23 Januari 2026
Post Selanjutnya

Catatan Gerakan Politik Ketua DPK PRIMA Kota Bogor

Film Gowok: Kamasutra Jawa

Gowok: Kamasutra Jawa, Film 21+ Indonesia tentang Perempuan Penjaga Tradisi Seksual Jawa

Discussion about this post

KabarTerbaru

Tak Masuk DTSEN, Lansia Tunanetra di Garut Luput dari Bansos, Yuda Puja Turnawan Turun Tangan

24 Januari 2026

Serakahnomic: Ideologi Perampokan Terorganisir atas Nama Pasar

24 Januari 2026

Pemerintah Cabut Izin 22 Pelanggar Pemanfaatan Kawasan Hutan dan 6 Perusahaan Tambang

24 Januari 2026
Menlu Sugiono memberikan keterangan usai Presiden Prabowo menghadiri WEF di Bad Ragaz, Swiss, Jumat (23/01/2026)

Usai WEF Davos, Indonesia Resmi Gabung Board of Peace untuk Perdamaian Palestina

24 Januari 2026
Potong Tumpeng HUT Megawati Soeharto Putri

Potong Tumpeng HUT Megawati di Tengah Warga Terdampak Longsor, Masyarakat Doakan Kesehatan Kesehatan Ibu Ketum

24 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan soal kasus dana CSR BI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

23 Januari 2026
Warga Purnawirawan TNI AL mendatangi Gedung DPR RI meminta kepastian hukum tanah hunian di Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat (Foto: Istimewa)

Warga Purnawirawan TNI AL Pangkalan Jati Adukan Ketidakpastian Status Tanah ke DPR

23 Januari 2026
Eks Menpora Dito Ariotedjo usai menjalani pemeriksaan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Usai Diperiksa KPK, Dito Ariotedjo Tegaskan Tak Ada Pembahasan Kuota Haji saat Lawatan ke Arab Saudi

23 Januari 2026
Mantan Menpora Dito Ariotedjo, memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan soal kuota haji. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

23 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Asosiasi Industri Plastik Hilir menggelar konferensi pers terkait kebijakan BMAD dan BMTP (Foto: Istimewa)

    Asosiasi Industri Plastik Hilir Soroti Dampak Kebijakan BMAD dan BMTP pada Industri Plastik Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Unggahan Sandy Harun Mengguncang Publik: Tommy Soeharto Dikabarkan Menikah dengan Artis Ida Iasha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Advokat hingga Wali Kota, Sayuti Abubakar Masuk Radar Ketua Alumni FHUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Immanuel Ebenezer Didakwa Pemerasan Rp6,52 Miliar: Sebuah “Tradisi” Pungutan di Kemnaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Benarkan Bupati Pati Sudewo Kena OTT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com