• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Januari 28, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Pemuda Muhammadiyah: Tuduhan Ijazah Palsu ke Jokowi Bukan Kritik, tapi Fitnah yang Lukai Akal Sehat

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
17 April 2025
di News
A A
0
Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Affandi Affan

Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Affandi Affan

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku –  Sekretaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Affandi Affan, angkat bicara terkait tuduhan ijazah palsu yang ditujukan kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Ia menyebut tuduhan tersebut sebagai bentuk fitnah yang tidak hanya mencemari nama baik, tetapi juga mencederai akal sehat publik.

Dalam pernyataan tertulis yang dikutip Kamis (17/4), Affandi menyatakan bahwa tudingan tersebut mengabaikan fakta dan bukti otentik yang sudah disampaikan pihak Universitas Gadjah Mada (UGM).

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kami menilai tuduhan terhadap Bapak Joko Widodo terkait ijazah palsu merupakan fitnah yang tidak berdasar. UGM telah menegaskan bahwa beliau adalah lulusan sah, dan ijazah aslinya berada di tangan beliau,” ujarnya.

RelatedPosts

ADPPI: Geothermal Energi Bersih, Dampak Ekologis Bisa Dikelola

KPK Terbitkan Aturan Baru Pelaporan Gratifikasi 2026, Ini Daftar Perubahannya

BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

Lebih lanjut, Affandi menilai bahwa masyarakat seharusnya bisa lebih bijak dalam menilai rekam jejak kepemimpinan Jokowi yang sudah membuktikan kontribusi besar bagi bangsa. Selama dua periode pemerintahannya, Jokowi mendorong pembangunan infrastruktur secara masif, memperkuat konektivitas antarwilayah, meluncurkan program pro-rakyat seperti Kartu Prakerja dan bantuan sosial digital, serta menjadi pelopor pemindahan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Beliau adalah sosok negarawan yang layak dihormati, bukan justru dihantam dengan fitnah murahan. Kerja nyata lebih penting daripada sekadar retorika,” tambahnya.

Pemuda Muhammadiyah, kata Affandi, mendukung penuh penegakan hukum terhadap penyebaran hoaks dan informasi menyesatkan, terlebih jika menyerang kehormatan mantan kepala negara. Ia menekankan pentingnya kedewasaan dalam berpolitik dan menyampaikan pendapat.

“Bangsa ini butuh energi positif untuk membangun, bukan terus dirusak dengan narasi-narasi palsu,” tegasnya.

Baca Juga  KY Apresiasi dan Mendukung Langkah Tegas Kejagung Terhadap Mantan Ketua PN Surabaya

Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadi agen kebenaran di tengah derasnya arus disinformasi di era digital. Literasi media dan keberanian menolak hoaks, menurutnya, menjadi kunci untuk menjaga martabat demokrasi Indonesia.

“Kritik boleh, bahkan perlu. Tapi harus berlandaskan kebenaran, bukan kebohongan yang membunuh karakter,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo sendiri mempertimbangkan untuk membawa persoalan ijazahnya ke ranah hukum. Hal ini disampaikannya saat berada di Solo, Jawa Tengah.

“Saya mempertimbangkan karena ini sudah jadi fitnah di mana-mana,” kata Jokowi, Rabu (16/4).

Ia menilai isu tersebut sudah masuk kategori pencemaran nama baik dan membuka kemungkinan untuk melaporkan pihak-pihak tertentu ke aparat hukum.

Meski belum menyebut siapa yang akan dilaporkan, Jokowi menyatakan bahwa tim kuasa hukum tengah menyiapkan langkah-langkah hukum yang diperlukan.

Menanggapi polemik tersebut, Universitas Gadjah Mada (UGM) menegaskan kembali keabsahan status Jokowi sebagai alumnus Fakultas Kehutanan. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Wening Udasmoro, menyatakan bahwa UGM memiliki dokumen lengkap yang menunjukkan Jokowi menjalani proses akademik secara sah.

“Joko Widodo itu tercatat dari awal sampai akhir melakukan tridarma perguruan tinggi di Universitas Gadjah Mada. Kami memiliki bukti-bukti, surat-surat, dokumen-dokumen dari Fakultas Kehutanan,” kata Wening dalam konferensi pers di UGM, Yogyakarta, Senin (15/4).

Pernyataan tersebut muncul setelah puluhan anggota Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) mendatangi Fakultas Kehutanan UGM guna meminta klarifikasi atas isu ijazah palsu Jokowi. UGM menegaskan kesiapannya membuka seluruh dokumen jika dibutuhkan dalam proses hukum di pengadilan.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Affandi Affanijazah palsujokowiSekretaris PP Pemuda MuhammadiyahTim Pembela Ulama dan AktivisTPUA
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

SIAGA 98 Dukung Nurul Ghufron Melaju sebagai Calon Hakim Agung Kamar Pidana 2025

Post Selanjutnya

Mengungkap Sosok Rizal Fadillah, Wakil Ketua TPUA Asal Bandung yang Menggeruduk UGM dan Rumah Jokowi

RelatedPosts

ADPPI: Geothermal Energi Bersih, Dampak Ekologis Bisa Dikelola

28 Januari 2026
Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Terbitkan Aturan Baru Pelaporan Gratifikasi 2026, Ini Daftar Perubahannya

28 Januari 2026
dok. BNN RI

BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

27 Januari 2026

Surati Presiden Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Konstitusi

27 Januari 2026
Haidar Alwi Institute menggelar Press Rilis Survei Nasional. (Foto: Bemby/Kabariku.com)

Hasil Survei HAI: Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak Publik

27 Januari 2026
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam diskusi publik di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

IPW: Banyak Kasus Korupsi Besar Terhenti di Permukaan

27 Januari 2026
Post Selanjutnya
HM Rizal Fadillah

Mengungkap Sosok Rizal Fadillah, Wakil Ketua TPUA Asal Bandung yang Menggeruduk UGM dan Rumah Jokowi

Ruang Tunggu Gedung Merah Putih KPK

KPK Periksa Ibu Antonius Kosasih Dalami Kasus Korupsi Investasi Fiktif PT Taspen

Discussion about this post

KabarTerbaru

ADPPI: Geothermal Energi Bersih, Dampak Ekologis Bisa Dikelola

28 Januari 2026
Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Terbitkan Aturan Baru Pelaporan Gratifikasi 2026, Ini Daftar Perubahannya

28 Januari 2026

Menkeu Purbaya: Sektor Keuangan Terjaga, Ekonomi 2026 Diproyeksi 5,4 Persen

28 Januari 2026

Dukung Program Pemerintah, Mensesneg: 435 Regulasi Diterbitkan Sejak Oktober 2024

28 Januari 2026
dok. BNN RI

BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

27 Januari 2026

Ramadan di Tirtagangga, Kurai Dining Suguhkan Iftar Hadjatan Rakjat untuk Semua Kalangan

27 Januari 2026

Surati Presiden Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Konstitusi

27 Januari 2026
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Garut yang digelar di Sabda Alam Hotel Resort/ Diskominfo Kab. Garut

Wabup Putri Karlina Ajak Kolaborasi Strategis di Muscab VII PHRI Garut

27 Januari 2026
Haidar Alwi Institute menggelar Press Rilis Survei Nasional. (Foto: Bemby/Kabariku.com)

Hasil Survei HAI: Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak Publik

27 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Advokat hingga Wali Kota, Sayuti Abubakar Masuk Radar Ketua Alumni FHUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com