• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Agustus 5, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Hari Bumi 2025: GERAK Jakarta Desak Gubernur Tunjukkan Kepemimpinan Hijau

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
23 April 2025
di News
A A
0
Ketua Umum GERAK  Dhini  M

Ketua Umum GERAK Dhini M

ShareSendShare ShareShare

Jakarta,  Kabariku –  Peringatan Hari Bumi tahun ini menjadi momen refleksi mendalam bagi warga Ibu Kota. Perkumpulan GERAK (Gerakan Rakyat Jakarta) menyatakan bahwa kondisi lingkungan Jakarta semakin memprihatinkan.

“Dari kualitas udara yang memburuk hingga minimnya ruang hijau, kota ini dinilai tengah mengalami krisis ekologis yang nyata,” ungkap Ketua Umum GERAK Dhini M dalam rilisnya Selasa (22/4).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Perkumpulan GERAK menuntut Gubernur Jakarta untuk segera mengubah arah pembangunan menuju visi yang lebih berkelanjutan dan berpihak pada lingkungan.

RelatedPosts

Putusan MK Dinilai Jadi Momentum Penataan Kelembagaan BGN, Siaga 98 Usulkan Perpres Baru

Satreskrim Polres Belitung Gerebek 50 Ton Pasir Timah, Berakhir Miskomunikasi dengan Satlap Tri Cakti

Sat Polairud Polres Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 265 Kilogram Pasir Timah ke Palembang, Dua Warga Sumsel Diamankan

Krisis Lingkungan Jakarta: Realita yang Tak Bisa Disangkal

Berdasarkan data dari IQAir per Maret 2025, Jakarta konsisten menempati posisi tiga besar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Konsentrasi partikel polusi PM2.5 tercatat mencapai 85 µg/m³, jauh melampaui ambang batas aman WHO yang hanya 5 µg/m³. Wilayah Jakarta Timur, Utara, dan Pusat menjadi kawasan dengan dampak paling parah, sementara kebijakan Rencana Aksi Udara Bersih dinilai masih sebatas seremonial dan belum efektif.

Tak hanya udara, tanah Jakarta juga terus mengalami penurunan permukaan, rata-rata 4 hingga 6 cm per tahun. Jakarta Utara bahkan mencatatkan penurunan ekstrem hingga 11 cm per tahun.

GERAK menyebut eksploitasi air tanah dan pembangunan masif sebagai pemicu utama, sementara implementasi Perda Pengendalian Air Tanah masih minim. Investasi pada sistem air minum perpipaan pun dinilai tertinggal jauh.

Ketimpangan Ruang Hijau dan Krisis Sampah

Baca Juga  Diskusi Publik "Ngopi Senja" Membahas Jakarta: Menelusuri Akar, Merajut Masa Depan

Target ruang terbuka hijau (RTH) sebesar 30 persen dari total wilayah kota sebagaimana diamanatkan UU No. 26 Tahun 2007, hingga kini masih jauh dari realisasi. Data Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mencatat bahwa per 2024, RTH Jakarta baru mencapai 9,92 persen. Kondisi ini berdampak langsung pada daya serap air, kualitas udara, dan kenyamanan ruang publik bagi warga kota.

Sementara itu, persoalan sampah pun belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Jakarta menghasilkan lebih dari 7.800 ton sampah per hari, namun hanya 4 persen yang berhasil didaur ulang secara optimal. Ketergantungan terhadap TPST Bantargebang masih tinggi, sementara inisiatif pengelolaan sampah dari sumber atau program zero waste belum berjalan massif. Penyusunan Perda Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas pun masih terkatung di DPRD.

Keadilan Iklim, Janji yang Masih Tertunda

GERAK menyoroti bahwa kelompok masyarakat miskin yang tinggal di bantaran sungai, pesisir, dan permukiman informal menjadi yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim. Sayangnya, program adaptasi iklim yang ada masih bersifat jangka pendek dan belum menyatu dalam rencana pembangunan daerah.

Seruan GERAK: Waktunya Jakarta Dipimpin dengan Visi Ekologis

Sebagai ibukota negara dan etalase Indonesia di mata dunia, Jakarta membutuhkan pemimpin yang berani mengambil sikap untuk menyelamatkan lingkungan. GERAK menyerukan lima langkah konkrit kepada Gubernur Jakarta, antara lain:

  1. Moratorium pembangunan yang merusak ekosistem alami, termasuk reklamasi dan penebangan pohon kota.
  2. Realisasi Rencana Aksi Udara Bersih yang nyata dan melibatkan komunitas warga secara aktif.
  3. Peningkatan investasi dalam air perpipaan untuk mengakhiri ketergantungan pada air tanah.
  4. Perluasan ruang hijau berbasis komunitas serta penguatan peran taman kota.
  5. Penerapan insentif bagi warga dan komunitas yang mampu mengelola sampah secara mandiri.
Baca Juga  KPK Gelar OTT di Bekasi dan Jakarta, Seorang Pejabat Basarnas Diamankan Berikut Uang Miliaran

Jakarta Perlu Arah Baru

Hari Bumi bukan sekadar seremoni tahunan. GERAK menekankan bahwa Jakarta hanya akan bertahan jika pembangunannya berlandaskan prinsip keberlanjutan. Kepemimpinan hijau menjadi kunci. Warga siap bergerak, namun pemimpinlah yang harus menjadi contoh terlebih dahulu.

“Selamat Hari Bumi 2025. Mari rawat kota ini—satu pohon, satu napas, satu tindakan pada satu waktu,” tutup Dhini M. (Bem)***

Tags: Dhini MGERAKHari Bumi 2025jakartakualitas udara Jakarta
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Polri Kerahkan Personel Gabungan Ops AB Moskona 2025 Upaya Pencarian Iptu Tomi Marbun

Post Selanjutnya

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terima Ancaman Pembunuhan dengan Bom Bunuh Diri

RelatedPosts

Putusan MK Dinilai Jadi Momentum Penataan Kelembagaan BGN, Siaga 98 Usulkan Perpres Baru

5 Agustus 2026
Oplus_16777216

Satreskrim Polres Belitung Gerebek 50 Ton Pasir Timah, Berakhir Miskomunikasi dengan Satlap Tri Cakti

5 Agustus 2026

Sat Polairud Polres Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 265 Kilogram Pasir Timah ke Palembang, Dua Warga Sumsel Diamankan

4 Agustus 2026

Jaksa Agung Nonaktifkan Febrie Adriansyah, Tim 9 Bersiap Periksa Tersangka Kasus TPPU

4 Agustus 2026
Oplus_131072

Ditreskrimsus Polda Babel Tahan Tiga Tersangka Korupsi Alat Operasi RSUD Soekarno, Negara Rugi Rp5,19 Miliar

4 Agustus 2026

Ferry Juliantono Dorong Koperasi Kelola Panel Surya dan Armada Angkutan Pupuk

4 Agustus 2026
Post Selanjutnya
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/YouTube Lembur Pakuan Channel

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terima Ancaman Pembunuhan dengan Bom Bunuh Diri

Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid saat bertemu komunitas Women in Tech di Jakarta (21/04/2025)

Kartini Digital: Perempuan Indonesia Harus Jadi Penggerak Inovasi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Putusan MK Dinilai Jadi Momentum Penataan Kelembagaan BGN, Siaga 98 Usulkan Perpres Baru

5 Agustus 2026
Gedung Merah Putih KPK

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina, Rugikan Negara Rp322,18 Miliar

5 Agustus 2026
Oplus_16777216

Satreskrim Polres Belitung Gerebek 50 Ton Pasir Timah, Berakhir Miskomunikasi dengan Satlap Tri Cakti

5 Agustus 2026

Sat Polairud Polres Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 265 Kilogram Pasir Timah ke Palembang, Dua Warga Sumsel Diamankan

4 Agustus 2026

Jaksa Agung Nonaktifkan Febrie Adriansyah, Tim 9 Bersiap Periksa Tersangka Kasus TPPU

4 Agustus 2026
Oplus_131072

Ditreskrimsus Polda Babel Tahan Tiga Tersangka Korupsi Alat Operasi RSUD Soekarno, Negara Rugi Rp5,19 Miliar

4 Agustus 2026

Ferry Juliantono Dorong Koperasi Kelola Panel Surya dan Armada Angkutan Pupuk

4 Agustus 2026

Menteri Jumhur: Hakim Lingkungan Harus Utamakan Pemulihan Ekosistem demi Indonesia Emas 2045

4 Agustus 2026
Dok.Foto: istimewa

Pramono Minta Pagar Mal Dibongkar, Polri Tegaskan Keamanan Jakarta Terkendali

4 Agustus 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis Indonesia-Thailand Harus Beri Manfaat Nyata bagi Rakyat

4 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Pembina Utama Driver Legend Indonesia Lutfi Pramudya Iskandar (Istimewa)

    Driver Legend Indonesia Minta Kasus Matraman Diusut Tuntas, Tolak Munculnya Sentimen Rasial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Tangani Sejumlah Kasus Besar, Roy Riady Kini Dapat Amanah Baru di Kejati Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP Persadha Nusantara Resmi Dilantik, Tetapkan 10 Agenda Transformasi Lembaga Hindu 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IKA PMII Garut Perkuat Jaringan Alumni hingga Kecamatan, Siap Kawal Tata Kelola Keuangan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Partai Gerakan Rakyat dan Ruang Kosong Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNN Ungkap Sindikat Narkotika Lintas Negara di Batam, Enam Tersangka Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com