• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Maret 21, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Hari Bumi 2025: GERAK Jakarta Desak Gubernur Tunjukkan Kepemimpinan Hijau

Tresna Sobarudin oleh Tresna Sobarudin
23 April 2025
di News
A A
0
Ketua Umum GERAK  Dhini  M

Ketua Umum GERAK Dhini M

ShareSendShare ShareShare

Jakarta,  Kabariku –  Peringatan Hari Bumi tahun ini menjadi momen refleksi mendalam bagi warga Ibu Kota. Perkumpulan GERAK (Gerakan Rakyat Jakarta) menyatakan bahwa kondisi lingkungan Jakarta semakin memprihatinkan.

“Dari kualitas udara yang memburuk hingga minimnya ruang hijau, kota ini dinilai tengah mengalami krisis ekologis yang nyata,” ungkap Ketua Umum GERAK Dhini M dalam rilisnya Selasa (22/4).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Perkumpulan GERAK menuntut Gubernur Jakarta untuk segera mengubah arah pembangunan menuju visi yang lebih berkelanjutan dan berpihak pada lingkungan.

RelatedPosts

Prabowo Menjawab: Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme, Negara Janji Usut Tuntas

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

Forum Sipil: Meski Libatkan Oknum TNI, Kasus Air Keras Aktivis KontraS Harus Diproses di Hukum Sipil

Krisis Lingkungan Jakarta: Realita yang Tak Bisa Disangkal

Berdasarkan data dari IQAir per Maret 2025, Jakarta konsisten menempati posisi tiga besar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Konsentrasi partikel polusi PM2.5 tercatat mencapai 85 µg/m³, jauh melampaui ambang batas aman WHO yang hanya 5 µg/m³. Wilayah Jakarta Timur, Utara, dan Pusat menjadi kawasan dengan dampak paling parah, sementara kebijakan Rencana Aksi Udara Bersih dinilai masih sebatas seremonial dan belum efektif.

Tak hanya udara, tanah Jakarta juga terus mengalami penurunan permukaan, rata-rata 4 hingga 6 cm per tahun. Jakarta Utara bahkan mencatatkan penurunan ekstrem hingga 11 cm per tahun.

GERAK menyebut eksploitasi air tanah dan pembangunan masif sebagai pemicu utama, sementara implementasi Perda Pengendalian Air Tanah masih minim. Investasi pada sistem air minum perpipaan pun dinilai tertinggal jauh.

Ketimpangan Ruang Hijau dan Krisis Sampah

Target ruang terbuka hijau (RTH) sebesar 30 persen dari total wilayah kota sebagaimana diamanatkan UU No. 26 Tahun 2007, hingga kini masih jauh dari realisasi. Data Dinas Pertamanan dan Hutan Kota mencatat bahwa per 2024, RTH Jakarta baru mencapai 9,92 persen. Kondisi ini berdampak langsung pada daya serap air, kualitas udara, dan kenyamanan ruang publik bagi warga kota.

Baca Juga  “Kartini Jakarta” Masih Berjuang: Seruan GERAK untuk Keadilan Perempuan di Ibu Kota

Sementara itu, persoalan sampah pun belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Jakarta menghasilkan lebih dari 7.800 ton sampah per hari, namun hanya 4 persen yang berhasil didaur ulang secara optimal. Ketergantungan terhadap TPST Bantargebang masih tinggi, sementara inisiatif pengelolaan sampah dari sumber atau program zero waste belum berjalan massif. Penyusunan Perda Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas pun masih terkatung di DPRD.

Keadilan Iklim, Janji yang Masih Tertunda

GERAK menyoroti bahwa kelompok masyarakat miskin yang tinggal di bantaran sungai, pesisir, dan permukiman informal menjadi yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim. Sayangnya, program adaptasi iklim yang ada masih bersifat jangka pendek dan belum menyatu dalam rencana pembangunan daerah.

Seruan GERAK: Waktunya Jakarta Dipimpin dengan Visi Ekologis

Sebagai ibukota negara dan etalase Indonesia di mata dunia, Jakarta membutuhkan pemimpin yang berani mengambil sikap untuk menyelamatkan lingkungan. GERAK menyerukan lima langkah konkrit kepada Gubernur Jakarta, antara lain:

  1. Moratorium pembangunan yang merusak ekosistem alami, termasuk reklamasi dan penebangan pohon kota.
  2. Realisasi Rencana Aksi Udara Bersih yang nyata dan melibatkan komunitas warga secara aktif.
  3. Peningkatan investasi dalam air perpipaan untuk mengakhiri ketergantungan pada air tanah.
  4. Perluasan ruang hijau berbasis komunitas serta penguatan peran taman kota.
  5. Penerapan insentif bagi warga dan komunitas yang mampu mengelola sampah secara mandiri.

Jakarta Perlu Arah Baru

Hari Bumi bukan sekadar seremoni tahunan. GERAK menekankan bahwa Jakarta hanya akan bertahan jika pembangunannya berlandaskan prinsip keberlanjutan. Kepemimpinan hijau menjadi kunci. Warga siap bergerak, namun pemimpinlah yang harus menjadi contoh terlebih dahulu.

“Selamat Hari Bumi 2025. Mari rawat kota ini—satu pohon, satu napas, satu tindakan pada satu waktu,” tutup Dhini M. (Bem)***

Baca Juga  Diskusi Publik "Ngopi Senja" Membahas Jakarta: Menelusuri Akar, Merajut Masa Depan

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Dhini MGERAKHari Bumi 2025jakartakualitas udara Jakarta
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Polri Kerahkan Personel Gabungan Ops AB Moskona 2025 Upaya Pencarian Iptu Tomi Marbun

Post Selanjutnya

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terima Ancaman Pembunuhan dengan Bom Bunuh Diri

RelatedPosts

Prabowo Menjawab: Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme, Negara Janji Usut Tuntas

20 Maret 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

19 Maret 2026
Foto : Istimewa

Forum Sipil: Meski Libatkan Oknum TNI, Kasus Air Keras Aktivis KontraS Harus Diproses di Hukum Sipil

19 Maret 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Pesan Nyepi KPK: Korupsi Berawal Dari Gagal Menahan Diri

19 Maret 2026

Eskalasi Konflik Timur Tengah Memanas, Mensesneg: Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Di-hold

18 Maret 2026

Satgas Preventif Operasi Ketupat 2026: One Way Jakarta-Cikampek Efektif, Mobilitas Pemudik Meningkat

18 Maret 2026
Post Selanjutnya
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/YouTube Lembur Pakuan Channel

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terima Ancaman Pembunuhan dengan Bom Bunuh Diri

Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid saat bertemu komunitas Women in Tech di Jakarta (21/04/2025)

Kartini Digital: Perempuan Indonesia Harus Jadi Penggerak Inovasi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Jelang Lebaran, Musibah Kebakaran di Garut, Yuda Puja Turnawan Serahkan Bantuan untuk Korban

20 Maret 2026

Prabowo Menjawab: Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme, Negara Janji Usut Tuntas

20 Maret 2026

Meninggalnya Seorang Lelaki Sholeh

20 Maret 2026
Lapas Pemuda Tangerang berikan remisi Nyepi 2026 kepada 6 narapidana Hindu.(Istimewa)

Jelang Nyepi 2026, 6 WBP Hindu di Lapas Pemuda Tangerang Dapat Remisi Khusus

20 Maret 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

19 Maret 2026

Momen Prabowo-Megawati Bertemu di Istana Merdeka Jelang Idulfitri 1447 H

19 Maret 2026
Foto : Istimewa

Forum Sipil: Meski Libatkan Oknum TNI, Kasus Air Keras Aktivis KontraS Harus Diproses di Hukum Sipil

19 Maret 2026

Arus Mudik Garut Terus Meningkat, Kasatlantas: One Way Situasional Prioritaskan Keselamatan

19 Maret 2026

Mensesneg Sampaikan Arahan Presiden: Kabinet Diminta Rayakan Lebaran Tak Berlebihan

19 Maret 2026

Seskab Teddy Pastikan KA Kerakyatan: Tarif Turun, Layanan Mudik 2026 Meningkat

19 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjalanan Karier Brigjen TNI Dwi Sasongko, Penerima Adhi Makayasa1998 Butuh 16 Tahun Raih Pangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditutup Sepihak, Pengelola Balong Cafe Gugat Pemilik Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Lebaran, Musibah Kebakaran di Garut, Yuda Puja Turnawan Serahkan Bantuan untuk Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukma Hidayat Kecam Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Singgung Kasus Novel Baswedan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com