• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Januari 30, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Komitmen Kaderisasi HMI BADKO Jawa Barat Membina Kader Miliki 5 Kualitas Insan Cita Hadapi ‘Bonus Demografi’ Indonesia

Redaksi oleh Redaksi
12 Agustus 2024
di News, Pemuda
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Bandung, Kabariku- Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, sedang memasuki periode yang disebut sebagai “bonus demografi.” Bonus demografi adalah suatu kondisi dimana jumlah penduduk disuatu negara lebih banyak yang berusia produktif, yaitu usia 15-64 tahun dibandingkan dengan jumlah penduduk non-produktif (dibawah 15 tahun dan diatas 65 tahun).

Kondisi ini memberikan peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara dan memungkinkan mengubah kondisi suatu negara yang pada mulanya sebagai negara berkembang, bertranformasi menjadi negara maju. Namun hal tersebut juga menghadirkan tantangan yang perlu diatasi untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam menyambut kondisi “bonus demografi” tersebut, organisasi kepemudaan dan organisasi mahasiswa di setiap level struktur pimpinan juga memiliki peran yang strategis dalam membina dan membentuk sumber daya manusia yang unggul, berkualitas dan memiliki keterampilan dalam setiap bidang baik itu berupa softskill ataupun hardskill. Salah satunya adalah Himpunan Mahasiswa Islam (HIM

RelatedPosts

Reformasi Kejaksaan di Persimpangan: Disiplin Internal, Tuntutan Korupsi, dan Ujian Akuntabilitas

KPK Geledah Kantor Wali Kota Madiun, Dokumen dan Duit Puluhan Juta Rupiah Disita

Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan salah satu organisasi mahasiswa tertua dan terbesar di Indonesia yang memiliki peran penting dalam sejarah pergerakan mahasiswa dan pembangunan bangsa.

Sejak didirikan pada tanggal 5 Februari 1947 oleh Lafran Pane di Yogyakarta, HMI telah berkomitmen untuk melahirkan kader-kader yang tidak hanya unggul dalam intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian sosial.

Perkaderan dalam HMI adalah proses pembentukan karakter, wawasan, dan keterampilan kader untuk mempersiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa perubahan positif bagi Indonesia.

Baca Juga  Gelar Konsolidasi, Kebangkitan Relawan Effect Jadi Energi Kemenangan Prabowo-Gibran

Himpunan Mahasiswa Islam yang berfungsi sebagai organisasi kader senantiasa melaksanakan pembinaan melalui proses kaderisasi formal dan informal berdasarkan pada pedoman perkaderan yang merupakan salah satu pedoman organisasi HMI dalam mendesain perkaderannya.

Kaderisasi yang dilakukan HMI bertujuan untuk membina dan membentuk kader yang memiliki kemampuan yang cakap pada dimensi intelektual, dimensi spiritual, dimensi moral dan sosial.

Berkaitan dengan hal tersebut, HMI BADKO Jawa Barat Periode 2024-2026 yang dipimpin oleh Ketua Umum Siti Nurhayati dan mengusung visi “Menguatkan Sinergitas HMI dalam Meraih Cita HMI” memiliki komitmen yang kuat dalam mengawal kaderisasi di HMI BADKO Jawa Barat sebagai usaha organisasi untuk membina dan mempersiapkan sumber daya organisasi dan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki mentalitas agar supaya mampu memberikan kontribusi dalam “bonus demografi” yang sedang dimiliki oleh negara Indonesia.

Kabid Pembinaan Anggota HMI BADKO Jawa Barat 2024-2026, Agus Bageur menjelaskan, proses kaderisasi HMI harus mampu membina dan membentuk kader HMI yang memiliki kualitas sebagai insan akademis, insan pencipta, insan pengabdi, insan yang bernafaskan Islam dan insan yang bertanggung jawa atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah swt, dan HMI BADKO Jawa Barat memiliki komitmen yang kuat akan hal tersebut.

Bahwa perkaderan HMI itu, menurut Agus Bageur, harus ditujukan untuk membina dan membentuk kader yang memiliki 5 kualitas insan cita, yaitu insan akademis, insan pencipta, insan pengabdi, insan yang bernafaskan islam serta insan yang bertanggung jawab.

“Hal ini menjadi salah satu fokus utama HMI Badko Jawa Barat yang telah disampaikan juga oleh Ketua Umum bahwa salah satu misi HMI BADKO Jawa Barat periode 2024-2026 menguatkan internalisasi HMI BADKO Jawa Barat tentu berkomitmen terhadap proses perkaderan untuk membentuk kader yang memiliki 5 kualitas insan cita” tutur Agus Bageur. Senin (12/08/2024).

Baca Juga  HMI STAIPI Garut Sukses Gelar Sekolah Manajemen Aksi untuk Tingkatkan Kritis Kader

Agus Bageur juga menjelaskan bahwa kaderisasi HMI adalah upaya organisasi untuk memberikan sumbangsih dan kontribusi kepada umat dan bangsa.

Hal ini ia jelaskan, karena HMI memiliki dua komitmen besar yakni komitmen keumatan dan komitmen kebangsaan, yaitu adanya HMI dan proses kaderisasinya adalah berdasarkan pada dua komitmen tersebut dan bertujuan untuk memberikan kontribusi kepada umat dan bangsa.

“berdirinya HMI memiliki dua komitmen besar yaitu komitmen keumatan dan komitmen kebangsaan atau komitmen keislaman dan komitmen keindonesiaan, maka hadirnya HMI juga untuk memberikan implikasi yang baik kepada umat dan bangsa,” jelas Agus Bageur.

Lanjut dia, apalagi Indonesia saat ini sedang memasuki periode “bonus demografi”, ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi perkaderan HMI untuk bisa ambil peran dan bagian dalam kondisi ini.

Perkaderan HMI yang bertujuan untuk membina kader yang memiliki 5 kualitas insan cita dan hari ini Indonesia memasuki fase bonus demografi sampai 2030 menjadi dorongan dan spirit bagi HMI BADKO Jawa Barat 2024-2026.

“Dan tentunya dengan HMI setiap cabang ruang lingkup Jawa Barat untuk dapat mengawal proses kaderisasi dalam upaya menguatkan sumber daya organisasi dan sumber daya manusia yang berkualitas untuk umat dan bangsa,” pungkasnya.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: 5 Kualitas Insan CitaHimpunan Mahasiswa IslamKaderisasi HMI BADKO Jawa Barat
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

DKKG: Sandingkan Car Free Day dengan Pekan Budaya Daerah Kabupaten Garut

Post Selanjutnya

Pemkab Garut Apresiasi Reuni Akbar 60 Tahun SMPN 2 Garut

RelatedPosts

Reformasi Kejaksaan dinilai belum menyentuh akar masalah penegakan hukum. Pakar menyoroti disiplin internal, tuntutan korupsi, dan akuntabilitas.

Reformasi Kejaksaan di Persimpangan: Disiplin Internal, Tuntutan Korupsi, dan Ujian Akuntabilitas

30 Januari 2026
Wali Kota Madiun, Maidi usai ditetapkan sebagai tersangka KPK. (Foto:Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Geledah Kantor Wali Kota Madiun, Dokumen dan Duit Puluhan Juta Rupiah Disita

29 Januari 2026
Wali Kota Aceh Sayuti Abubakar terpilih sebagai Ketua Komisariat Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila periode 2026–2030 (Bemby/kabariku)

Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

28 Januari 2026
Komisi Yudisial (KY) menggelar konferensi pers terkait laporan tahunan 2025. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Komisi Yudisial Terima 2.649 Aduan Publik dan Usulkan Sanksi Etik 124 Hakim di 2025

28 Januari 2026
Komisi Yudisial (KY) menggelar konferensi pers laporan tahunan 2025. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Raih WTP ke-18, Indeks Kinerja Komisi Yudisial 2025 Nyaris Sempurna

28 Januari 2026

ADPPI: Geothermal Energi Bersih, Dampak Ekologis Bisa Dikelola

28 Januari 2026
Post Selanjutnya

Pemkab Garut Apresiasi Reuni Akbar 60 Tahun SMPN 2 Garut

KPK Apresiasi Serah Terima Aset Pemda Solok: Optimalisasi BMD Cegah Kerugian Negara

Discussion about this post

KabarTerbaru

Reformasi Kejaksaan dinilai belum menyentuh akar masalah penegakan hukum. Pakar menyoroti disiplin internal, tuntutan korupsi, dan akuntabilitas.

Reformasi Kejaksaan di Persimpangan: Disiplin Internal, Tuntutan Korupsi, dan Ujian Akuntabilitas

30 Januari 2026
Talenta sepak bola Papua Tengah dinilai terabaikan akibat minim pembinaan usia dini dan lemahnya peran PSSI.

Minim Pembinaan dan Rangkap Jabatan PSSI, Talenta Sepak Bola Papua Tengah Terabaikan

29 Januari 2026

Presiden Prabowo Lantik Keanggotaan Dewan Energi Nasional Periode 2026-2030

29 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Masuk Zona Rentan Korupsi, KPK Dorong Integritas Pemkab Pati

29 Januari 2026

Reformasi Kepolisian: antara Fenomena dan Noumena

29 Januari 2026
Wali Kota Madiun, Maidi usai ditetapkan sebagai tersangka KPK. (Foto:Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Geledah Kantor Wali Kota Madiun, Dokumen dan Duit Puluhan Juta Rupiah Disita

29 Januari 2026
Eks Komisaris PT IAE Iswan Ibrahim usai menjalani pemeriksaan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Eks Komisaris PT IAE Iswan Ibrahim Tidak Banding di Perkara PGN

28 Januari 2026
Wali Kota Aceh Sayuti Abubakar terpilih sebagai Ketua Komisariat Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila periode 2026–2030 (Bemby/kabariku)

Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

28 Januari 2026
Komisi Yudisial (KY) menggelar konferensi pers terkait laporan tahunan 2025. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Komisi Yudisial Terima 2.649 Aduan Publik dan Usulkan Sanksi Etik 124 Hakim di 2025

28 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • dok. BNN RI

    BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Advokat hingga Wali Kota, Sayuti Abubakar Masuk Radar Ketua Alumni FHUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkumpulan Aktivis 98 Soroti Jampidsus: Kasus Korupsi Besar Sekedar Seremonial, Aset Negara Tak Transparan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com