Fajar Alamsyah: Cabup-Cawabup Garut Harus Mempunyai Gagasan dan Ide untuk Kemajuan Garut

Garut, Kabariku- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Garut 2024 yang akan digelar serentak pada bulan November mendatang, mulai ramai menjadi perbincangan masyarakat. Hampir setiap hari di warung-warung, angkringan atau pasar yang menjadi tempat bertemunya masyarakat, topik pembicaraan selalu memperbincangkan siapa calon Bupati (Cabup) Garut mendatang yang akan mencalonkan diri.

Menanggapi maraknya pembicaraan masyarakat tersebut, Ketua Forum Mahasiswa Daerah Jawa Barat Fajar Alamsyah mengatakan, siapapun calonnya, Bupati dan Wakil Bupati Garut periode 2024-2029 mendatang harus mempunyai gagasan dan ide untuk kemajuan Garut.

Selain itu, menurutnya, para calon Bupati dan Wakilnya harus mempersiapkan langkah kongkrit agar supaya memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi di Garut.

“Yang paling utama mengetahui dulu permasalahan Garut, maksud kami ketika sudah mengetahui sebuah masalah, siapapun pasangan calon yang diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik harapan kami gagasan ide dan visi misi yang ditawarkan kepada masyarakat relate dengan kondisi masalah di daerah,” tegasnya. Kamis (04/07/2024).

Fajar Alamsyah menyebut, permasalahan yang dikajinya di internal forum mahasiswa daerah Jawa Barat terkhusus di kabupaten Garut, cukup banyak dan komplek diantaranya; angka stunting yang tinggi, kerusakan lingkungan, pendapatan perkapita yang rendah.

Kemudian masalah pendidikan yang tidak merata, pembangunan infrastruktur yang buruk, angka pengangguran yang tinggi, dan masih banyak lagi, padahal Anggaran APBD Garut cukup besar 4,863 Triliun Rupiah per Tahun.

“Kalau sampai tidak tahu permasalahan di daerah, tidak punya gagasan dan ide kita khawatirkan hal itu akan menjadi kendala dalam memimpin masyarakat dan membangun kota garut,” tambahnya.

Fajar kembali menegaskan, pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati bisa maju ikut kontestasi harus diusung partai politik atau melalui jalur independen.

“Apapun kendaraannya, kami sebagai mahasiswa akan menilai dari gagasan dan ide,” ucapnya.

Dirinya berkeyakinan masyarakat mengharapkan yang memimpin kabupaten Garut memiliki kapasitas dan kapabilitas.

“Karena itu saya pun yakin masyarakat mengharapkan yang memimpin G1 dan G2 mendatang mempunyai kapasitas dan kapabilitas serta yang bisa menuntaskan permasalahan komplek tadi,” tegasnya.***

Red/K.101

Tinggalkan Balasan