KPK Resmi Tunjuk Jubir Definitif Gantikan Ali Fikri, Ini Profil Tessa Mahardhika Sugiarto

Jakarta, Kabariku- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengganti Juru Bicara (jubir) Tessa Mahardhika Sugiarto. Tessa ditunjuk menjadi jubir definitif menggantikan Ali Fikri yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas (plt).

Jubir baru KPK ini baru dikenalkan ke publik pada Jumat (07/06/2024) kemarin di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Tessa diperkenalkan oleh Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati.

“Dalam SK ditugaskan pertama Tessa Mahardhika Sugiarto sebagai jubir, dan kemudian juga ada Budi Prasetyo, dan ada juga beberapa tim dibawah kepemimpinan jubir,” kata Yuyuk, dikutip Senin (10/06/2024).

“Penugasan jubir ini berlaku efektif hari Jum’at (07/06). Jadi saya memperkenalkan teman-teman tentang jubir dan tim jubir yang baru ini, langsung bertugas,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak menyebut, penunjukkan sudah sesuai aturan. Ada seleksi internal yang dilakukan.

“Iya, seleksinya internal. Kami mengikuti aturan yang berlaku bagi ASN,” kata Johanis.

Johanis menyebut saat ini pegawai KPK sudah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2019. Sehingga, tiap ketentuan yang berlaku pasti diikuti.

“Seleksinya sudah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku bagi ASN karena pegawai KPK sudah menjadi ASN sejak berlakunya UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan UU KPK,” tegasnya.

Profil Singakat Tessa

Sebelumnya, Tessa adalah penyidik KPK dari Polri. Namanya diketahui pernah mengikuti seleksi Direktur Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK pada 2020 dan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I pada 2023.

Sebelum berkiprah di Lembaga Antirasuah, Tessa mengawali karirnya di Kepolisian RI. Pada 2001, ia masuk ke Akademi Kepolisian.

Mei 2008, ia kemudian menjadi bagian insan KPK. Pada 2012, ia memutuskan pensiun dini saat berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) dan fokus di Komisi Antirasuah.

Di KPK, ia merupakan penyidik senior. Bahkan, sebelum menjabat jubir ia menduduki kepala satuan tugas (kasatgas) penyidikan.

Tessa pun pernah ambil bagian dalam kasus yang mendapat sorotan publik, mukai dari perkara mantan Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara hingga pengadaan KTP elektronik atau e-KTP. Ia mendapatkan gelar sarjana dari Sekolah Ilmu Kepolisian. Kemudian mendapatkan gelar master di bidang komunikasi.

Jumlah Kekayaan Menurut LHKPN

Melansir laman elhkpn.kpk.go.id, Tessa tercatat memiliki kekayaan Rp1.193.152.125 (Rp1,1 miliar) yang ia laporkan pada 22 Februari 2024 dengan masa periodik tahun 2023.

Dijelaskan, kekayaan tersebut terdiri dari tanah dan bangunan di Tangerang Selatan dengan nilai Rp1,1 miliar.

Kemudian, kendaraan terdiri dari Honda Vario tahun 2017 dan Hyundai H-1 tahun 2018 yang keduanya bernilai Rp517 juta serta harta bergerak lainnya Rp100 juta.

Selanjutnya, kas dan setara kas yang bernilai Rp446 ribu dan harta lainnya Rp500 juta.

Dalam catatan kekayaan penyelenggara tersebut, Tessa juga tercatat memiliki utang Rp1.024.293.875 (Rp1 miliar).***

Red/K.101

Tinggalkan Balasan