Pengurus Komisariat PMII STAI Al-Musadaddiyah Garut Gelar PKD ke VI se-Jawa Barat

Garut, Kabariku- Pelatihan Kader Dasar (PKD) merupakan salah satu langkah strategis dalam menguatkan peran generasi muda dalam mengisi dan mencapai tujuan yang menjadi cita-cita dan idealisme Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

PKD ke VI se-Jawa Barat PMII Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Musadaddiyah Garut ini diselenggarakan oleh Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Musadaddiyah Garut.

Acara dihadiri dan dibuka resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, Nurrodhin, di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Saya yakin seorang kader yang memiliki kemampuan yang paripurna, dia akan menjadi pemimpin yang baik di masa yang akan datang, sukses PMII,” ucap Nurrodhin. Selasa (28/05/2024).

Nurrodhin berharap, para peserta yang mengikuti PKD ini dapat diberikan pembekalan yang baik sehingga dapat meningkatkan kemampuan para peserta baik dalam segi manajerial ataupun keilmuan yang berkaitan dengan aktivitasnya di lingkungan PMII.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Ahmad Fajar Mutahari, mengungkapkan bahwa PKD ini bertujuan untuk membentuk kader PMII yang berkualitas mujahid.

Namun lebih dari itu, kaderisasi sendiri merupakan sebuah proses pengembangan diri secara holistik yang meliputi peningkatan kualitas kepemimpinan keilmuan dan kepribadian.

“Keluhuran derajat seorang pemuda atau di sini kita sebut sebagai kader dinilai ketika dia memiliki tekad, dalam artian ini sangat relevan dengan semangat pergerakan PMII pergerakan kader PMII yang selalu mengedepankan kejuruan, keberanian, dan integritas dalam setiap langkahnya,” ucapnya.

Ahmad Fajar mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 45 peserta yang telah melalui tahapan screening.

Ahmad menambahkan, bahwa dalam kesempatan ini juga dilaksanakan simposium pergerakan yang membahas mengenai sinergitas mahasiswa dan kebijakan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang berkelanjutan.

“Usai mengikuti pelatihan ini harus mengetahui dan juga berperan penting artinya kader-kader PMII sepulang PKD itu harus menjadi kader-kader yang militan,” tandasnya.***

Red/K.101

Tinggalkan Balasan