Sosialisasi Aplikasi ‘Srikandi’ Bagi ASN, Dispusip: Wujudkan Pemerintah Berbasis Elektronik di Kabupaten Garut

Garut, Kabariku- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Garut menyelenggarakan Sosialisasi Aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) di lingkungan Pemkab Garut yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Tirtagangga, Jalan Raya Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (13/12/2022).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispusip Garut, juga selaku Staf Ahli Bupati Garut, Totong, S.Pd., M.Si.,  menyampaikan, aplikasi Srikandi merupakan sistem informasi kearsipan dinamis yang terintegrasi secara nasional.

“Alhamdulilah secara keseluruhan nilai kearsipan Pemda Garut tahun 2022 adalah nilainya sangat baik atau BB, dan tentunya akan membantu dalam penilaian 8 area perubahan birokrasi untuk penilaian SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan) kita,” ucapnya.

Totong menerangkan, sosialisasi Srikandi ini merupakan wujud upaya atau ikhtiar pemerintah untuk mewujudkan penyelenggaraan kearsipan yang sesuai dengan prinsip, kaidah, dan standar kearsipan yang baik.

“Nah ini diharapkan apalagi sudah ada penegasan dari Mendagri, bahwa Srikandi ini harus diimplementasikan di pemerintah daerah di seluruh kabupaten kota yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Totong memaparkan, ada 4 fitur populer pada aplikasi Srikandi salah satunya yaitu; aplikasi berbasis cloud yang dapat menyimpan beberapa data, yang nantinya data tersebut akan disimpan di pusat data nasional sehingga instansi tidak perlu menyiapkan server.

“Yang kedua bagi pakai arsip lintas unit, dapat berlangsung lebih cepat, lebih mudah, dan lebih aman karena pendekatan nya kan elektronik,” lanjutnya.

Selanjutnya, fitur populer ketiga yaitu pembuatan, pengiriman, serta penerimaan naskah dinas antar instansi dapat dilakukan secara elektronik setiap saat.

“Sehingga dapat mempermudah jalannya surat atau naskah yang sebelumnya bersifat kertas menjadi lebih efektif dan efisien,” imbuhnya.

Dan yang keempat adalah bagaimana pengelolaan naskah dinas sebagai arsip dapat dilakukan secara lebih mudah oleh unit kerja, nah ini manfaat yang ada di aplikasi Srikandi.

“Harapannya, dengan adanya sosialisasi ini pengelolaan arsip di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Garut bisa lebih baik karena arsip adalah pemersatu bangsa,” harapnya.

Hal senada disampaikan, salah satu narasumber dalam kegiatan ini, Arsiparis Madya Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Aan Abdurahman menyampaikan, bahwa Srikandi memiliki peran penting serta kelebihan diantaranya yaitu lebih efektif dan efisien dari sisi kecepatan, ketepatan, dan transparansi informasi.

Ia berharap, Srikandi ini dapat segera diimplementasikan di Pemerintah Daerah, tentunya dengan melewati beberapa tahap diantaranya yaitu tahapan bimbingan teknis, uji coba, kemudian launching secara live.

“Tahapan-tahapan itu harus dilalui, ada bimteknya, ada uji cobanya, kemudian nanti diimplementasikan dalam bentuk live, sehingga pemerintah berbasis elektronik di Kabupaten Garut segera terealisasi dalam rangka menunjang penyelenggaraan pembangunan daerah yang baik di Kabupaten Garut,” tandasnya.***

Red/K.101

BACA juga Berita menarik Seputar Pemilu KLIK disini

Tinggalkan Balasan