• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Februari 17, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Fenomena Gerhana Bulan Total ‘Blood Moon’ Pertama di Tahun 2022

Redaksi oleh Redaksi
16 Mei 2022
di Kabar Peristiwa, News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Fenomena Gerhana Bulan total pertama di tahun 2022, Blood Moon akan terjadi pada 15-16 Mei 2022. Badan antariksa Amerika Serikat (AS) NASA menyebut, gerhana Bulan total akan mengalami puncaknya pada 15 Mei 2022 waktu Amerika.

Blood Moon hanya dapat disaksikan di benua Amerika, Eropa, Afrika, Timur Tengah (kecuali Iran bagian timur) Selandia Baru, dan sebagian besar Oseania.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

NASA mengabadikan fenomena langka ini melalui live streaming Kanal YouTube NASA.

RelatedPosts

Sekjen PBB, Guterres: Ramadhan Momen Sakral untuk Refleksi Membangun Perdamaian Dunia

BNN – Kemendes Deklarasikan Jawa Timur Bersinar, Perangi Narkoba hingga Pelosok Desa

Menaker Terbitkan Aturan WFA Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Berikut Ketentuannya

Masyarakat Indonesia bisa menyaksikan gerhana Bulan total secara online pada 16 Mei 2022 dari pukul 08.32 WIB sampai 13.50 WIB. Puncak terjadi gerhana Bulan total pada pukul 10.29 WIB.

Peneliti dari Pusat Sains Antariksa BRIN, Andi Pangerang Hasanuddin menjelaskan, gerhana Bulan total adalah fenomena astronomis saat Bulan, Bumi, dan Matahari berada pada satu garis lurus, di mana Bulan masuk seluruhnya ke dalam bayangan inti/umbra Bumi.

“Dengan demikian tidak ada sinar Matahari yang dapat dipantulkan ke permukaan Bulan,” ujar Andi pada laman Edukasi Sains Antariksa, dikutip Senin (16/5/2022).

Fenomena ini juga sering dijuluki Blood Moon atau Bulan berdarah. Andi menjelaskan gerhana Bulan total cenderung berwarna kemerahan yang disebabkan oleh pembiasan Rayleigh, yakni pembiasan sinar Matahari secara selektif oleh atmosfer Bumi.

“Saat berada di sisi yang berlawan dengan sisi Bumi yang mengalami siang hari, sinar Matahari akan menempuh lintasan yang lebih panjang dibandingkan dari sisi Bumi yang mengalami siang hari, sehingga sinar Matahari yang sampai ke Bulan akan dibiaskan ke panjang gelombang yang lebih panjang dalam spektrum cahaya tampak yakni spektrum merah,” tuturnya.

Baca Juga  Kapolri dan Panglima TNI Cek Kesiapan Pilkada Serentak di Jatim

Adapun, gerhana Bulan total dapat berwarna jingga kemerahan dikarenakan oleh debu dan kualitas udara yang buruk pada lokasi pengamatan. Sementara itu, gerhana Bulan total dapat juga berwarna merah kusam hingga kecoklatan, apabila kualitas di lokasi pengamatan bersih dari debu.

Gerhana Bulan Total (GBT) pertama di tahun ini akan terjadi pada 15 hingga 16 Mei 2022. Fase awal gerhana diprediksi terjadi pada Minggu (15/5/2022) pukul 22.28 EDT atau Senin pukul 09.28 WIB.

Sementara itu, GBT akan total terlihat pada Senin (16/5/2022) pukul 12.11 EDT, Senin (16/5/2022) pukul 11.11 WIB dan berakhir sekitar pukul 01.55 EDT (12.55 WIB).

Pada penampakan pertamanya, Gerhana Bulan Total bisa dilihat jelas dari beberapa wilayah Timur Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan, Antartika, Eropa, Afrika dan Pasifik Timur.

Wilayah-wilayah tersebut menjadi saksi fase gerhana mulai dari awal sampai ketika bulan memasuki bayangan umbra (zona inti yang terhalang bayangan) Bumi. Gerhana Bulan Total terjadi ketika bulan sepenuhnya terhalang Bumi dari cahaya Matahari.

Wilayah lain yang dapat menikmati fenomena GBT yakni Selandia Baru, Eropa Timur dan Timur Tengah.

Hanya saja, wilayah tersebut cuma bisa menyaksikan gerhana ketika bulan berada di bawah bayangan penumbra atau daerah yang masih agak terang yang belum sepenuhnya tertutup bayangan bumi.

Sedangkan GBT ini tidak bisa disaksikan dari wilayah Indonesia.

Fenomena Gerhana Bulan Total kali ini disebut Super Blood Moon. Ilmuwan spesialis gerhana Fred Espenak, mengartikannya Blood Moon sebagai posisi bulan yang berada di titik terdekat dengan bumi sehingga akan terlihat berwarna merah saat puncak gerhana.

Mengutip USA Today, Super Moon berarti bulan akan terlihat 7 persen lebih besar dan 15 persen lebih terang dari biasanya.

Baca Juga  Menkominfo Budi Arie Lantik Hokky Situngkir sebagai Direktur Jenderal APTIKA

“Karena orbit bulan bukanlah lingkaran yang sempurna, bulan terkadang lebih dekat ke bumi daripada di waktu lain selama orbitnya,” menurut NASA.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Badan antariksa Amerika Serikat NASABlood MoonFenomena Gerhana Bulan total pertama di tahun 2022Super Moon
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Kapolres Garut Tinjau Pengamanan Peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2566 BE Tahun 2022

Post Selanjutnya

Video Call Atlet Sepeda Peraih Medali di Ajang Sea Games 2022, Kapolri: “Luar Biasa Semangatnya, Indonesia Sangat Bangga”

RelatedPosts

Sekjen PBB, Guterres: Ramadhan Momen Sakral untuk Refleksi Membangun Perdamaian Dunia

17 Februari 2026

BNN – Kemendes Deklarasikan Jawa Timur Bersinar, Perangi Narkoba hingga Pelosok Desa

16 Februari 2026

Menaker Terbitkan Aturan WFA Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Berikut Ketentuannya

15 Februari 2026

Mensesneg Apresiasi Peran Media, Tegaskan Pentingnya Informasi Faktual di Era Digital

14 Februari 2026
Beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Kerry Adrianto bersama kuasa hukumnya usai menjalani persidangan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Anak Riza Chalid, Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Bui dan Uang Pengganti Rp13,4 Triliun

13 Februari 2026
Eks Direktur PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan duduk menjadi pesakitan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Skandal Korupsi Pertamina, Eks Dirut Patra Niaga Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Bui

13 Februari 2026
Post Selanjutnya

Video Call Atlet Sepeda Peraih Medali di Ajang Sea Games 2022, Kapolri: "Luar Biasa Semangatnya, Indonesia Sangat Bangga"

Kepuasan Publik Terhadap Presiden Turun Sejak Januari Hingga Mei 2022, Berikut Hasil Survei LSI

Discussion about this post

KabarTerbaru

Sekjen PBB, Guterres: Ramadhan Momen Sakral untuk Refleksi Membangun Perdamaian Dunia

17 Februari 2026

KNARA Kecam Kriminalisasi Petani di Konflik Agraria Indragiri Hulu: Kaji Ulang Legalitas HGU

17 Februari 2026
Founder Restorasi Jiwa Indonesia, Syam Basrijal (Foto: Istimewa)

Pakar: Tanpa Mental Sehat, Pembangunan Nasional Rentan Gagal

16 Februari 2026

Sugiono Serahkan KTA Gerindra ke Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Gelaran Budaya Kasumedangan

16 Februari 2026

Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

16 Februari 2026

LPSK Kawal Perlindungan Korban Perdagangan Anak Tamansari, 10 Tersangka Diamankan Polisi

16 Februari 2026

IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

16 Februari 2026

BNN – Kemendes Deklarasikan Jawa Timur Bersinar, Perangi Narkoba hingga Pelosok Desa

16 Februari 2026
Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

15 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • The Network Defense: Mengapa Kekayaan Epstein Melampaui Uang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Refleksi 79 Tahun HMI dan Tarhib Ramadan, Komitmen Istiqamah Mengabdi untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com