• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, April 4, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Resolusi Pertemuan Tahunan, KNPK Launching Policy Brief ‘Capaian Rencana Aksi Nasional Pertanian Keluarga’

Redaksi oleh Redaksi
4 November 2021
di Kabar Terkini, News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Komite Nasional Pertanian Keluarga (KNPK) menyampaikan Resolusi Pertemuan Tahunan bertajuk Pencapaian Implementasi Rencana Aksi Nasional Pertanian Keluarga di Indonesia Masih Jauh dari Harapan, pada Konferensi Pers Kamis (04/11/2021).

Atas Nama Komite Nasional Pertanian Keluarga, Muhammad Nur Uddin Gunawan dalam keterangannya menjelaskan;

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Dasawarsa Pertanian Keluarga tahun 2019-2028 yang diproklamirkan oleh PBB, adalah salah satu upaya merealisasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang mana Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk
melaksanakannnya.

RelatedPosts

Seskab Teddy: Kejutan “Anabul” Warnai Diplomasi Presiden Prabowo dengan Presiden Lee

Dari Bandung ke Indramayu, Penggeledahan Rumah Ono Surono Berlanjut

Dalami Modus Permainan Pita Cukai, KPK Panggil Bos Rokok M. Suryo

Untuk diketahui, Indonesia mendapat kehormatan menjadi satu dari tiga panelis yang menyampaikan komitmennya terhadap penguatan pertanian keluarga dunia pasca ditetapkan tahun 2019-2028 sebagai Dekade PBB untuk Pertanian Keluarga (UN Decade on Family Farming).

Di hadapan lebih dari 120 negara anggota FAO yang hadir dalam pertemuan Komite Ketahanan Pangan Dunia atau Committee on World Food Security (CFS) ke-46 pada tanggal 17 Oktober 2019 Roma, Italia.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian telah menyusun Rencana Aksi Nasional Pertanian Keluarga Tahun 2020-2024.

Terhadap Rencana Aksi Nasional tersebut KNPK berpandangan :

Pertama. Bahwa di dalam Rencana Aksi Pertanian Keluarga telah dinyatakan adanya permasalahan berupa sempitnya lahan pertanian, namun tidak ada rencana aksi dalam rangka mengatasi permasalahan pertanahan tersebut.

Tidak adanya rencana aksi terkait pertanahan, mengakibatkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional tidak dimasukan dalam koordinasi implementasi Rencana Aksi Pertanian Keluarga.

Kedua. Bahwa Pilar 4 Pertanian Keluarga adalah memperkuat kelembagaan dan kapasitas pertanian keluarga. Namun Tahapan Implementasi dalan Rencana Aksi Pertanian Keluarga, tidak nampak bagaimana realisasi progresifnya.

Baca Juga  Penyidikan PMJ pada Kasus SYL, Dikhawatirkan Kaburkan Objek Perkara Korupsi di Kementan yang Ditangani KPK

Ketiga. Penyediaan pendidikan, pelatihan, dan pendampingan bagi keluarga petani dan keluarga nelayan, hendaknya dibarengi juga dengan memberikan dukungan sistem informasi tentang rantai pasok, rantai nilai, dan rantai pasar dalam usaha pertanian, peternakan, perikanan dan penggaraman, serta kebijakan perlindungan khusus bagi pertanian keluarga.

Keempat. Terkait implementasi tahap kelima (penguatan kapasitas adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim) perlu memuat aspek perlindungan sistem pertanian, peternakan, perikanan dan penggaraman dari ancaman-ancaman eksternal berupa kerusakan lingkungan hidup akibat kegiatan sektor usaha lain.

Di sisi internal pertanian keluarga mengharuskan adanya realisasi progresif tanggung jawab dan kewajiban Negara dalam penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak petani pemulia tanaman/benih lokal yang mengkreasi benih idaman petani berdasarkan kearifan local yang adaptif dengan perubahan iklim.

Kelima. Terkait implementasi tahap keenam (penguatan akses keluarga petani terhadap permodalan, sarana produksi dan asuransi usaha tani) dan tahap ketujuh (pengembangan budidaya pangan yang beragam, pengolahan dan pemasaran hasil pertanian untuk keberlanjutan usaha tani dan menjaga biodiversitas), rentan disalahgunakan, dan berpotensi salah sasaran,

Jika permasalahan pertanian keluarga tidak secara utuh dikenali, pendataan keluarga petani dan keluarga nelayan kecil tidak akurat, serta tidak kuatnya kelembagaan petani dan nelayan kecil.

KNPK telah menyusun Alat Pemantauan Implementasi Rencana Aksi Nasional Pertanian Keluarga,

Didalam uji coba penggunaan tool of monitoring tersebut pada bulan Oktober 2021 di Kabupaten Agam Sumatera Barat, Kabupaten Pandeglang Banten, Kabupaten Semarang Jawa Tengah, dan Kabupaten Poliwali Mandar Sulawesi Barat.

KNPK melihat keterbatasan Rencana Aksi Nasional Pertanian Keluarga ketika hanya direalisasikan dalam bentuk progam/proyek, sehingga tumpeng tindih dengan progam P2L (Pekarangan Pangan Lestari), dan tidak menjangkau keluarga petani di luar lingkup kewenangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, misalnya keluarga petani perhutanan sosial.

Namun berdasarkan penelitian di komunitas petani dan nelayan anggota KNPK di kabupaten Agam Sumatera Barat, Bulukumba Sulawesi Selatan, Indramayu Jawa Barat, dan Blitar Jawa Timur menunjukan adanya pengembangan pertanian keluarga melalui inovasi budidaya, pengolahan, dan kelembagaan yang seharusnya didukung oleh pemerintah/Pemda dalam pemajuan dan pemberdayaan pertanian keluarga.

Baca Juga  Meleset dari Target 10 Besar KONI Garut Tetap Bangga atas Hasil Para Atlet Porprov XIV Jabar 2022

Dalam konteks tersebut di atas, KNPK kemudian menyusun Policy Brief tentang Pengarusutamaan pertanian keluarga dalam kebijakan agraria, pertanian, peternakan, perikanan dan pangan.

Melalui Policy Brieftersebut KNPK merekomendasikan :
  1. Perlunya penyempurnaan Rencana Aksi Nasional Pertanian Keluarga dan
    diperkuat kedudukan hukumnya melalui regulasi dari Presiden (Perpres atau
    Inpres);
  2. Dalam rangka pengarusutamaan pertanian keluarga dalam kebijakan pemerintah,
    Pertanian Keluarga haruslah sebagai subyek pelaksanaan reforma agraria dan
    dalam rangka perbaikan tata kelola dan kelembagaan pangan (transformasi sistem
    pangan);
  3. Perlunya Pemda menyusun Rencana Aksi Daerah Pertanian Keluarga, sebagaimana pemajuan yang telah dilakukan Komite Daerah Pertanian Keluarga di Kabupaten Blitar Jawa Timur.

Koordinator Steering Committee;
1. Aliansi Organis Indonesia (AOI)
2. Aliansi Petani Indonesia (API)
3. Aliansi Perempuan Petani Indonesia (APPI)
4. Bina Desa
5. Field
6. Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI)
7. Federasi Petani Sulawesi Selatan (FPSS)
8. Indonesian Human Rights Committee for Social Justice (IHCS)
9. Ikatan Petani Pengendali Hama Terpadu (IPPHT)
10. Sajogyo Institute
11. Serikat Nelayan Indonesia (SNI)
12. Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thoyyibah (SPPQT)
13. Sarekat Pengorganisasi Rakyat Indonesia (SPRI);
14. Yayasan Alifa.***

Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: KementanKomite Nasional Pertanian KeluargaPBBUN Decade on Family Farming
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Simson Simanjuntak Sarankan Presiden Jokowi Copot Pembantunya yang Diduga Terlibat Bisnis PCR

Post Selanjutnya

IPM Garut Rendah! Pemuda Pelopor Bersuara

RelatedPosts

Seskab Teddy: Kejutan “Anabul” Warnai Diplomasi Presiden Prabowo dengan Presiden Lee

4 April 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait penyitaan Anggota DPRD Jawa Barat, Ono Surono. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Dari Bandung ke Indramayu, Penggeledahan Rumah Ono Surono Berlanjut

2 April 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Dalami Modus Permainan Pita Cukai, KPK Panggil Bos Rokok M. Suryo

2 April 2026

Optimalkan ETLE, Korlantas Polri: Tilang Manual Hanya 5 Persen Bersifat Situasional

2 April 2026

Terkait Suap Proyek Ijon Bekasi, KPK Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu

2 April 2026

Presiden Prabowo Sampaikan Duka Mendalam atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Misi Perdamaian Timur Tengah

2 April 2026
Post Selanjutnya

IPM Garut Rendah! Pemuda Pelopor Bersuara

Malam Anugerah Media Humas 2021, Garut Raih Penghargaan Terbaik II Kategori Siaran Pers (Media Online)

Discussion about this post

KabarTerbaru

Seskab Teddy: Kejutan “Anabul” Warnai Diplomasi Presiden Prabowo dengan Presiden Lee

4 April 2026
Ilustrasi

Membangun Solidaritas Negara Islam

3 April 2026
dok MKRI

MBG Watch Dampingi Gugatan UU APBN 2026 ke MK, Program Makan Bergizi Gratis Disoal

3 April 2026
dok Seskab

Prabowo Perintahkan Evakuasi Cepat Usai Gempa M 7,6 Guncang Bitung hingga Ternate

2 April 2026

Musda XI Golkar Jabar Tetapkan Daniel Muttaqien sebagai Ketua DPD Secara Aklamasi

2 April 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait penyitaan Anggota DPRD Jawa Barat, Ono Surono. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Dari Bandung ke Indramayu, Penggeledahan Rumah Ono Surono Berlanjut

2 April 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Ruang Konpers Gedung Merah Putih KPK

Penggeledahan Sesuai Aturan, KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono

2 April 2026
Kondisi Harimau, Kebun Binatang Kota Bandung

Pemprov Jabar Pastikan Gaji Petugas Bandung Zoo Dibayar Lunas, Mulai April 2026

2 April 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Dalami Modus Permainan Pita Cukai, KPK Panggil Bos Rokok M. Suryo

2 April 2026
dok Seskab

Prabowo Perintahkan Evakuasi Cepat Usai Gempa M 7,6 Guncang Bitung hingga Ternate

2 April 2026

Kabar Terpopuler

  • BNN Buru Jaringan Narkoba Internasional “Mami”, Gandeng DEA dan Polisi Kamboja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Khawatir Dampak Eksplorasi Panas Bumi Papandayan Garut Ganggu Ekosistem dan Pertanian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggeledahan Sesuai Aturan, KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terkait Suap Proyek Ijon Bekasi, KPK Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com