• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Agustus 1, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Istana

Jabar Rentan Resiko Covid-19, Presiden Jokowi Apresiasi Gebyar Vaksinasi Wantannas

Redaksi oleh Redaksi
29 Agustus 2021
di Kabar Istana, Kabar Terkini, Kesehatan
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi penyelenggaraan Gebyar Gerakan Vaksinasi COVID-19 yang digelar serentak di Provinsi Jawa Barat oleh Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Republik Indonesia.

“Saya menyambut baik kegiatan vaksinasi massal yang dilaksanakan Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia yang dilaksanakan secara serempak dan terpadu di 2.326 tempat vaksinasi tersebar di berbagai tempat di Provinsi Jawa Barat,” tutur Jokowi yang hadir secara virtual dalam Gebyar Gerakan Vaksinasi COVID-19 di Pelataran Masjid Al Jabbar, Kota Bandung, Sabtu (28/8/2021).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Menurut Jokowi, Upaya percepatan vaksinasi di Provinsi Jabar penting, pasalnya, sebagai penyangga Ibu Kota. Jabar merupakan provinsi yang rentan terhadap risiko COVID-19, selain mobilitas masyarakatnya yang tinggi beberapa daerah di Jabar juga merupakan zona merah COVID-19 dan pencapaian vaksinasi di Jabar masih rendah.

RelatedPosts

SIAGA 98 Minta Mabes Polri Segera Jelaskan Status Wakapolri Pasca Pemberlakuan UU Polri Baru

OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, KPK Amankan 21 Orang dan Sita Uang Rp2 Miliar

Resmi, Perry Warjiyo Tinggalkan Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Jalankan Tugas Sementara

“Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang penting dalam upaya penanganan pandemi, merupakan daerah penyangga Ibu Kota, rentan risiko karena mobilitas masyarakat yang padat, beberapa daerah merupakan zona merah, dan pencapaian vaksinasi nya juga masih rendah,” tuturnya.

Oleh karenanya, lanjut Jokowi, semua pihak harus bergerak cepat melaksanakan vaksinasi. Pasalnya, program vaksinasi yang dilaksanakan saat ini berpacu dengan penyebaran COVID-19.

“Kita menghadapi tantangan yang luar biasa dalam dua bulan terakhir dengan munculnya varian baru yaitu varian Delta. Untuk menghadapi itu, vaksinasi harus dipercepat dengan terus disiplin protokol kesehatan,” tegasnya.

Upaya percepatan vaksinasi menurutnya membutuhkan kerja sama dan kontribusi yang baik dari semua, sehingga kekebalan kelompok atau herd immunity dapat segera tercapai dan masyarakat bisa segera kembali beraktivitas dengan aman.

Baca Juga  Penyebaran Covid-19 di Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah, Bupati Garut: 'Sudah Sepenuhnya Terkendali'

“Kita harus bergotong rotong, bekerja sama, agar 181 juta rakyat Indonesia bisa segera divaksin, agar segera terbentuk kekebalan komunal untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan agar masyarakat bisa segera kembali beraktivitas dengan aman,” katanya.

Jokowi pun mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, terutama tetap menggunakan masker baik di rumah maupun di luar rumah.

“Terakhir, saya sampaikan terima kasih kepada Wantannas RI dan semua pihak yang membantu percepatan vaksinasi massal ini di seluruh penjuru Tanah Air,” kata Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Wantannas Laksdya TNI Harjo Susmoro menyampaikan, Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memasok 15 juta dosis vaksin Covid-19 per bulan ke Provinsi Jawa Barat.

“Dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Jabar membutuhkan lebih banyak pasokan vaksin, agar kekebalan kelompok atau herd immunity yang ditargetkan Desember 2021 dapat tercapai,” kata Laksdya Harjo.

Pihaknya merasa perlu mendorong agar (herd immunity) bisa lebih cepat ‘secara proporsional’. Sehingga herd immunity bisa terjadi seremtak, seimbang di seluruh Indonesia.

“Saat ini, capaian target vaksinasi COVID-19 di seluruh Indonesia sudah mencapai 28%. Namun, kata dia, capaian target vaksinasi di Jabar masih di bawah 28%. “Nah ini yang akan kita dorong, agar seirama dengan capaian target nasional,” tegasnya.

Laksdya Harjo juga mengatakan, Wantannas telah membuktikan dukungannya kepada Jabar, salah satunya mendorong Kemenkes memasok 650.000 dosis vaksin untuk kebutuhan Gebyar Vaksinasi COVID-19 ini.

“Kita sudah buktikan hari ini kita kebutuhan vaksin sekitar 650.000 (dosis) dan kita dorong ke kementerian dan sudah terhubung 650.000. Saya coba sampaikan ke Jabar, mari kita buktikan Jabar mampu memenuhi target per hari minimal 450.000 untuk memvaksin 37 juta warga sampai Desember nanti,” tuturnya.

Baca Juga  Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi Perdamaian UNIFIL Lebanon

Terbukti melalui inisiasi pihaknya mengakselerasi vaksinasi di Jabar, Jabar hari ini mampu meraih capaian vaksinasi hingga 500.000 dosis per hari.

“Hari ini kita buktikan bahwa Jabar mampu, sehingga dengan demikian insya Allah kita akan bantu untuk mendorong pemerintah dalam, hal ini Kemenkes untuk bisa mendistribusikan vaksin ke Jabar sesuai kemampuan (capaian vaksinasi) yang ada,” katanya.

Laksdya Harjo menambahkan, dorongan pihaknya kepada Kemenkes untuk memasok lebih banyak vaksin ke Jabar bukanlah hal yang luar biasa. Pasalnya, sebagai daerah penyangga Ibu Kota, percepatan vaksinasi di Jabar menjadi hal yang krusial.

“(Dorongan) Ini bukan sesuatu yang luar biasa, ini sesuatu yang wajar karena Jabar seharusnya demikian karena sebagai daerah penyangga ibu kota, inilah yang sangat penting,” tandasnya.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang hadir secara virtual menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Wantannas atas inisiasinya mengakselerasi vaksinasi di Jabar, termasuk kepada semua pihak yang telah bekerja sama demi susksesnya program vaksinasi di Jabar.

“Vaksinasi hari ini berlangsung di 2.000-an titik di Jabar secara serentak. Mari kita semangat karena kita bisa membuktikan 500 ribu dosis per hari. Dengan gotong royong, sabilulungan, kerja bersama, tidak ada yang tidak mungkin,” katanya.

Menurut Kang Emil itu, capaian vaksinasi yang berhasil menembus 500.000 dosis per hari menandakan bahwa sistem vaksinasi di Jabar sudah sangat siap. Selain itu, sudah tidak lagi ada alasan Jabar tidak siap memvaksin 500.000 warganya dalam satu hari.

“Capaian 500.000 dosis per hari ini menandakan sistem di Jabar sudah sangat siap lahir batin, tidak ada lagi alasan bahwa kita tidak mampu,” tegas Kang Emil.

Meski begitu, tambah Kang Emil, kesiapan Jabar tersebut tak akan berarti manakala pasokan vaksin dari pemerintah pusat tidak sesuai dengan hasil perhitungan vaksin yang dibutuhkan, yakni 15 juta dosis per bulan.

Baca Juga  Pemerintah Waspadai dan Monitor Varian AY.4.2 Turunan dari Varian Delta dari Inggris

“Kuncinya hanya satu, mohon doanya, Jabar butuh vaksin 15 juta dosis per bulan agar Desember bisa selesai karena sistem di Jabar sudah didesain untuk di atas 500.000 dosis per hari,” kata Kang Emil.

Masih di acara yang sama, Ketua Divisi Khusus Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jabar, Dedi Supandi menjelaskan, agar target herd immunity di Jabar dapat tercapai Desember 2021, maka Jabar harus mampu memvaksin 461.000 warganya setiap hari.

“Hari ini, kita mendapatkan pendaftar hingga 512.675 di 905 titik vaksinasi di seluruh Jawa Barat,” kata Dedi.

Menurut Dedi, Kabupaten Bogor menjadi sasaran vaksinasi paling tinggi di Jabar karena populasi warganya yang hampir mencapai 5 juta orang, sedangkan sasaran vaksinasi terendah berada di Kota Banjar.

“Tapi kita mohon kepada sahabat kami di Wantannas, kita membutuhkan suplai vaksin sampai 126 hari ke depan. Kita membutuhkan suplai vaksin 15 juta dosis vaksin atau 62,1 juta vaksin untuk dua kali penyuntikan dosis, harus ada kesamaan target di kabupaten/kota,” katanya memungkas.

Untuk diketahui, sentra vaksinasi yang disiapkan Pemprov Jabar dalam kegiatan Gebyar Vaksinasi COVID-19 ini tersebar di puskemas (439 titik), sentra vaksin (8 titik), sentra Masjid Al Jabbar (1 titik), industri (12 titik), pesantren (34 titik), desa (174 titik), mal/pusat perbelanjaan (5 titik), pokja percepatan vaksinasi di 13 KCD Pendidikan (229 titik), komunitas (3 titik). (*)

*humas.jabarprov

Red/K.101
Tags: Gebyar Vaksinasi WantannasGubernur JabarKemenkesPenanganan Covid-19presiden Joko widodo
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Penyebaran Covid-19 di Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah, Bupati Garut: ‘Sudah Sepenuhnya Terkendali’

Post Selanjutnya

BNPB Melepas Mobil Masker untuk Mendukung Penguatan Prokes serta Bantuan 2 Unit Mesin PCR dan 1,5 Juta Masker di Wilayah Aceh

RelatedPosts

SIAGA 98 Minta Mabes Polri Segera Jelaskan Status Wakapolri Pasca Pemberlakuan UU Polri Baru

31 Juli 2026
Gedung Merah Putih KPK

OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, KPK Amankan 21 Orang dan Sita Uang Rp2 Miliar

29 Juli 2026

Resmi, Perry Warjiyo Tinggalkan Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Jalankan Tugas Sementara

27 Juli 2026
dok Istimewa

Dugaan TPPU Eks Jampidsus Dinilai Ujian Besar Penegakan Hukum, Aparat Diminta Usut Tuntas hingga Tindak Pidana Asal

27 Juli 2026

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

23 Juli 2026
Foto: Istimewa

Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

23 Juli 2026
Post Selanjutnya

BNPB Melepas Mobil Masker untuk Mendukung Penguatan Prokes serta Bantuan 2 Unit Mesin PCR dan 1,5 Juta Masker di Wilayah Aceh

Kemendikbud RI Menggelar 'Dialog Strategi Pemberdayaan Masyarakat Adat di Kabupaten Garut'

Discussion about this post

KabarTerbaru

BNN Ungkap Sindikat Narkotika Lintas Negara di Batam, Enam Tersangka Diamankan

1 Agustus 2026

Pemkot Tangsel Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, E-PPID hingga AI Helita Dioptimalkan

1 Agustus 2026

Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Buruh: Kedekatan yang Dibangun Lewat Dialog, Perlindungan dan Aksi Nyata

1 Agustus 2026

GAGAL MAKAR – Kini Bangun Opini Lewat Survei

31 Juli 2026

SIAGA 98 Minta Mabes Polri Segera Jelaskan Status Wakapolri Pasca Pemberlakuan UU Polri Baru

31 Juli 2026
Dok. Foto : Istimewa

Lisda Syamsumardian Pimpin FHUP, Azhar Permana Soroti Penguatan Alumni

31 Juli 2026

Partai Gerakan Rakyat dan Ruang Kosong Demokrasi

31 Juli 2026

IKA PMII Garut Perkuat Jaringan Alumni hingga Kecamatan, Siap Kawal Tata Kelola Keuangan Daerah

31 Juli 2026

Pemkot Tangsel Keruk Sungai Ciputat untuk Kurangi Risiko Banjir di Sejumlah Wilayah

31 Juli 2026

Resmi, Perry Warjiyo Tinggalkan Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Jalankan Tugas Sementara

27 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Driver Legend Indonesia Minta Kasus Matraman Diusut Tuntas, Tolak Munculnya Sentimen Rasial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Minta Kortas Tipikor Polri Dibatalkan, Ini Penjelasan Hasanuddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Tangani Sejumlah Kasus Besar, Roy Riady Kini Dapat Amanah Baru di Kejati Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual yang Libatkan Oknum Pendeta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Dilaporkan, Dwi Febrie Endaryanto Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Bridging Financing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com