• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Juli 25, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Istana

Jabar Rentan Resiko Covid-19, Presiden Jokowi Apresiasi Gebyar Vaksinasi Wantannas

Redaksi oleh Redaksi
29 Agustus 2021
di Kabar Istana, Kabar Terkini, Kesehatan
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi penyelenggaraan Gebyar Gerakan Vaksinasi COVID-19 yang digelar serentak di Provinsi Jawa Barat oleh Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Republik Indonesia.

“Saya menyambut baik kegiatan vaksinasi massal yang dilaksanakan Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia yang dilaksanakan secara serempak dan terpadu di 2.326 tempat vaksinasi tersebar di berbagai tempat di Provinsi Jawa Barat,” tutur Jokowi yang hadir secara virtual dalam Gebyar Gerakan Vaksinasi COVID-19 di Pelataran Masjid Al Jabbar, Kota Bandung, Sabtu (28/8/2021).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Menurut Jokowi, Upaya percepatan vaksinasi di Provinsi Jabar penting, pasalnya, sebagai penyangga Ibu Kota. Jabar merupakan provinsi yang rentan terhadap risiko COVID-19, selain mobilitas masyarakatnya yang tinggi beberapa daerah di Jabar juga merupakan zona merah COVID-19 dan pencapaian vaksinasi di Jabar masih rendah.

RelatedPosts

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

“Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang penting dalam upaya penanganan pandemi, merupakan daerah penyangga Ibu Kota, rentan risiko karena mobilitas masyarakat yang padat, beberapa daerah merupakan zona merah, dan pencapaian vaksinasi nya juga masih rendah,” tuturnya.

Oleh karenanya, lanjut Jokowi, semua pihak harus bergerak cepat melaksanakan vaksinasi. Pasalnya, program vaksinasi yang dilaksanakan saat ini berpacu dengan penyebaran COVID-19.

“Kita menghadapi tantangan yang luar biasa dalam dua bulan terakhir dengan munculnya varian baru yaitu varian Delta. Untuk menghadapi itu, vaksinasi harus dipercepat dengan terus disiplin protokol kesehatan,” tegasnya.

Upaya percepatan vaksinasi menurutnya membutuhkan kerja sama dan kontribusi yang baik dari semua, sehingga kekebalan kelompok atau herd immunity dapat segera tercapai dan masyarakat bisa segera kembali beraktivitas dengan aman.

Baca Juga  IPW Khawatir Persidangan Korupsi Pengadaan Heli AW-101 Kandas

“Kita harus bergotong rotong, bekerja sama, agar 181 juta rakyat Indonesia bisa segera divaksin, agar segera terbentuk kekebalan komunal untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan agar masyarakat bisa segera kembali beraktivitas dengan aman,” katanya.

Jokowi pun mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, terutama tetap menggunakan masker baik di rumah maupun di luar rumah.

“Terakhir, saya sampaikan terima kasih kepada Wantannas RI dan semua pihak yang membantu percepatan vaksinasi massal ini di seluruh penjuru Tanah Air,” kata Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Wantannas Laksdya TNI Harjo Susmoro menyampaikan, Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memasok 15 juta dosis vaksin Covid-19 per bulan ke Provinsi Jawa Barat.

“Dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Jabar membutuhkan lebih banyak pasokan vaksin, agar kekebalan kelompok atau herd immunity yang ditargetkan Desember 2021 dapat tercapai,” kata Laksdya Harjo.

Pihaknya merasa perlu mendorong agar (herd immunity) bisa lebih cepat ‘secara proporsional’. Sehingga herd immunity bisa terjadi seremtak, seimbang di seluruh Indonesia.

“Saat ini, capaian target vaksinasi COVID-19 di seluruh Indonesia sudah mencapai 28%. Namun, kata dia, capaian target vaksinasi di Jabar masih di bawah 28%. “Nah ini yang akan kita dorong, agar seirama dengan capaian target nasional,” tegasnya.

Laksdya Harjo juga mengatakan, Wantannas telah membuktikan dukungannya kepada Jabar, salah satunya mendorong Kemenkes memasok 650.000 dosis vaksin untuk kebutuhan Gebyar Vaksinasi COVID-19 ini.

“Kita sudah buktikan hari ini kita kebutuhan vaksin sekitar 650.000 (dosis) dan kita dorong ke kementerian dan sudah terhubung 650.000. Saya coba sampaikan ke Jabar, mari kita buktikan Jabar mampu memenuhi target per hari minimal 450.000 untuk memvaksin 37 juta warga sampai Desember nanti,” tuturnya.

Baca Juga  RUU TNI, SIAGA 98: Kekhawatiran Berlebihan Kembalinya Dwi Fungsi ABRI/TNI

Terbukti melalui inisiasi pihaknya mengakselerasi vaksinasi di Jabar, Jabar hari ini mampu meraih capaian vaksinasi hingga 500.000 dosis per hari.

“Hari ini kita buktikan bahwa Jabar mampu, sehingga dengan demikian insya Allah kita akan bantu untuk mendorong pemerintah dalam, hal ini Kemenkes untuk bisa mendistribusikan vaksin ke Jabar sesuai kemampuan (capaian vaksinasi) yang ada,” katanya.

Laksdya Harjo menambahkan, dorongan pihaknya kepada Kemenkes untuk memasok lebih banyak vaksin ke Jabar bukanlah hal yang luar biasa. Pasalnya, sebagai daerah penyangga Ibu Kota, percepatan vaksinasi di Jabar menjadi hal yang krusial.

“(Dorongan) Ini bukan sesuatu yang luar biasa, ini sesuatu yang wajar karena Jabar seharusnya demikian karena sebagai daerah penyangga ibu kota, inilah yang sangat penting,” tandasnya.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang hadir secara virtual menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Wantannas atas inisiasinya mengakselerasi vaksinasi di Jabar, termasuk kepada semua pihak yang telah bekerja sama demi susksesnya program vaksinasi di Jabar.

“Vaksinasi hari ini berlangsung di 2.000-an titik di Jabar secara serentak. Mari kita semangat karena kita bisa membuktikan 500 ribu dosis per hari. Dengan gotong royong, sabilulungan, kerja bersama, tidak ada yang tidak mungkin,” katanya.

Menurut Kang Emil itu, capaian vaksinasi yang berhasil menembus 500.000 dosis per hari menandakan bahwa sistem vaksinasi di Jabar sudah sangat siap. Selain itu, sudah tidak lagi ada alasan Jabar tidak siap memvaksin 500.000 warganya dalam satu hari.

“Capaian 500.000 dosis per hari ini menandakan sistem di Jabar sudah sangat siap lahir batin, tidak ada lagi alasan bahwa kita tidak mampu,” tegas Kang Emil.

Meski begitu, tambah Kang Emil, kesiapan Jabar tersebut tak akan berarti manakala pasokan vaksin dari pemerintah pusat tidak sesuai dengan hasil perhitungan vaksin yang dibutuhkan, yakni 15 juta dosis per bulan.

Baca Juga  Bupati Garut Tetapkan 0 KM Garut di Alun-Alun Garut

“Kuncinya hanya satu, mohon doanya, Jabar butuh vaksin 15 juta dosis per bulan agar Desember bisa selesai karena sistem di Jabar sudah didesain untuk di atas 500.000 dosis per hari,” kata Kang Emil.

Masih di acara yang sama, Ketua Divisi Khusus Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jabar, Dedi Supandi menjelaskan, agar target herd immunity di Jabar dapat tercapai Desember 2021, maka Jabar harus mampu memvaksin 461.000 warganya setiap hari.

“Hari ini, kita mendapatkan pendaftar hingga 512.675 di 905 titik vaksinasi di seluruh Jawa Barat,” kata Dedi.

Menurut Dedi, Kabupaten Bogor menjadi sasaran vaksinasi paling tinggi di Jabar karena populasi warganya yang hampir mencapai 5 juta orang, sedangkan sasaran vaksinasi terendah berada di Kota Banjar.

“Tapi kita mohon kepada sahabat kami di Wantannas, kita membutuhkan suplai vaksin sampai 126 hari ke depan. Kita membutuhkan suplai vaksin 15 juta dosis vaksin atau 62,1 juta vaksin untuk dua kali penyuntikan dosis, harus ada kesamaan target di kabupaten/kota,” katanya memungkas.

Untuk diketahui, sentra vaksinasi yang disiapkan Pemprov Jabar dalam kegiatan Gebyar Vaksinasi COVID-19 ini tersebar di puskemas (439 titik), sentra vaksin (8 titik), sentra Masjid Al Jabbar (1 titik), industri (12 titik), pesantren (34 titik), desa (174 titik), mal/pusat perbelanjaan (5 titik), pokja percepatan vaksinasi di 13 KCD Pendidikan (229 titik), komunitas (3 titik). (*)

*humas.jabarprov

Red/K.101
Tags: Gebyar Vaksinasi WantannasGubernur JabarKemenkesPenanganan Covid-19presiden Joko widodo
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Penyebaran Covid-19 di Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah, Bupati Garut: ‘Sudah Sepenuhnya Terkendali’

Post Selanjutnya

BNPB Melepas Mobil Masker untuk Mendukung Penguatan Prokes serta Bantuan 2 Unit Mesin PCR dan 1,5 Juta Masker di Wilayah Aceh

RelatedPosts

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

23 Juli 2026
Foto: Istimewa

Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

23 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Bupati Garut Dorong Klinik Utama Rotinsulu Tingkatkan Sosialisasi Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

21 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

19 Juli 2026
Post Selanjutnya

BNPB Melepas Mobil Masker untuk Mendukung Penguatan Prokes serta Bantuan 2 Unit Mesin PCR dan 1,5 Juta Masker di Wilayah Aceh

Kemendikbud RI Menggelar 'Dialog Strategi Pemberdayaan Masyarakat Adat di Kabupaten Garut'

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pulau Besar Menanam, KAGAMA Babel, BPDAS Baturusa Cerucuk, dan Mahasiswa KKN-PPM UGM Tanam Budaya Cinta Lingkungan

25 Juli 2026

Polres Tangsel Ungkap Pembunuhan Prada ABS, 7 Tersangka Kini Diamankan

25 Juli 2026

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung di Rutan KPK, Klaim Jadi Korban Kriminalisasi

25 Juli 2026
Dok.Foto: istimewa

30 Tahun Kudatuli: Tragedi 27 Juli 1996 Dinilai Jadi Titik Balik Lahirnya Gelombang Reformasi

24 Juli 2026

Wakil BP Taskin Iwan Sumule Apresiasi Program Mobil Homecare Bupati Jember, Bakal Jadi Pilot Project Nasional

24 Juli 2026

Petani Desa Samarang Keluhkan Gangguan Layang-Layang, Pemerintah Desa Gerak Cepat Pasang Spanduk Larangan

24 Juli 2026

SIAGA 98 Minta Kejagung Cermat Tangani Dugaan TPPU yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah

24 Juli 2026
Oplus_131072

Dasco Terima Audiensi APKASI, Bahas Penguatan Otonomi Daerah hingga Tantangan Fiskal Kabupaten

24 Juli 2026

Di Harlah PKB, Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil Tiga Kancil Politik Kalau Berkumpul “Bahaya”

24 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com