Berita  

Diberhentikan Tidak Dengan Hormat, Ferdy Sambo Nyatakan Banding dan Bacakan Permohonan Maaf Pada Institusi Polri

JAKARTA, Kabariku – Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Ferdy Sambo yang digelar tertutup untuk umum, diawali dengan memeriksa 15 saksi dilanjutkan pemeriksaan Ferdy Sambo, yang turut diberi kesempatan memberi pembelaan.

Selepas putusan dibacakan, Ferdy Sambo menyatakan banding terkait putusan Sidang KKEP yang menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena dinyatakan terbukti melakukan tindakan tercela.

Eks Kadiv Propam Polri yang menjadi tersangka pembunuhan berencana Brigadir J menggunakan haknya untuk banding.

“Mohon izin, kami sampaikan proses persidangan putusan kami mengakui semua perbuatan kami terhadap institusi Polri. Sesuai dengan Pasal 69 izinkan kami mengajukan banding. Apapun keputusan bandingnya nanti kami siap melaksanakan,” kata Ferdy Sambo. Jumat (26/8/2022) dini hari.

Usai menyatakan banding, Ferdy Sambo ijin membacakan surat permintaan maaf kepada institusi dan rekan sejawat yang dilibatkan dalam kasus tersebut.

Berikut isi surat Ferdy Sambo yang beredar di media sosial sebagai wujud permohonan maafnya ditujukan kepada seluruh elemen institusi Polri.

Ferdy Sambo Nyatakan Banding dan Bacakan Permohonan Maaf Pada Institusi Polri
Ferdy Sambo Nyatakan Banding dan Bacakan Permohonan Maaf Pada Institusi Polri

Berita terkait lainnya KLIK disini

Teks Permohonan Maaf Ferdy Sambo Pada Institusi Polri

Jakarta, 22 Agustus 2022
Perihal: Permohonan maaf kepada Senior dan Rekan Perwira Tinggi, Perwira Menengah, Perwira Pertama dan rekan Bintara Polri.

Rekan dan Senior yang saya hormati,

Dengan niat yang murni, saya ingin menyampaikan rasa penyesalan dan permohonan maaf yang mendalam atas dampak yang muncul secara langsung pada jabatan senior dan rekan-rekan jalankan dalam institusi Polri atas perbuatan yang saya lakukan.

Saya meminta maaf kepada senior dan rekan semua, yang serasa langsung merasakan akibatnya. Saya mohon permohonan maaf saya dapat diterima dan saya menyatakan siap untuk menjalankan setiap konsekuensi sesuai hukum yang berlaku.

 Saya juga siap menerima tanggung jawab dan menanggung seluruh akibat hukum yang dilimpahkan kepada senior dan rekan-rekan yang terdampak.

Semoga kiranya, rasa penyesalan dan permohonan maaf ini dapat diterima dengan terbuka dan saya siap menjalani proses hukum ini dengan baik. Sehingga segera mendapatkan keputusan yang membawa rasa keadilan bagi semua pihak.

Terima kasih, semoga Tuhan senantiasa melindungi kita semua.

Hormat saya

Ferdy Sambo, S.H., S.I.K., M.H.
Inspektur Jenderal Polri

Demikian surat permohonan maaf yang ditujukan kepada Senior dan Rekan Perwira Tinggi, Perwira Menengah, Perwira Pertama dan rekan Bintara Polri.***

Red/K.000

BACA juga Berita menarik Klik Disini

Leave a Reply