Aktif Memberi Kabar

Tak Lagi Menjadi Komut Pelindo I, Refly Harun Mohon Izin Berada di Garis Luar

0 165

KABARIKU – Sering tampil di layar kaca sebagai narasumber, membuat pakar tata negara Refly Harun tak asing lagi bagi kita. Dosen Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada ini bernama lengkap Dr. Refly Harun, S.H., M.H., LL.M, kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 26 Januari 1970.

Di balik pernyataan-pernyataannya yang sering mengkritik pemerintah, Refly Harun adalah petinggi BUMN. Ia merupakan Komisaris Utama (Komut) Pelindo I (Persero) sejak 7 September 2018. Namun pada Senin (20/4/2020) kemarin, posisinya sebagai Komut Pelindo I diganti oleh Laksamana Madya TNI Ir Achmad Djamaluddin.

Bukan hanya di Pelindo I saja Refly Harun sempat menduduki jabatan komisaris. Sebelumnya, ia pun ia pun sempat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk dari Maret 2015-September 2018.

Selain mengajar, Refly juga sempat ditunjuk sebagai Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Bidang Hukum. Kemudian saat MK dikomandani Mahfud MD, Refly sempat ditunjuk sebagai Ketua Tim Anti Mafia Mahkamah Konstitusi.

Bagaimana tanggapan Refly Haruan atas penggantiannya dari posisi Komut Pelindo I:

Refly mengatakan, ia akan berada di garis luar sebagai peniup peluit bagi pemerintah: mendukung dan mengkritik.

“Trm ksh Erick Thohir yg sdh memberhentikan, dan trm ksh Presiden Jokowi yg sdh mengkangkat dan memberhentikan” ujarnya dalam akun twiiternya.

“Izin berada di garis luar utk terus jadi peniup pluit. Pemerintah bener kita dukung, nggk bener kita kritik. Salam,” ujarnya lagi.

Sementara itu, perombakan jajaran komisaris Pelindo I oleh Menteri BUMN Erick Tohir, tak hanya mencopot Refly Harun, tapi juga mencopot tiga komisaris Pelindo I. Mereka adalah Heryadi dari jabatan Komisaris Independen, Bambang Setyo Wahyudi (Komisaris), Lukita Dinarsyah Tuwo (Komisaris), dan Winata Supriatna (Komisaris).

Menteri BUMN kemudian menarik Achmad Djamaludin sebagai komisaris utama, Irma Suryani Chaniago sebagai komisaris independen, dan Arman Depari sebagai komisaris.

Achmad Jamaludin adalah mantan Deputi IV Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI dan Pembantu Deputi Urusan Lingkungan Strategis Regional Kedeputian Pengkajian dan Penginderaan pada 2012-2015.

Sementara itu, Irma Suryani Chaniago Irma Suryani Chaniago merupakan politisi Partai NasDem. Kemudin Irjen IPol) Arman Depari adalah Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN). (Ref)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.