• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 24, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Direktur Eksekutif Indonesia Political Actions, Andrianto Menyebut ‘Alarm Partai Survey Kompas’

Redaksi oleh Redaksi
21 Oktober 2021
di Kabar Terkini, Opini, Politik
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Para tokoh nasional sudah menyusun strategi dan membangun kekuatan menghadapi pertarungan pilpres 2024.

Andrianto SIP/Direktur Eksekutif IPA (Indonesia Political Actions) menyebut ‘Alarm Partai Survey Kompas’.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Dari potret Capres 10 besar ternyata hanya 2 Ketum Parpol selebihnya tidak ada. Seperti Partai besar PDI-P, GOLKAR, PKB , NASDEM, PKS, PPP, PAN.

RelatedPosts

PDI Perjuangan Dorong Pembentukan KPAD di Tangsel, 285 Anak Jadi Korban Kekerasan Sepanjang 2025

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

“Kalo PDIP wajar Ketumnya pernah jadi Presiden. Tapi sang Putri Mahkota Puan Maharani tidak ada, yang muncul malah Ganjar dan Risma, dua figur diluar mainstream PDI-P,” kata Andrianto dalam tulisannya. Kamis (21/10/2021).

Andrianto menilai, Publik sudah faham keduanya sedang di orbit Jokowi yang di gadang gadang bakal di restuinya.

Hal tersebut menanggapi survey di salah satu media nasioanal berjudul; ‘Adu Strategi Menuju 2024 Bakal Kian Kencang’.

Nama-nama calon presiden pilihan masyarakat dengan elektabilitas teratas belum banyak berubah. Parpol dan individu diyakini akan makin beradu strategi untuk menaikkan elektabilitas.

Disebutkan, partai politik yang akan mengusung kadernya sebagai calon presiden dan individu yang ingin mencalonkan diri di Pemilihan Presiden 2024 akan bergerak lebih ‘kencang’ pada 2022 sebagai bagian dari strategi menuju 2024.

Dikatakan Andrianto, Ketum P Gokkar Airlangga yg sudah tebar ribuan Baliho tidak muncul di ‘Survey Kompas’.

“Sangat mungkin karna posisinya yang Menteri tidak lazim pasang baliho apalagii bila kinerjanya payah malah jadi Bumerang, Rakyat makin sebel,” ujarnya.

Di sisi lain, karena sebagian nama yang dianggap berpotensi mencalonkan diri menduduki jabatan di pemerintahan, perlu kesadaran menjaga efektivitas pemerintahan. Para pemilih diyakini akan melihat rekam jejak dan kinerja mereka sebelum menentukan pilihan.

Baca Juga  Prabowo Ajak Tokoh Agama, Buruh, dan Pemuda Bahas Persatuan Bangsa di Istana

“Yang di maui itu perbaikan ekonomi bukan Wajahnya yang elitis tidak ngerakyat,” tandasnya.

Dijelaskan Andrianto, Apalagi Airlangga lekang dengan Panama  Papers & terakir Pandora Papers. “Akibatnya kelas menengah jadi skeptis, Gimana mau jadi pemimpin bila integritasnya seperti itu,” katanya.

Kalau di Jepang, jelas Andrianto, yang miliki standar tinggi tentu sdah malu dan berhenti sebagai Menteri.
“Belakanganpun kerja kerjanya disabot LBP & SMI. Makin tidak jelas apa kerjanya sebagai Menko ekonomi,” cetusnya.

Direktur Eksekutif IPA ini berharap, Partai Golkar mesti Evaluasi total figur Airlangga bila tidak mau berpuasa lebih lama lagi?

“Sejak era Reformasi tidak ada lagi figur Capres Golkar yang laku di mata publik,” tegasnya.

Bahkan JK, menurut Andrianto, yang 2x jadi Wapres justru tidak didukung oleh Golkar saat kontestasi Pilpres.

“Kalau PKB jika masih Cak Imin tetap posisinya sebagai supporting saja Pilpres, sosoknya tidak menjual dengan rekam jejak khianat sama Gus Dur,” tandasnya.

Kemudian, kasus Korupsinya di KPK ‘kardus durian gate’. Nasdem nampaknya memang didesign sebagai kendaran para Capres.
“Kalau argo cocok silahkan asal Sang Pemilik yang juga Ketumnya juga cocok,” ujar Andrianto.

Andrianto juga menyampaikan, PKS juga kering dengan figur potensial agak mirip dengan Nasdem.
“Jadi parpol sebagai Aksentuasi keinginan publik memang jauh panggang dari Api”.

Menurut penilaian Andrianto, akan muncul figur sosok tokoh di luar Parpol yang bakal dapat simpati publik.
“Ada titik jenuh dengan Rezim Jokowi yang gagal dalam semua bidang”.

“Jadi sosok yang diluar epicentrum Jokowi yang berpeluang besar menang di pilpres 2024,” tandasnya memungkas. ***

Red/K.000
Tags: Adu Strategi Menuju 2024Indonesia Political Actionspartai politikPemilihan Presiden 2024
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Bupati Nina Terus Genjot Vaksinasi, Indramayu Sudah Capai Melebihi Rata-Rata Nasional

Post Selanjutnya

𝐏𝐄𝐑𝐒𝐎𝐀𝐋𝐀𝐍 𝐉𝐀𝐋𝐀𝐍 𝐊𝐄𝐌𝐀𝐋 𝐀𝐓𝐓𝐀𝐓𝐔𝐑𝐊⁣

RelatedPosts

PDI Perjuangan Dorong Pembentukan KPAD di Tangsel, 285 Anak Jadi Korban Kekerasan Sepanjang 2025

24 Juli 2026

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

23 Juli 2026
Foto: Istimewa

Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

23 Juli 2026

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

21 Juli 2026

2.819 PPPK Kota Tangerang Menanti Kepastian TPP, Anggota DPRD Tangerang Tasril Jamal Desak Kemendagri Tak Berlama-lama

21 Juli 2026

Retakan Bernegara Mulai Terlihat

21 Juli 2026
Post Selanjutnya

𝐏𝐄𝐑𝐒𝐎𝐀𝐋𝐀𝐍 𝐉𝐀𝐋𝐀𝐍 𝐊𝐄𝐌𝐀𝐋 𝐀𝐓𝐓𝐀𝐓𝐔𝐑𝐊⁣

Bareskrim Polri Tangkap 19 Penyelundup 62,9 KG Sabu Jalur Myanmar-Pelabuhan Bakauheni

Discussion about this post

KabarTerbaru

Sekda Tangsel Tegas: Pelayanan Prima Bukan Sekadar Slogan, ASN Harus Berubah!

24 Juli 2026

PDI Perjuangan Dorong Pembentukan KPAD di Tangsel, 285 Anak Jadi Korban Kekerasan Sepanjang 2025

24 Juli 2026

DPRD Kabupaten Tangerang Kecewa Normalisasi Sungai Cimanceri Tak Kunjung Berjalan

24 Juli 2026

Rayakan Hari Anak Nasional, KPK Gandeng Erasmus Huis Tanamkan Nilai Integritas kepada Pelajar Lewat Film

24 Juli 2026

12 Putra-Putri Kabupaten Tangerang Raih Beasiswa Penuh, Maesyal Rasyid: Buka Jalan Pendidikan Berkualitas

24 Juli 2026

Hari Pertama Menjabat, Sudaryono Pastikan BGN Berbenah dan Jaga Program MBG Berjalan Optimal

24 Juli 2026

Presiden Prabowo Instruksikan Sinergi Nasional Dukung Percepatan Implementasi Koperasi Merah Putih

24 Juli 2026

Festival Cisadane Tak Boleh Sekadar Seremonial, Komisi III DPRD Tangerang Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

23 Juli 2026

Bupati Garut Apresiasi Kiprah KNPI, Dorong Pemuda Perkuat Kontribusi untuk Masyarakat

23 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com