Cabor Renang Sumbang Emas Terakhir, Kontingen Jawa Barat ‘SEGEL’ Juara Umum PON XX Papua 2021

  • Bagikan

Kabariku- Kontingen Jawa Barat segel Juara Umum, sampai pukul 24.00 WIT, Kamis (14/10/2021) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.

Renang menjadi cabang olahraga terakhir penyumbang medali emas bagi kontingen Jabar di PON Papua XX/2021. Pada pertandingan terakhir di Kolam Renang Aquatik, Kampung Harapan, Stadion Lukas Enembe, para atlet renang berhasil menambah satu emas, dua perang, dan satu perunggu.

Aflah Fadlan Prawira berhasil menjadi yang tercepat dan berhak atas medali emas di nomor  1.500 meter gaya bebas putra. Sementara  Muhammad Fachri meraih perak di nomor 50 meter gaya dada putra.

Sementara kuartet Aflah Fadlan Prawira – Gerdi Zulfitranto – Triadi Fauzi Sidiq – Erick Ahmad Fathoni berhasil meraih perak di nomor 400 meter gaya ganti putra. Terakhir, Raina Saumi Grahana meraih perunggu di nomor 200 meter gaya kupu–kupu putri.

Prestasi lainnya dari Tim Taekwondo Jabar membuktikan keperkasaannya  setelah diakhir pertandingan pada Selasa (5/10/2021) lalu, dengan merebut 3 medali emas di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang berlangsung di GOR Politehnik Penerbangan Kayu Batu, Kota Jayapura.

Dengan demikian tim taekwondo Jabar yang dinahkodai Benny r. Gautama ini total mengumpulkab 9 emas, 3 perak dan 3 perunggu.

Dua medali emas terakhir diperoleh dari Dinggo Ardian Prayogo kelas 80 kg dan Dheva Rahmani Sonjaya kela U-54 kg. Selain itu Jabar juga memperoleh satu perak dihari terakhir pertandingan atas nama  Nicholas Armanto.

Posisi kedua ditempati tim taekwondo Jawa Tengan dengan total raihan medali 4 medali emas, 6 perak dan 5 medali perunggu. Sedangkan DKI Jakarta berada di posisi ketiga dengan raihan 3 medali emas, 1 perak dan 6 medali perunggu.Sekda Provinsi Jawa Barat sekaligus Chief de Mission Kontingen PON Jabar Dr. Ir. Setiawan Wangsaatmaja, Dipl., S.E., M.Eng., menyaksikan langsung pertandingan renang tersebut, didampingi para pejabat Pemda Provinsi Jabar. Sekda membaur dengan atlet cabor lain dalam memberikan semangat.

Menurut Setiawan, cabor renang ini merupakan salah satu penyumbang terbanyak medali emas pada PON XX tahun ini. Bahkan perolehan medali tersebut hingga mencapai target yang diinginkan.

“Jadi sangat luar biasa dan untuk aquatic ini pun kita telah mencapai target. Kalau tadi ada 10 emas yang telah diraih totalnya sampai dengan akhir tadi,” ungkap Setiawan.

“Jadi harapan-harapan apa yang telah dicanangkan di awal sebetulnya tercapai hingga akhir cabor terakhir yang dipertandingkan di sore ini,” imbuhnya.

Setiawan optimistis prestasi gemilang di cabor renang ini dapat dipertahankan di PON selanjutnya yang akan digelar di Pulau Sumatera pada 2024. Pasalnya atket renang Jabar saat ini rata- rata berusia muda.

“Saya melihat dari strata usia atlet-atlet Jawa Barat sebetulnya kita masih punya harapan. Jadi masih ada beberapa yang memang bisa di PON yang akan datang,” tuturnya.

“Bahkan di dua PON yang akan datang pun, kalau melihat dari sisi usia masih cukup,” tambah Setiawan.

Setiawan juga mengapreasiasi para atlet PON XX Jabar yang telah berjuang dan berusaha dengan cuaca yang temperaturnya berbeda dengan Jawa.

“Artinya bahwa atlet-atlet Jawa Barat Alhamdulillah bisa cepat beradaptasi. Walaupun ada beberapa cabor misalnya voli pantai karena memang terlalu kaget dengan kondisi yang temperaturnya yang cukup panas,” ungkapnya.

“Tetapi pada umumnya alhamdulillah cepat sekali menyesuaikan,” pungkas Setiawan.

Dari 681 nomor pertandingan telah diselesaikan selama penyelenggaraan PON XX 2021 Papua, Provinsi Jabar berhasil mempertahankan gelar juara umum seperti yang mereka capai pada PON XIX Jawa Barat 2016.

Kontingen Jabar berhasil mengumpulkan 133 emas, 105 perak dan 115 perunggu. Hal ini membuktikan Jabar telah membuktikan diri sebagai wilayah dengan pembinaan olahraga yang terbaik dari 34 provinsi di Indonesia.

Selain menjadi juara umum, Jabar juga menjadi kontingen dengan raihan medali terbanyak, 353 medali.

Dari 37 cabang olahraga; Jabar merajai 15 cabor dan disiplin cabor yakni Dayung Canoeing, Dayung Rowing, Dayung Traditional Boat, Taekwondo, Karate. Hockey Indoor, Bola Voli Indoor, Angkat Besi, Angkat Berat, Bulutangkis, Menembak, Catur, Aerosport-Gantole, Pencak Silat, dan Atletik.

Sumbangan medali emas terbanyak berasal dari cabor Atletik dan Menembak 11 emas serta Angkat Berat dengan 8 emas. Dari cabor inilah atlet Jabar paling banyak memecahkan rekor nasional dan PON.

Selanjutnya, posisi kedua, berhasil diraih DKI Jakarta yang baru bisa mengamankan posisi tersebut pada hari terakhir pelaksanaan PON Papua, atau setelah tim bola tangan putri mereka berhasil menyumbangkan emas.

Kendati capaian 110 emas milik Jakarta sama dengan yang diraih Jawa Timur (Jatim), namun kontingen Jakarta unggul dari sisi perolehan perak, yaitu sebanyak 91 keping, sedangkan Jatim 89 perak.

Adapun, kontingen tuan rumah Papua, akhirnya bisa mengukir sejarah dengan capaian medali dan peringkat tertinggi selama keikutsertaannya dalam PON. Kali ini, Papua berhasil finis di posisi keempat dengan 93 emas, 66 perak dan 102 perunggu.

Pencapaian terbaik Papua terjadi pada PON XI 1985 di Jakarta. Ketika itu, Papua finis di peringkat kelima dengan mengoleksi 23 medali emas, 24 perak dan 26 perunggu dengan total 73 medali.

Kemudian Kontingen Bali akhirnya berhasil menggeser Jawa Tengah (Jateng) dari posisi lima dengan raihan 28 emas, 25 perak dan 23 perunggu.
Sementara Jateng harus puas berada di peringkat enam karena hanya mampu mengumpulkan 27 emas, 47 perak dan 64 perunggu.

Dari 34 provinsi yang ikut serta dalam PON XX Papua, sebanyak 32 provinsi berhasil menggondol medali emas, hanya Maluku Utara dan Sulawesi Barat yang tidak berhasil meraih emas dan perak. Seluruh provinsi kebagian medali dari PON Papua ini.

Dari total medali emas yang diperebutkan ada beberapa cabor memberikan emas bersama seperti Sepatu Roda Pada Nomor ITT 300M Putra, Muaythai Kelas 48kg Putri, Selam Pada Nomor 50M Bifins Putri, Terbang Layang Pada Duration Flight Kelas Schweizer SGU 2-22 campuran, Selam Pada Nomor 50M Apnea Putri, dan Loncat Indah Pada Syncro Menara Putri.

Pertandingan PON XX 2021 Papua baik cabang olahraga utama dan eksebisi sudah dimulai sejak 22 September 2021 dan telah berakhir pada 14 Oktober 2021. Total 7.039 atlet telah saling berlomba untuk mengukir prestasi terbaik di empat klaster penyelenggaraan PON XX, yaitu di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke dan Mimika. Pada PON kali ini, ada 37 cabor dengan 56 disiplin yang diperlombakan.

Menurut rencana, Wakil Presiden, K.H. Ma’ruf Amin akan menutup PON XX Papua di Stadion Lukas Enembe, pada Jumat (15/10/2021) malam.

Selanjutnya perhelatan PON XXI 2024 akan dilangsungkan di Aceh dan Sumatera Utara.

Klasemen akhir Medali PON XX Papua 2021, pukul 00.00 WIB:

 

Ranking
Kontingen
Emas
Perak
Perunggu
Total
1
JAWA BARAT
133
105
115
353
2
DKI JAKARTA
110
91
100
301
3
JAWA TIMUR
110
89
88
287
4
PAPUA
93
66
102
261
5
BALI
28
25
53
106
6
JAWA TENGAH
27
47
64
138
7
KALIMANTAN TIMUR
25
33
42
100
8
RIAU
21
25
21
67
9
NTB
15
11
12
38
10
LAMPUNG
14
10
12
36
11
SULAWESI SELATAN
11
13
13
37
12
ACEH
11
7
11
29
13
SUMATRA UTARA
10
22
23
55
14
BANTEN
10
15
26
51
15
DI YOGYAKARTA
8
12
18
38
16
SUMATRA BARAT
8
12
18
38
17
SUMATRA SELATAN
8
4
17
29
18
JAMBI
6
10
13
29
19
NTT
5
10
9
24
20
SULAWESI TENGGARA
5
5
5
15
21
MALUKU
5
4
6
15
22
KALIMANTAN SELATAN
4
9
12
25
23
SULAWESI UTARA
4
6
11
21
24
PAPUA BARAT
3
14
15
32
25
KALIMANTAN BARAT
3
5
6
14
26
KALIMANTAN TENGAH
2
6
5
13
27
KEPULAUAN RIAU
2
5
4
11
28
GORONTALO
2
1
2
5
29
SULAWESI TENGAH
1
5
6
12
30
BENGKULU
1
4
7
12
31
BANGKA BELITUNG
1
2
8
11
32
KALIMANTAN UTARA
1
2
1
4
33
MALUKU UTARA
0
0
3
3
34
SULAWESI BARAT
0
0
2
2
Total
687
675
850
2212

Sumber: InfoPublik.id

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *