• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Agustus 31, 2025
Kabariku
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Kabar Istana
  • Kabar Pemilu
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
    • Artikel
    • Edukasi
    • Profile
    • Sastra
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Beranda
  • Nasional
  • Kabar Istana
  • Kabar Pemilu
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
    • Artikel
    • Edukasi
    • Profile
    • Sastra
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kabar Istana
  • Kabar Pemilu
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
Home Kabar Terkini

Penulisan Sejarah Nasional, IRC Reform: Strategi Kebudayaan dari Bangsa Besar Menuju Indonesia Raya

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
8 Juli 2025
di Kabar Terkini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Inisiatif penulisan ulang Sejarah Nasional Indonesia yang digagas Kementerian Kebudayaan menuai apresiasi luas, termasuk dari kelompok aktivis reformasi, IRC Reform (Indonesia Raya Club for Reform) dan Simpul Aktivis 1998 (SIAGA 98).

Dalam pernyataannya, IRC Reform menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam upayanya menulis sejarah nasional.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hasanuddin, Ketua IRC Reform menyebut, upaya ini sebagai bagian penting dari strategi kebudayaan bangsa menuju Indonesia Raya yang berdaulat, berbudaya, dan dihormati dunia.

RelatedPosts

Kapolri Respon Desakan Mundur, SIAGA 98: Pergantian Saat Ini Bisa Timbulkan Krisis Baru

Kediaman Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa, Saksi Ungkap Kronologi

Gelombang Massa Geruduk Rumah Uya Kuya, Eko Patrio, dan Ahmad Sahroni

Hasanuddin menegaskan, bahwa sejarah bukan sekadar catatan kronologis peristiwa, tetapi harus menjadi cermin nilai-nilai luhur bangsa yang menjunjung tinggi kesatuan, harmoni, dan semangat kebangsaan.

“Penulisan sejarah harus mencerminkan karakter bangsa Indonesia yang beradab, berbudaya, dan memiliki jiwa patriotik,” ujarnya.

Selama beberapa dekade, narasi sejarah nasional Indonesia dinilai masih terlalu didominasi oleh sudut pandang politik kekuasaan, dengan banyak catatan penting yang luput atau ditulis dengan bias kepentingan.

Karena itu, revisi dan penulisan ulang sejarah menjadi kebutuhan mendesak agar sejarah Indonesia dapat ditampilkan secara utuh, objektif, dan berkeadilan.

Inisiatif ini muncul di tengah semangat kebangkitan nasional yang digaungkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Langkah Menteri Kebudayaan menggandeng Komisi X dan Komisi III DPR RI, para sejarawan, akademisi, hingga pelaku sejarah dinilai sebagai bentuk kolaborasi strategis dalam membentuk narasi kebangsaan yang inklusif dan progresif.

Baca Juga  Hasanuddin: SIAGA 98 Optimis Permohonan Judicial Review Mahkamah Konstitusi Nurul Ghufron akan Dikabulkan

“Sejarah nasional ini harus menjadi dokumen kebudayaan, bukan sekadar catatan kekuasaan. Catatan sejarah kekuasaan biarlah ditulis sebagai catatan kaki oleh masing-masing penguasa. Tapi sejarah bangsa harus menyatukan, bukan memecah,” kata Hasanuddin.

Catatan Sejarah untuk Dunia Internasional

Menurut Hasanuddin yang dikenal sebagai Koordinator SIAGA 98, sejarah nasional bukan hanya penting bagi generasi penerus, melainkan juga sebagai referensi global yang mencerminkan identitas dan martabat bangsa Indonesia di mata dunia.

“Kita tidak boleh lupa sejarah, seperti pesan Bung Karno. Tapi yang terpenting, kita harus menulis sejarah yang tidak diliputi dendam, melainkan sejarah yang membangun rekonsiliasi dan masa depan bersama,” tegas Hasanuddin.

Menuju Indonesia Raya

Penulisan sejarah yang berpihak pada nilai kebangsaan, etika Timur, dan kekayaan budaya lokal akan menjadi pondasi penting dalam membangun peradaban masa depan.

SIAGA 98 melihat proses ini sebagai strategi kebudayaan jangka panjang untuk memperkuat identitas nasional sekaligus menjadi sumber inspirasi dalam menghadapi tantangan global.

“Penulisan sejarah nasional saat ini adalah bagian dari strategi besar menuju Indonesia Raya yang berdaulat secara budaya dan dihormati di kancah internasional,” tutup Hasanuddin.*

Rilis tayang di Sorot Merah Putih

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Hasanuddin Ketua IRC ReformIndonesia Raya Club for ReformMenuju Indonesia RayaPenulisan Sejarah NasionalSimpul Aktifvis Angkatan 98Strategi Kebudayaan
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Lawan Tarif 32% Trump dengan Martabat, Stop Negosiasi yang Merendahkan

Post Selanjutnya

Presiden Prabowo Disambut Dunia, Seskab Teddy: Indonesia Resmi jadi Anggota Penuh ke-10 BRICS

RelatedPosts

Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo konferensi pers bersama di Resto Kopi koneng Desa Bojong koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025)

Kapolri Respon Desakan Mundur, SIAGA 98: Pergantian Saat Ini Bisa Timbulkan Krisis Baru

31 Agustus 2025
Viral di media sosial rumah Mentri Keuangan Sir Mulyani dijarah/ist

Kediaman Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa, Saksi Ungkap Kronologi

31 Agustus 2025
Rumah Uya Kuya dijarah masa/tangkapan layar Instagram

Gelombang Massa Geruduk Rumah Uya Kuya, Eko Patrio, dan Ahmad Sahroni

31 Agustus 2025
Rumah mewah Eko Patrio/Antara

Setelah Sahroni, Rumah Eko Patrio Dijarah Massa Pascademonstrasi di Jakarta

31 Agustus 2025
Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo konferensi pers bersama di Resto Kopi koneng Desa Bojong koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025)

Presiden Prabowo Perintahkan TNI-Polri Jaga Stabilitas Keamanan dan Atasi Aksi Anarkis

31 Agustus 2025

KDM Akan Bantu Korban Terdampak Kerusuhan Unjuk Rasa di Kota Bandung

30 Agustus 2025
Post Selanjutnya
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangannya di Rio de Janeiro, pada Senin, 7 Juli 2025

Presiden Prabowo Disambut Dunia, Seskab Teddy: Indonesia Resmi jadi Anggota Penuh ke-10 BRICS

Sumber foto: id.linkedin.com

Diplomat Muda Arya Daru Dimakamkan di Bantul, Polisi Selidiki Sidik Jari di Lakban dan Periksa 4 Saksi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho memberikan keterangan terkait arahan Presiden kepada Kapolri dan Panglima TNI

Tegaskan Sinergi dengan TNI, Polri Pastikan Penanganan Aksi Anarkis Sesuai SOP

31 Agustus 2025

Lewat Akun Barunya di X, Ahmad Sahroni Buka Suara dan Minta Maaf

31 Agustus 2025
Solidaristas aktivis 98 menyikapi situasi kondisi bangsa

Pernyataan Sikap Aktivis 98: Kecam Represif Aparat, Tuntut Keadilan atas Kematian Ojol Pejuang Demokrasi

31 Agustus 2025
Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah ormas Islam Indonesia di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 30 Agustus 2025

Presiden Prabowo Temui Pimpinan Ormas Islam di Hambalang, Bahas Persatuan dan Stabilitas Bangsa

31 Agustus 2025

DPP Partai Nasdem Menon-aktifkan Ahmad Syahroni dan Nafa Urbach dari keanggotaannya sebagai Anggota DPR RI

31 Agustus 2025
Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo konferensi pers bersama di Resto Kopi koneng Desa Bojong koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025)

Kapolri Respon Desakan Mundur, SIAGA 98: Pergantian Saat Ini Bisa Timbulkan Krisis Baru

31 Agustus 2025

MUI : Semua Anggota DPR Jangan Timbulkan atau Ucapkan Sesuatu yang Dapat Menyinggung Mayarakat

31 Agustus 2025
Viral di media sosial rumah Mentri Keuangan Sir Mulyani dijarah/ist

Kediaman Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa, Saksi Ungkap Kronologi

31 Agustus 2025
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi/setneg

Presiden Prabowo Tunda Kunjungan ke Tiongkok, Fokus Awasi Situasi Dalam Negeri

31 Agustus 2025

Kabar Terpopuler

  • Bukan demo bubarkan DPR, ini merupakan demo mahasiswa di DPR RI beberapa tahun lalu/ humbanghasundutankab.go.id

    Isu Panas Demo Besar Bubarkan DPR 25 Agustus 2025, Ini Hasil Penelusuran Fakta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nilai Ijazah SMP Crazy Rich Ahmad Sahroni Berseliweran di Jagat Maya, Usai Rumahnya Habis Dijarah Massa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo Ricuh di Bandung, Rumah Aset MPR Dihantam Molotov hingga Terbakar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Atalia Praratya Pamer Kemesraan dengan Ridwan Kamil, Kata-katanya Menyentuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kediaman Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa, Saksi Ungkap Kronologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pekerja Pariwisata akan Makzulkan KDM Karena Study Tour, Warganet: Kelihatan Banget Berharap Duit Sekolahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Tajam Mahfud MD: Jokowi Rusak Demokrasi, Hancurkan Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2024 Kabariku - partner by Sorot Merah Putih.

Tidak ada hasil
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kabar Istana
  • Kabar Pemilu
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Opini
    • Artikel
    • Edukasi
    • Profile
    • Sastra

© 2024 Kabariku - partner by Sorot Merah Putih.