Jakarta, Kabariku – Dr. Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe periode 2025–2030, resmi terpilih sebagai Ketua Keluarga Alumni Universitas Pancasila Fakultas Hukum (KAUP FHUP) periode 2026–2030. Terpilihnya Sayuti mendapat respons positif dari kalangan alumni yang menilai proses pemilihan berjalan alami dan mencerminkan kebutuhan organisasi.
Alumni FHUP angkatan 1999, Ridwan Abadi, menilai Sayuti sebagai figur yang dikenal tenang dan konsisten dalam kepemimpinan.
“Terpilihnya Sayuti Abubakar sebagai Ketua KAUP FHUP saya lihat sebagai hasil dari proses yang berjalan alami. Ia dikenal sebagai pribadi yang tenang, konsisten, dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil sikap,” ujar Ridwan dalam keterangannya, Selasa (03/02).
Menurut Ridwan, Sayuti lebih menonjolkan kerja nyata dibandingkan banyak berbicara.
“Saya mengenalnya sebagai orang yang lebih banyak bekerja daripada berbicara. Dalam banyak situasi, ia memilih mendengar lebih dulu, lalu menjalankan tanggung jawabnya dengan serius. Gaya seperti ini mungkin tidak selalu terlihat di permukaan, tetapi justru memberi rasa aman bagi orang-orang di sekitarnya,” katanya.
Latar Akademik dan Pengalaman Kepemimpinan
Sayuti Abubakar lahir di Linggong, 15 September 1981. Ia menempuh pendidikan dasar di Aceh, melanjutkan pendidikan menengah berbasis pesantren dan sekolah umum, sebelum menyelesaikan pendidikan hukum di Universitas Pancasila untuk jenjang sarjana dan magister. Gelar Doktor Ilmu Hukum diraihnya dari Universitas Trisakti.
Selain aktif di dunia akademik dan praktik hukum, Sayuti juga memiliki pengalaman panjang dalam kepemimpinan publik. Saat ini, ia menjabat sebagai Wali Kota Lhokseumawe periode 2025–2030, sekaligus memimpin Sayuti Abubakar & Partners Law Firm dengan pengalaman lebih dari dua dekade di bidang hukum.
Dorong Program Alumni yang Berkelanjutan
Dalam visi kepemimpinannya di KAUP FHUP, Sayuti menargetkan organisasi alumni menjadi rumah besar yang hidup, berintegritas, dan relevan lintas generasi. Ia menekankan pentingnya program yang berkelanjutan dan berdampak langsung, bukan sekadar seremonial.
Program prioritas yang akan dijalankan antara lain forum alumni lintas angkatan, keterlibatan alumni dalam kegiatan akademik seperti kuliah tamu dan diskusi tematik, serta penguatan hubungan alumni dan fakultas untuk membuka akses magang, riset, dan dunia kerja bagi mahasiswa serta lulusan baru.
“KAUP harus terasa manfaatnya, bukan sekadar ada strukturnya,” menjadi prinsip yang kerap disampaikan Sayuti.
Optimisme Alumni
Ridwan menilai amanah sebagai Ketua KAUP FHUP bukan tugas ringan. Namun dengan dukungan seluruh alumni, ia optimistis kepemimpinan Sayuti akan membawa organisasi berjalan lebih solid.
“Amanah ini tentu tidak ringan. Namun dengan dukungan para alumni dan kebersamaan yang terjaga, saya percaya kepemimpinan Sayuti dapat membawa KAUP FHUP berjalan dengan lebih rapi dan saling menguatkan,” pungkasnya.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com















Discussion about this post