Jakarta, Kabariku – Meningkatnya minat masyarakat terhadap logam mulia fisik berdampak pada melonjaknya permintaan emas di Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2. Fenomena ini terjadi seiring tingginya perhatian publik terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2, Maryono, menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan bagian dari mekanisme pasar. Kenaikan permintaan yang terjadi secara cepat membuat stok emas di sejumlah outlet lebih cepat terserap.
“Ini benar-benar mekanisme pasar. Ketika permintaan meningkat drastis, kami sebagai penyedia tentu berupaya semaksimal mungkin untuk tetap memenuhinya. Saya mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dalam berinvestasi, namun saya pastikan emas di Pegadaian tersedia,” ujar Maryono dalam keterangan bersama awak media usai acara Penyerahan Grand Prize Badai Emas di Jakarta, (08/02).
Menurutnya, Pegadaian tetap berkomitmen menyediakan layanan emas berbasis fisik yang jelas, meskipun menghadapi tantangan lonjakan permintaan. Distribusi dilakukan secara bertahap agar pasokan tetap terjaga di berbagai wilayah layanan.
Seiring dengan itu, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 juga mendorong pemanfaatan layanan digital sebagai bagian dari terobosan pelayanan. Maryono menyebut, masyarakat di wilayah Jakarta memiliki keuntungan dari sisi akses internet yang memadai, sehingga dapat memaksimalkan penggunaan aplikasi Tring.
“Masyarakat Jakarta tentu diuntungkan dengan koneksi internet yang baik. Saya berharap masyarakat Jakarta 2 benar-benar memanfaatkan aplikasi Tring. Bahkan ketika membutuhkan layanan lebih, seperti gadai dari rumah, kami siap datang dan menjemput. Ini merupakan program nasional agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” katanya.
Digitalisasi layanan juga diarahkan untuk memperluas transaksi tabungan emas. Pegadaian Jakarta 2 menilai emas masih menjadi instrumen penting dalam menghadapi dinamika ekonomi dan politik global.
“Kami akan terus mendigitalisasi transaksi melalui aplikasi Tring dan memperbanyak transaksi tabungan emas. Emas menjadi kunci masa depan, karena dalam kondisi gejolak ekonomi dan politik, aset yang paling kuat adalah emas,” ujar Maryono.
Selain penguatan layanan digital, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 juga mengajak masyarakat di wilayah layanannya yang meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan bagian barat, hingga Tangerang, Banten untuk memanfaatkan berbagai produk unggulan yang tersedia.
“Saya mengimbau masyarakat di wilayah Jakarta 2 untuk memanfaatkan layanan kami, termasuk produk unggulan seperti keagenan. Kami mengembangkan sistem keagenan berbasis referal agar masyarakat bisa ikut memasarkan produk Pegadaian dan merasakan manfaatnya secara nyata,” kata Maryono.
Dengan berbagai penyesuaian tersebut, Pegadaian berharap dapat tetap menjaga kualitas layanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di tengah meningkatnya minat terhadap investasi emas.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com


















Discussion about this post