• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Februari 3, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Dorong Pendampingan Berkelanjutan, Kementerian Ekraf Tutup Bootcamp Fesyen

Yusup Sopian oleh Yusup Sopian
4 November 2025
di Ekonomi
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) resmi menutup kegiatan Bootcamp 1 Inkubasi Fesyen Wilayah Jabodetabek pada Senin, 3 November 2025. Setelah tiga hari intensif menggali strategi bisnis dan branding, puluhan pelaku usaha fesyen nasional kini bersiap memasuki fase pendampingan berkelanjutan.

“Kami berharap pendampingan ini dapat maksimal dan semua jenama fesyen di sini bisa menjadi champion lokal yang siap menembus pasar global,” kata Direktur Fesyen Romi Astuti secara daring dan disiarkan di Hotel The 1O1 Suryakencana, Bogor.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kementerian Ekraf/Badan Ekraf memastikan pegiat fesyen yang terlibat dalam program ini memiliki daya saing di pasar nasional maupun global, lewat konsultasi lebih mendalam melalui sesi mentoring 1 on 1 secara daring, bootcamp kedua, sampai puncaknya photoshoot untuk katalog.

RelatedPosts

Jejak Karier Maroef Sjamsoeddin, Purnawirawan TNI AU yang Kini Memimpin MIND ID

Jajaran Pimpinan OJK Ramai-Ramai Mundur Usai IHSG Anjlok 2 Hari Beruntun

Inilah Alasan Dirut BEI Mundur, Kata Menkeu Purbaya: Salah Komunikasi dengan MSCI

Setelah menerima materi dan melakukan praktik selama tiga hari sebelumnya, mulai dari pembuatan moodboard dan siluet, presentasi karya, hingga aspek keuangan, di hari terakhir ini para peserta mendengarkan success story dan strategi branding dari pemilik jenama lokal Danjyo Hiyoji dan Niion, serta strategi penjualan dari narasumber pihak marketplace Blibli.

Dana Maulana, Founder merek busana streetwear Indonesia Danjyo Hiyoji, menjelaskan bahwa baginya, berjejaring dan berkolaborasi menjadi kunci yang membantunya untuk bangkit setelah terdampak pandemi. Ia menuturkan bahwa perjalanan panjangnya dimulai dari peluang-peluang kecil yang sering kali tampak kecil, tetapi justru menjadi pijakan penting seperti kesempatan yang dihadirkan melalui program ini.

Baca Juga  Pemerintah Dorong Ekonomi Lewat Penempatan Dana Rp200 Triliun di Bank Himbara

“Melalui program seperti yang diadakan Kementerian Ekraf/Badan Ekraf inilah, kesempatan awal untuk berjejaring dan berkolaborasi hingga menciptakan dampak besar bisa lahir. Karena itu, teman-teman di sini sangat beruntung, ” ujar Dana.

Sementara itu, Aditya Rahman, Founder Niion, menjelaskan pentingnya membangun dan menemukan komunitas sebagai strategi untuk memperluas jangkauan pasar secara lebih efektif. Ia mencontohkan penerapan community marketing yang ia lakukan melalui pemasaran produk tas padel di komunitas olahrag, yang terbukti mampu memperkuat keterikatan konsumen dan mendorong penjualan secara organik.

Sementara itu, Dilla Yudi Astari selaku pemilik jenama O My Craft, brand terkurasi yang memproduksi tas, dan aksesori dari kain tradisional seperti tenun Badui, tenun NTT, dan batik, dengan konsep patchwork dan upcycle menuturkan bahwa pelatihan ini sangat membantu dalam membuka akses baru bagi pelaku usaha seperti dirinya untuk memperluas pasar melalui platform digital.

“Sebelumnya saya sempat kesulitan mendaftar karena keterbatasan akses ke pihak yang bisa membantu. Program ini menjadi penghubung langsung dengan pihak marketplace, sehingga kini saya memiliki kanal penjualan digital baru yang sangat penting di era digital saat ini,” ujar Dila.

Salah satu peserta, Dwi Novie Andrie, pemilik jenama Opie Ovie, jenama pakaian yang mengangkat wastra nusantara hasil karya para perajin dari Banyumas, Surabaya, dan Mojokerto, mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberinya kesempatan untuk belajar langsung strategi bisnis dan branding dari praktisi industri fesyen. Ia menilai pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk memperkuat arah pengembangan jenamanya ke depan.

“Terkait branding saya masih sangat baru karena belum lama juga punya brand ready-to-wear ini, dan ilmunya mungkin hanya bisa didapatkan dari sekolah bisnis atau sebagainya, tapi ternyata di sini bisa belajar langsung dari pelakunya dan langsung dipraktikkan. Tentunya ini akan menjadi batu pijakan langkah saya ke depannya dalam berkarya, khususnya dalam aspek bisnis,” jelas Novie.***

Baca Juga  Satgas Pengendalian Awasi Harga Beras di Jawa Timur untuk Pastikan Tak Ada Permainan Harga

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Dampak Mikroplastik pada Air Hujan, Kemenkes Minta Masyarakat Waspada

Post Selanjutnya

Ketua Umum Projo Budi Arie Isyaratkan Bergabung ke Gerindra, Ini Respon Ahmad Muzani

RelatedPosts

Maroef Sjamsoeddin/MIND ID

Jejak Karier Maroef Sjamsoeddin, Purnawirawan TNI AU yang Kini Memimpin MIND ID

3 Februari 2026
Sejumlah pimpinan OJK mengundurkan diri usai IHSG anjlok dua hari berturut-turut. Dirut BEI juga mundur setelah indeks sempat kena trading halt.

Jajaran Pimpinan OJK Ramai-Ramai Mundur Usai IHSG Anjlok 2 Hari Beruntun

31 Januari 2026
Menkeu Purbaya mengungkap alasan Dirut BEI Iman Rachman mundur. Ia menyebut ada kesalahan fatal terkait komunikasi dengan MSCI saat IHSG anjlok.

Inilah Alasan Dirut BEI Mundur, Kata Menkeu Purbaya: Salah Komunikasi dengan MSCI

30 Januari 2026

Menkeu Purbaya: Sektor Keuangan Terjaga, Ekonomi 2026 Diproyeksi 5,4 Persen

28 Januari 2026
Asosiasi Industri Plastik Hilir menggelar konferensi pers terkait kebijakan BMAD dan BMTP (Foto: Istimewa)

Asosiasi Industri Plastik Hilir Soroti Dampak Kebijakan BMAD dan BMTP pada Industri Plastik Nasional

20 Januari 2026
Di Tengah Dinamika Tantangan Global, Perekonomian Nasional Akhir Tahun 2025 Terjaga Tetap Resilien

Pemerintah Tutup 2025 dengan Stabilitas Ekonomi Terjaga di Tengah Tekanan Global

30 Desember 2025
Post Selanjutnya
Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani di Komplek Senayan Jakarta

Ketua Umum Projo Budi Arie Isyaratkan Bergabung ke Gerindra, Ini Respon Ahmad Muzani

Gedung Merah Putih KPK

Operasi Senyap KPK di Riau, 9 Orang Beserta Barang Bukti Diamankan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pemkab Garut Raih Penghargaan dari Bea Cukai Tasikmalaya

3 Februari 2026

Bupati Garut bersama Forkopimda Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Bogor

3 Februari 2026

Hasanuddin: Pengembangan Panas Bumi Pangrango Perlu Pendekatan Komprehensif

3 Februari 2026
Menaker Yassierli pada Forum Diskusi Layanan Penggunaan Tenaga Kerja Asing di BBPKK Bandung Barat 2

Dari Integritas ke Meaningful Work, Menaker: Kolaborasi dan Meritokrasi Kunci Perbaikan Layanan TKA

3 Februari 2026
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Tegaskan Kepala Daerah Harus Mengutamakan Kepentingan Rakyat

3 Februari 2026
Maroef Sjamsoeddin/MIND ID

Jejak Karier Maroef Sjamsoeddin, Purnawirawan TNI AU yang Kini Memimpin MIND ID

3 Februari 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama siswa SMA

Pemprov Jabar Tegaskan Bantuan Pendidikan Sekolah Swasta Tetap Ada di 2026

3 Februari 2026
Tim Anti Korupsi Daerah (TAKD) melaporkan Bupati Manggarai Timur atas dugaan gratifikasi ke KPK. (Foto: Dok. Pribadi)

Dugaan Gratifikasi Dana BOS Mencuat, Bupati dan Kadis PPO Manggarai Timur Dilaporkan ke KPK

3 Februari 2026

BGN Beri “Kartu Kuning” ke SPPG Pelanggar SOP Usai Kasus Keracunan MBG

2 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • dok. BNN RI

    BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Presiden Prabowo, Bahas Revisi UU KPK hingga Oligarki 9 Naga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Interpol Resmi Terbitkan Red Notice, Polri Intensifkan Perburuan Riza Chalid

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com