• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Maret 16, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut Berinovasi Tingkatkan Nilai Tape Singkong dengan Kemasan Kekinian Berlabel Halal

Redaksi oleh Redaksi
5 September 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIE Yasa Anggana Garut, mulai mencoba menerapkan inovasi kemasan dan label tape singkong (peyeum) di Desa Gandamekar Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada (17/08/2024) lalu.

Abdul Latif, Selaku koordinator KKN kelompok 9 mengatakan, program pemberdayaan Masyarakat ini merupakan salah satu program pokok KKN yang bertujuan untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai jual tape singkong yang telah lama menjadi ikon kuliner di Desa Gandamekar.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Program pemberdayaan Masyarakat ini ber focus pada pengembangan kemasan dan label produk, sehingga tape singkong yang selama ini dianggap sebagai produk tradisional menjadi lebih modern dan menarik minat konsumen,” kata Abdul Latif usai melksanakan KKN. Kamis (05/09/2024).

RelatedPosts

Geo Dipa Energi Terima Hibah di USTDA IPEM 2026, Kembangkan Ekstraksi Litium Panas Bumi

BGN Pastikan Program MBG Berlanjut Usai Idul Fitri: Fokus Benahi Pengawasan dan Sistem Layanan

Polri Dalami Keterangan Saksi dan Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakarta Pusat

Salah satu produsen tape singkong di Desa Gandamekar turut mengapresiasi program ini karena dulu hanya membungkus tape singkong (peyeum) dengan daun pisang atau plastik biasa. Sekarang mulai berinovasi menggunakan kemasan yang lebih menarik dan higienis.

Perubahan ini didukung oleh Kepala Desa Gandamekar, Aceng Warso yang mengatakan, dengan adanya program ini dapat meningkatkan kualitas produk UMKM lokal termasuk tape singkong yang ada di Desa Gandamekar.

“Desain yang dibuat menggabungkan unsur tradisional dan modern, sehingga tetap mempertahankan ciri khas produk lokal namun terlihat lebih segar dan kekinian,” jelasnya.

Mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut juga membuat proto tipe kemasan yang kemudian disosialisasikan kepada produsen tape singkong.

Baca Juga  Soal Inisial T, Direktur LEMKASI: Benny Rhamdani Hati-Hati Bicara ke Publik, Jangan Bikin Gaduh

“Setelah mendapatkan masukan dan persetujuan, desain kemasan tersebut diproduksi secara masal,” imbuh Abdul Latif.

Beberapa inovasi kemasan yang ditetapkan antara lain: penggunaan kotak plastic food grade yang dapat ditutup rapat, desain label yang menarik, dan penambahan logo halal.

Program ini diakhiri dengan pemberian 50 sample kemasan dan brand kepada salah satu UMKM khususnya produksi tape singkong sebagi bentuk apresiasi mahasiswa agar UMKM dapat berani memulai menggunakan inovasi pada kemasan yang lebih modern.

Program KKN ini membuktikan bahwa dengan kreatifitas inovasi dan kerjasama yang baik, mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang sangat berarti pada masyarakat khususnya UMKM yang ada di STIE Yasa Anggana Garut.

Suksesnya program ini, menurut Abdul Latif, menunjukan bahwa inovasi sederhana seperti desain kemasan, label produk lokal dapat memiliki nilai jual yang tinggi dan bersaing dipasar yang lebih luas.

Hal ini juga membuktikan bahwa mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif.

Program KKN STIE Yasa Anggana Garut ini dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk tape singkong lokal melalui perbaikan kemasan dan pelabelan.

“Tujuan dari program ini untuk memperkenalkan tape singkong sebagai produk unggulan yang memiliki nilai tambah, baik dari segi Kesehatan maupun ekonomi, dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan nilai guna dan memperluas pasar produk local,” tutupnya.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Desa Gandamekar Kecamatan KadungoraKKN kelompok 9 STIE Yasa Anggana GarutKKN STIE Yasa Anggana GarutTingkatkan Nilai Tape Singkong
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

LSM GEARAM: Perda Tata Ruang Kabupaten Cirebon Tahun 2025 Dinilai Cacad Prosedur

Post Selanjutnya

Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, Roadshow Bus KPK Tiba di Banten

RelatedPosts

Geo Dipa Energi Terima Hibah di USTDA IPEM 2026, Kembangkan Ekstraksi Litium Panas Bumi

15 Maret 2026

BGN Pastikan Program MBG Berlanjut Usai Idul Fitri: Fokus Benahi Pengawasan dan Sistem Layanan

15 Maret 2026

Polri Dalami Keterangan Saksi dan Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakarta Pusat

14 Maret 2026
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Yusril Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Penyerangan Andrie Yunus

14 Maret 2026

PDI Perjuangan Desak Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026

PRIMA Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Desak Polisi Usut Tuntas

14 Maret 2026
Post Selanjutnya

Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, Roadshow Bus KPK Tiba di Banten

Pilkada 2024, KPU: 2 Daerah Tambah Paslon, Calon Tunggal Masih Ada di 41 Daerah

Discussion about this post

KabarTerbaru

Geo Dipa Energi Terima Hibah di USTDA IPEM 2026, Kembangkan Ekstraksi Litium Panas Bumi

15 Maret 2026
Suara Ibu Indonesia dan masyarakat sipil menggelar aksi solidaritas Kami Bersama Andrie di Boulevard UGM

Kasus Andrie Yunus dan Bayang-Bayang Operasi False Flag

15 Maret 2026

BGN Pastikan Program MBG Berlanjut Usai Idul Fitri: Fokus Benahi Pengawasan dan Sistem Layanan

15 Maret 2026

Atasi Kemacetan Jalur Mudik, Kapolres Garut Dampingi Gubernur Jabar Beri Kompensasi Rp1,4 Juta untuk Kusir Delman dan Tukang Becak

15 Maret 2026
Ketua Umum Lintas Aktivis Antar Generasi Indonesia (LAAGI) Sukma Hidayat (Foto:Istimewa)

Sukma Hidayat Kecam Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Singgung Kasus Novel Baswedan

14 Maret 2026

Polri Dalami Keterangan Saksi dan Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakarta Pusat

14 Maret 2026

Negara Hadir hingga Pelosok, Pemerintah Percepat Pembangunan dan Perkuat Kesejahteraan Rakyat

14 Maret 2026
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Yusril Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Penyerangan Andrie Yunus

14 Maret 2026

PDI Perjuangan Desak Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026

Seskab Teddy Ungkap Momen Presiden Prabowo Bertemu Mantan Ajudan dan Pengawal

10 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dasco dan Prasetyo Hadi Temui Habib Rizieq di Petamburan, Sampaikan Pesan Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JK, Jangan Memancing di Air Keruh!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Garut Tampung Aspirasi Warga Sukarame Terkait Pembebasan Lahan Tol Getaci

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com