• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juli 22, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut Berinovasi Tingkatkan Nilai Tape Singkong dengan Kemasan Kekinian Berlabel Halal

Redaksi oleh Redaksi
5 September 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIE Yasa Anggana Garut, mulai mencoba menerapkan inovasi kemasan dan label tape singkong (peyeum) di Desa Gandamekar Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada (17/08/2024) lalu.

Abdul Latif, Selaku koordinator KKN kelompok 9 mengatakan, program pemberdayaan Masyarakat ini merupakan salah satu program pokok KKN yang bertujuan untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai jual tape singkong yang telah lama menjadi ikon kuliner di Desa Gandamekar.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Program pemberdayaan Masyarakat ini ber focus pada pengembangan kemasan dan label produk, sehingga tape singkong yang selama ini dianggap sebagai produk tradisional menjadi lebih modern dan menarik minat konsumen,” kata Abdul Latif usai melksanakan KKN. Kamis (05/09/2024).

RelatedPosts

Muslim Arbi Cium Dugaan Operasi Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Sosok Pejabat Berinisial SS

Sejak 2024 BNN Kota Tangsel Tak Lagi Tangani Kasus Narkoba, Ini Perubahan Kewenangannya

Koalisi Sipil Desak Hentikan Pelibatan TNI dalam Program KDMP Usai Konflik Berdarah Adonara

Salah satu produsen tape singkong di Desa Gandamekar turut mengapresiasi program ini karena dulu hanya membungkus tape singkong (peyeum) dengan daun pisang atau plastik biasa. Sekarang mulai berinovasi menggunakan kemasan yang lebih menarik dan higienis.

Perubahan ini didukung oleh Kepala Desa Gandamekar, Aceng Warso yang mengatakan, dengan adanya program ini dapat meningkatkan kualitas produk UMKM lokal termasuk tape singkong yang ada di Desa Gandamekar.

“Desain yang dibuat menggabungkan unsur tradisional dan modern, sehingga tetap mempertahankan ciri khas produk lokal namun terlihat lebih segar dan kekinian,” jelasnya.

Mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut juga membuat proto tipe kemasan yang kemudian disosialisasikan kepada produsen tape singkong.

Baca Juga  Aksi di Car Free Day Menuju Sidang Putusan Fatia-Haris: Ujian Bagi Demokrasi dan Kebebasan Sipil Indonesia

“Setelah mendapatkan masukan dan persetujuan, desain kemasan tersebut diproduksi secara masal,” imbuh Abdul Latif.

Beberapa inovasi kemasan yang ditetapkan antara lain: penggunaan kotak plastic food grade yang dapat ditutup rapat, desain label yang menarik, dan penambahan logo halal.

Program ini diakhiri dengan pemberian 50 sample kemasan dan brand kepada salah satu UMKM khususnya produksi tape singkong sebagi bentuk apresiasi mahasiswa agar UMKM dapat berani memulai menggunakan inovasi pada kemasan yang lebih modern.

Program KKN ini membuktikan bahwa dengan kreatifitas inovasi dan kerjasama yang baik, mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang sangat berarti pada masyarakat khususnya UMKM yang ada di STIE Yasa Anggana Garut.

Suksesnya program ini, menurut Abdul Latif, menunjukan bahwa inovasi sederhana seperti desain kemasan, label produk lokal dapat memiliki nilai jual yang tinggi dan bersaing dipasar yang lebih luas.

Hal ini juga membuktikan bahwa mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif.

Program KKN STIE Yasa Anggana Garut ini dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk tape singkong lokal melalui perbaikan kemasan dan pelabelan.

“Tujuan dari program ini untuk memperkenalkan tape singkong sebagai produk unggulan yang memiliki nilai tambah, baik dari segi Kesehatan maupun ekonomi, dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan nilai guna dan memperluas pasar produk local,” tutupnya.***

Red/K.101

Tags: Desa Gandamekar Kecamatan KadungoraKKN kelompok 9 STIE Yasa Anggana GarutKKN STIE Yasa Anggana GarutTingkatkan Nilai Tape Singkong
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

LSM GEARAM: Perda Tata Ruang Kabupaten Cirebon Tahun 2025 Dinilai Cacad Prosedur

Post Selanjutnya

Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, Roadshow Bus KPK Tiba di Banten

RelatedPosts

Muslim Arbi Cium Dugaan Operasi Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Sosok Pejabat Berinisial SS

22 Juli 2026

Sejak 2024 BNN Kota Tangsel Tak Lagi Tangani Kasus Narkoba, Ini Perubahan Kewenangannya

21 Juli 2026
Koalisi Masyarakat Sipil mendesak pemerintah menghentikan pelibatan TNI dalam Program Koperasi Desa Merah Putih (Istimewa)

Koalisi Sipil Desak Hentikan Pelibatan TNI dalam Program KDMP Usai Konflik Berdarah Adonara

21 Juli 2026

Potensi Kebakaran, Pemkot Tangsel Himbau Masyarakat Tidak Melakukan Pembakaran Sampah Secara Terbuka

21 Juli 2026

Kejari Tangsel Setor Uang Rampasan Negara Rp14,2 Miliar dari Perkara Pinjol

21 Juli 2026

Dewan Pers Sesalkan Sikap Hotman Paris, Tegur Pernyataan yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

21 Juli 2026
Post Selanjutnya

Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, Roadshow Bus KPK Tiba di Banten

Pilkada 2024, KPU: 2 Daerah Tambah Paslon, Calon Tunggal Masih Ada di 41 Daerah

Discussion about this post

KabarTerbaru

Muslim Arbi Cium Dugaan Operasi Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Sosok Pejabat Berinisial SS

22 Juli 2026

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

21 Juli 2026

2.819 PPPK Kota Tangerang Menanti Kepastian TPP, Anggota DPRD Tangerang Tasril Jamal Desak Kemendagri Tak Berlama-lama

21 Juli 2026

Sejak 2024 BNN Kota Tangsel Tak Lagi Tangani Kasus Narkoba, Ini Perubahan Kewenangannya

21 Juli 2026
Koalisi Masyarakat Sipil mendesak pemerintah menghentikan pelibatan TNI dalam Program Koperasi Desa Merah Putih (Istimewa)

Koalisi Sipil Desak Hentikan Pelibatan TNI dalam Program KDMP Usai Konflik Berdarah Adonara

21 Juli 2026

Yuda Puja Turnawan: Kemandirian Fiskal Jadi Kunci Agar Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Setara UMR

21 Juli 2026
Foto: Istimewa

16 Tahun Menanti Penyelesaian, Kelompok Tani Bosowa Tuntut Ganti Rugi Lahan 137,5 Hektare kepada PT KPC

21 Juli 2026

Potensi Kebakaran, Pemkot Tangsel Himbau Masyarakat Tidak Melakukan Pembakaran Sampah Secara Terbuka

21 Juli 2026

Bupati Garut Dorong Klinik Utama Rotinsulu Tingkatkan Sosialisasi Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

21 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com