• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Maret 14, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut Berinovasi Tingkatkan Nilai Tape Singkong dengan Kemasan Kekinian Berlabel Halal

Redaksi oleh Redaksi
5 September 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIE Yasa Anggana Garut, mulai mencoba menerapkan inovasi kemasan dan label tape singkong (peyeum) di Desa Gandamekar Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada (17/08/2024) lalu.

Abdul Latif, Selaku koordinator KKN kelompok 9 mengatakan, program pemberdayaan Masyarakat ini merupakan salah satu program pokok KKN yang bertujuan untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai jual tape singkong yang telah lama menjadi ikon kuliner di Desa Gandamekar.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Program pemberdayaan Masyarakat ini ber focus pada pengembangan kemasan dan label produk, sehingga tape singkong yang selama ini dianggap sebagai produk tradisional menjadi lebih modern dan menarik minat konsumen,” kata Abdul Latif usai melksanakan KKN. Kamis (05/09/2024).

RelatedPosts

Yusril Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Penyerangan Andrie Yunus

PDI Perjuangan Desak Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

PRIMA Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Desak Polisi Usut Tuntas

Salah satu produsen tape singkong di Desa Gandamekar turut mengapresiasi program ini karena dulu hanya membungkus tape singkong (peyeum) dengan daun pisang atau plastik biasa. Sekarang mulai berinovasi menggunakan kemasan yang lebih menarik dan higienis.

Perubahan ini didukung oleh Kepala Desa Gandamekar, Aceng Warso yang mengatakan, dengan adanya program ini dapat meningkatkan kualitas produk UMKM lokal termasuk tape singkong yang ada di Desa Gandamekar.

“Desain yang dibuat menggabungkan unsur tradisional dan modern, sehingga tetap mempertahankan ciri khas produk lokal namun terlihat lebih segar dan kekinian,” jelasnya.

Mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut juga membuat proto tipe kemasan yang kemudian disosialisasikan kepada produsen tape singkong.

Baca Juga  Mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut Launching dan Penyerahan 150 NIB Pelaku Usaha Mikro Desa Tanggulun

“Setelah mendapatkan masukan dan persetujuan, desain kemasan tersebut diproduksi secara masal,” imbuh Abdul Latif.

Beberapa inovasi kemasan yang ditetapkan antara lain: penggunaan kotak plastic food grade yang dapat ditutup rapat, desain label yang menarik, dan penambahan logo halal.

Program ini diakhiri dengan pemberian 50 sample kemasan dan brand kepada salah satu UMKM khususnya produksi tape singkong sebagi bentuk apresiasi mahasiswa agar UMKM dapat berani memulai menggunakan inovasi pada kemasan yang lebih modern.

Program KKN ini membuktikan bahwa dengan kreatifitas inovasi dan kerjasama yang baik, mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang sangat berarti pada masyarakat khususnya UMKM yang ada di STIE Yasa Anggana Garut.

Suksesnya program ini, menurut Abdul Latif, menunjukan bahwa inovasi sederhana seperti desain kemasan, label produk lokal dapat memiliki nilai jual yang tinggi dan bersaing dipasar yang lebih luas.

Hal ini juga membuktikan bahwa mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif.

Program KKN STIE Yasa Anggana Garut ini dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk tape singkong lokal melalui perbaikan kemasan dan pelabelan.

“Tujuan dari program ini untuk memperkenalkan tape singkong sebagai produk unggulan yang memiliki nilai tambah, baik dari segi Kesehatan maupun ekonomi, dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan nilai guna dan memperluas pasar produk local,” tutupnya.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Desa Gandamekar Kecamatan KadungoraKKN kelompok 9 STIE Yasa Anggana GarutKKN STIE Yasa Anggana GarutTingkatkan Nilai Tape Singkong
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

LSM GEARAM: Perda Tata Ruang Kabupaten Cirebon Tahun 2025 Dinilai Cacad Prosedur

Post Selanjutnya

Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, Roadshow Bus KPK Tiba di Banten

RelatedPosts

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Yusril Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Penyerangan Andrie Yunus

14 Maret 2026

PDI Perjuangan Desak Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026

PRIMA Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Desak Polisi Usut Tuntas

14 Maret 2026

Kepala BNN di CND Vienna, Dorong Strategi Komprehensif Lawan Narkotika dan Penyalahgunaan Vape

13 Maret 2026

REPDEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

13 Maret 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan mengecam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus di YLBHI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Novel Baswedan: Pelaku Terorganisir dan Biadab

13 Maret 2026
Post Selanjutnya

Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, Roadshow Bus KPK Tiba di Banten

Pilkada 2024, KPU: 2 Daerah Tambah Paslon, Calon Tunggal Masih Ada di 41 Daerah

Discussion about this post

KabarTerbaru

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Yusril Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Penyerangan Andrie Yunus

14 Maret 2026

PDI Perjuangan Desak Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026
Masyarakat membeli kebutuhan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Garut di Lapangan Apel Polres Garut, Jumat (13/3/2026).

Polres Garut Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Bantu Warga Selama Ramadhan

14 Maret 2026
**Caption:**
Petugas kepolisian melakukan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas di jalur nasional Kadungora, Kabupaten Garut, pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Jumat (13/3/2026). Arus kendaraan terpantau masih relatif landai dengan situasi lalu lintas yang aman dan lancar.

Operasi Ketupat Lodaya 2026 Dimulai, Lalu Lintas di Jalur Kadungora Masih Lengang

14 Maret 2026

PRIMA Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Desak Polisi Usut Tuntas

14 Maret 2026

Kepala BNN di CND Vienna, Dorong Strategi Komprehensif Lawan Narkotika dan Penyalahgunaan Vape

13 Maret 2026

REPDEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

13 Maret 2026
Eks Penyidik KPK Novel Baswedan mengecam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus di YLBHI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Novel Baswedan: Pelaku Terorganisir dan Biadab

13 Maret 2026

Tindak Lanjuti Keluhan Warga di Media Sosial, Wabup Garut Kunjungi Pasar Andir Terkait Stok Gas

13 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dasco dan Prasetyo Hadi Temui Habib Rizieq di Petamburan, Sampaikan Pesan Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JK, Jangan Memancing di Air Keruh!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MTPI Soroti Lambatnya Penyelesaian Perizinan di BKPM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com