• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Maret 6, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut Berinovasi Tingkatkan Nilai Tape Singkong dengan Kemasan Kekinian Berlabel Halal

Redaksi oleh Redaksi
5 September 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIE Yasa Anggana Garut, mulai mencoba menerapkan inovasi kemasan dan label tape singkong (peyeum) di Desa Gandamekar Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada (17/08/2024) lalu.

Abdul Latif, Selaku koordinator KKN kelompok 9 mengatakan, program pemberdayaan Masyarakat ini merupakan salah satu program pokok KKN yang bertujuan untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai jual tape singkong yang telah lama menjadi ikon kuliner di Desa Gandamekar.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Program pemberdayaan Masyarakat ini ber focus pada pengembangan kemasan dan label produk, sehingga tape singkong yang selama ini dianggap sebagai produk tradisional menjadi lebih modern dan menarik minat konsumen,” kata Abdul Latif usai melksanakan KKN. Kamis (05/09/2024).

RelatedPosts

MTPI Soroti Lambatnya Penyelesaian Perizinan di BKPM

Bareskrim Eksekusi 133 Rekening Judi Online Rp 58,18 Miliar, Aset TPPU Diserahkan ke Kejagung

Jimly Usul Presiden Prabowo Tangguhkan Keanggotaan Indonesia di BOP, Ini Alasannya

Salah satu produsen tape singkong di Desa Gandamekar turut mengapresiasi program ini karena dulu hanya membungkus tape singkong (peyeum) dengan daun pisang atau plastik biasa. Sekarang mulai berinovasi menggunakan kemasan yang lebih menarik dan higienis.

Perubahan ini didukung oleh Kepala Desa Gandamekar, Aceng Warso yang mengatakan, dengan adanya program ini dapat meningkatkan kualitas produk UMKM lokal termasuk tape singkong yang ada di Desa Gandamekar.

“Desain yang dibuat menggabungkan unsur tradisional dan modern, sehingga tetap mempertahankan ciri khas produk lokal namun terlihat lebih segar dan kekinian,” jelasnya.

Mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut juga membuat proto tipe kemasan yang kemudian disosialisasikan kepada produsen tape singkong.

“Setelah mendapatkan masukan dan persetujuan, desain kemasan tersebut diproduksi secara masal,” imbuh Abdul Latif.

Beberapa inovasi kemasan yang ditetapkan antara lain: penggunaan kotak plastic food grade yang dapat ditutup rapat, desain label yang menarik, dan penambahan logo halal.

Baca Juga  Komite Penyelamat Mahkamah Konstitusi Desak Anwar Usman Dicopot

Program ini diakhiri dengan pemberian 50 sample kemasan dan brand kepada salah satu UMKM khususnya produksi tape singkong sebagi bentuk apresiasi mahasiswa agar UMKM dapat berani memulai menggunakan inovasi pada kemasan yang lebih modern.

Program KKN ini membuktikan bahwa dengan kreatifitas inovasi dan kerjasama yang baik, mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang sangat berarti pada masyarakat khususnya UMKM yang ada di STIE Yasa Anggana Garut.

Suksesnya program ini, menurut Abdul Latif, menunjukan bahwa inovasi sederhana seperti desain kemasan, label produk lokal dapat memiliki nilai jual yang tinggi dan bersaing dipasar yang lebih luas.

Hal ini juga membuktikan bahwa mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif.

Program KKN STIE Yasa Anggana Garut ini dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk tape singkong lokal melalui perbaikan kemasan dan pelabelan.

“Tujuan dari program ini untuk memperkenalkan tape singkong sebagai produk unggulan yang memiliki nilai tambah, baik dari segi Kesehatan maupun ekonomi, dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan nilai guna dan memperluas pasar produk local,” tutupnya.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Desa Gandamekar Kecamatan KadungoraKKN kelompok 9 STIE Yasa Anggana GarutKKN STIE Yasa Anggana GarutTingkatkan Nilai Tape Singkong
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

LSM GEARAM: Perda Tata Ruang Kabupaten Cirebon Tahun 2025 Dinilai Cacad Prosedur

Post Selanjutnya

Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, Roadshow Bus KPK Tiba di Banten

RelatedPosts

MTPI Soroti Lambatnya Penyelesaian Perizinan di BKPM

6 Maret 2026
Bareskrim Polri mengeksekusi 133 rekening terkait kasus TPPU dari perjudian online dengan total aset Rp 58,18 miliar.(Ist)

Bareskrim Eksekusi 133 Rekening Judi Online Rp 58,18 Miliar, Aset TPPU Diserahkan ke Kejagung

5 Maret 2026
Jimly Asshiddiqie mengusulkan Presiden Prabowo menangguhkan kewajiban Indonesia di Board of Peace (Istimewa)

Jimly Usul Presiden Prabowo Tangguhkan Keanggotaan Indonesia di BOP, Ini Alasannya

5 Maret 2026
Sidang vonis penyelundupan narkoba 2 ton di PN Batam. (Foto: Humas KY)

KY Pantau Vonis ABK Penyelundup 2 Ton Sabu di PN Batam

5 Maret 2026
Densus 88 antiteror Polri

Antisipasi Dampak Geopolitik Global, Densus 88 Tingkatkan Pengawasan Perkuat Zero Terrorist Attack

5 Maret 2026
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq memakai baju tahanan KPK usai ditetapkan sebagai tersangka. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Buka Peluang Jerat PT RNB Milik Keluarga Bupati Pekalongan sebagai Tersangka Korporasi

5 Maret 2026
Post Selanjutnya

Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, Roadshow Bus KPK Tiba di Banten

Pilkada 2024, KPU: 2 Daerah Tambah Paslon, Calon Tunggal Masih Ada di 41 Daerah

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pemkab Garut Buka Arus Balik Lebaran 2026, Gratis! Cek Jadwal dan Cara Daftarnya

6 Maret 2026

MTPI Soroti Lambatnya Penyelesaian Perizinan di BKPM

6 Maret 2026
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, secara resmi membuka gelaran Ramadan Fashion Festival (Ramffest) Tahun 2026 di Lantai 2 Garut Plaza (GP), Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kamis (5/3/2026).

Putri Karlina Resmi Buka Ramffest 2026, Dorong Pedagang Garut Plaza Adaptif di Era Digital

6 Maret 2026
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Safari Ramadan 1447 H/2026 M di Masjid Besar Jihadul Hidayah, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Kamis (5/3/2026).
(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Kab. Garut)

Safari Ramadan di Cikajang, Bupati Syakur Ingatkan Pentingnya Memaksimalkan Ibadah di Sisa Ramadan

6 Maret 2026
Bareskrim Polri mengeksekusi 133 rekening terkait kasus TPPU dari perjudian online dengan total aset Rp 58,18 miliar.(Ist)

Bareskrim Eksekusi 133 Rekening Judi Online Rp 58,18 Miliar, Aset TPPU Diserahkan ke Kejagung

5 Maret 2026
Jimly Asshiddiqie mengusulkan Presiden Prabowo menangguhkan kewajiban Indonesia di Board of Peace (Istimewa)

Jimly Usul Presiden Prabowo Tangguhkan Keanggotaan Indonesia di BOP, Ini Alasannya

5 Maret 2026
Sidang vonis penyelundupan narkoba 2 ton di PN Batam. (Foto: Humas KY)

KY Pantau Vonis ABK Penyelundup 2 Ton Sabu di PN Batam

5 Maret 2026
Densus 88 antiteror Polri

Antisipasi Dampak Geopolitik Global, Densus 88 Tingkatkan Pengawasan Perkuat Zero Terrorist Attack

5 Maret 2026
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq memakai baju tahanan KPK usai ditetapkan sebagai tersangka. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Buka Peluang Jerat PT RNB Milik Keluarga Bupati Pekalongan sebagai Tersangka Korporasi

5 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Penyalahgunaan APBDes 2025, Pemdes Mekarjaya Pastikan Tak Ada Temuan Penyimpangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ayo Berpartisipasi! KPK Lelang Mobil dan Barang Branded, Cek Jadwal dan Harga Limitnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rudal Iran Hancurkan Kantor PM Israel dan Kondisi Netanyahu Belum ditentukan, inilah Faktanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 11 Terdakwa Dituntut Bersalah di Perkara Korupsi Pembiayaan Fiktif Telkom

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com