• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Agustus 10, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut Berinovasi Tingkatkan Nilai Tape Singkong dengan Kemasan Kekinian Berlabel Halal

Redaksi oleh Redaksi
5 September 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIE Yasa Anggana Garut, mulai mencoba menerapkan inovasi kemasan dan label tape singkong (peyeum) di Desa Gandamekar Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada (17/08/2024) lalu.

Abdul Latif, Selaku koordinator KKN kelompok 9 mengatakan, program pemberdayaan Masyarakat ini merupakan salah satu program pokok KKN yang bertujuan untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai jual tape singkong yang telah lama menjadi ikon kuliner di Desa Gandamekar.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Program pemberdayaan Masyarakat ini ber focus pada pengembangan kemasan dan label produk, sehingga tape singkong yang selama ini dianggap sebagai produk tradisional menjadi lebih modern dan menarik minat konsumen,” kata Abdul Latif usai melksanakan KKN. Kamis (05/09/2024).

RelatedPosts

Intip 3 Surpres Istana ke DPR, Siapa Saja yang Diusulkan Presiden Prabowo?

Presiden Prabowo Belum Reshuffle Kabinet, Kursi Wamenimipas dan Wamentan Masih Kosong

Kader PSI jadi Korban Dugaan ‘Permainan’ Oknum PLN: Listrik Rumah Diputus-Disuruh Bayar Denda Belasan Juta

Salah satu produsen tape singkong di Desa Gandamekar turut mengapresiasi program ini karena dulu hanya membungkus tape singkong (peyeum) dengan daun pisang atau plastik biasa. Sekarang mulai berinovasi menggunakan kemasan yang lebih menarik dan higienis.

Perubahan ini didukung oleh Kepala Desa Gandamekar, Aceng Warso yang mengatakan, dengan adanya program ini dapat meningkatkan kualitas produk UMKM lokal termasuk tape singkong yang ada di Desa Gandamekar.

“Desain yang dibuat menggabungkan unsur tradisional dan modern, sehingga tetap mempertahankan ciri khas produk lokal namun terlihat lebih segar dan kekinian,” jelasnya.

Mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut juga membuat proto tipe kemasan yang kemudian disosialisasikan kepada produsen tape singkong.

Baca Juga  Pemerintah Sewa 1000 Mobil Alpard Rp25 Juta per Hari untuk HUT RI di IKN? Itu Hoaks!

“Setelah mendapatkan masukan dan persetujuan, desain kemasan tersebut diproduksi secara masal,” imbuh Abdul Latif.

Beberapa inovasi kemasan yang ditetapkan antara lain: penggunaan kotak plastic food grade yang dapat ditutup rapat, desain label yang menarik, dan penambahan logo halal.

Program ini diakhiri dengan pemberian 50 sample kemasan dan brand kepada salah satu UMKM khususnya produksi tape singkong sebagi bentuk apresiasi mahasiswa agar UMKM dapat berani memulai menggunakan inovasi pada kemasan yang lebih modern.

Program KKN ini membuktikan bahwa dengan kreatifitas inovasi dan kerjasama yang baik, mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang sangat berarti pada masyarakat khususnya UMKM yang ada di STIE Yasa Anggana Garut.

Suksesnya program ini, menurut Abdul Latif, menunjukan bahwa inovasi sederhana seperti desain kemasan, label produk lokal dapat memiliki nilai jual yang tinggi dan bersaing dipasar yang lebih luas.

Hal ini juga membuktikan bahwa mahasiswa KKN STIE Yasa Anggana Garut dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif.

Program KKN STIE Yasa Anggana Garut ini dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk tape singkong lokal melalui perbaikan kemasan dan pelabelan.

“Tujuan dari program ini untuk memperkenalkan tape singkong sebagai produk unggulan yang memiliki nilai tambah, baik dari segi Kesehatan maupun ekonomi, dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan nilai guna dan memperluas pasar produk local,” tutupnya.***

Red/K.101

Tags: Desa Gandamekar Kecamatan KadungoraKKN kelompok 9 STIE Yasa Anggana GarutKKN STIE Yasa Anggana GarutTingkatkan Nilai Tape Singkong
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

LSM GEARAM: Perda Tata Ruang Kabupaten Cirebon Tahun 2025 Dinilai Cacad Prosedur

Post Selanjutnya

Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, Roadshow Bus KPK Tiba di Banten

RelatedPosts

Dok.Foto: Istimewa

Intip 3 Surpres Istana ke DPR, Siapa Saja yang Diusulkan Presiden Prabowo?

10 Agustus 2026
Dok.Foto: Istimewa

Presiden Prabowo Belum Reshuffle Kabinet, Kursi Wamenimipas dan Wamentan Masih Kosong

10 Agustus 2026

Kader PSI jadi Korban Dugaan ‘Permainan’ Oknum PLN: Listrik Rumah Diputus-Disuruh Bayar Denda Belasan Juta

10 Agustus 2026
Dok.Foto: Istimewa

Ada Isu Strategis Jelang 17 Agustus, Dasco Gelar Rapat Polkam, Pesan Panglima TNI Jadi Sorotan

10 Agustus 2026

MUI Dorong Pemerintah Pertimbangkan Hukuman Mati dan Pemiskinan untuk Perkuat Efek Jera Koruptor

10 Agustus 2026

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamne di Perairan Natuna, 8 ABK Kapal King Sun Diamankan

9 Agustus 2026
Post Selanjutnya

Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, Roadshow Bus KPK Tiba di Banten

Pilkada 2024, KPU: 2 Daerah Tambah Paslon, Calon Tunggal Masih Ada di 41 Daerah

Discussion about this post

KabarTerbaru

Dok.Foto: Istimewa

Intip 3 Surpres Istana ke DPR, Siapa Saja yang Diusulkan Presiden Prabowo?

10 Agustus 2026

Jejak Tata Kelola MBG Didalami: Kejagung Periksa 16 Saksi dari Tenaga Ahli BGN, Mitra hingga Yayasan

10 Agustus 2026
Dok.Foto: Istimewa

Presiden Prabowo Belum Reshuffle Kabinet, Kursi Wamenimipas dan Wamentan Masih Kosong

10 Agustus 2026

AI Makin Canggih, Diskominfo Tangsel Ingatkan Warga Waspadai Hoaks dan Deepfake

10 Agustus 2026

Kader PSI jadi Korban Dugaan ‘Permainan’ Oknum PLN: Listrik Rumah Diputus-Disuruh Bayar Denda Belasan Juta

10 Agustus 2026
Dok.Foto: Istimewa

Ada Isu Strategis Jelang 17 Agustus, Dasco Gelar Rapat Polkam, Pesan Panglima TNI Jadi Sorotan

10 Agustus 2026

Danantara Serahkan Utang Whoosh ke Kemenkeu, Purbaya Ungkap Skema Pengelolaan dan Nasib Saham KCIC

10 Agustus 2026

MUI Dorong Pemerintah Pertimbangkan Hukuman Mati dan Pemiskinan untuk Perkuat Efek Jera Koruptor

10 Agustus 2026

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamne di Perairan Natuna, 8 ABK Kapal King Sun Diamankan

9 Agustus 2026

Presiden Prabowo Terima Laporan Program Strategis TNI hingga Persiapan HUT ke-81 RI

7 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Dok.Foto:Istimewa

    Mabes Polri Bungkam soal Masa Aktif Wakapolri, Status Komjen Dedi Prasetyo Masih Jadi Tanda Tanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perebutan Presidium KAHMI Jabar Dinilai Jadi Momentum Perkuat Jalan KDM Menuju Pilpres 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Abdul Rokib Laporkan Dugaan Persekusi ke Polres Garut, Sebut Dikerumuni Puluhan Orang dan Dipaksa ke Polsek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Agus Muttaqien Alfaz Siap Pimpin MW KAHMI Jabar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komjak RI Koordinasi Kemenko Polkam Kawal Penanganan Kasus Korupsi dan TPPU Mantan Jampidsus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kader PSI jadi Korban Dugaan ‘Permainan’ Oknum PLN: Listrik Rumah Diputus-Disuruh Bayar Denda Belasan Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Revitalisasi Pasar Baru Garut Kian Mengemuka, Transparansi Proyek Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com