• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Mei 1, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Cegah Spekulasi dari Insiden Kali Bekasi, Polri: Masyarakat Harus Tahu Jika Ada Patroli

Redaksi oleh Redaksi
24 September 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa kehadiran Patroli Polisi di lingkungan masyarakat bukanlah tindakan penindakan, melainkan upaya pencegahan untuk menjaga ketertiban dan keamanan.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyusul adanya dugaan bahwa tujuh remaja yang ditemukan tewas di Kali Bekasi menceburkan diri karena takut dengan Patroli Polisi.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Konsep dari patroli adalah pencegahan. Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mencegah peluang terjadinya gangguan, baik ketertiban maupun keamanan. Jadi, konsepnya bukanlah penindakan,” ujar Trunoyudo di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, Senin (23/09/2024).

RelatedPosts

Terbongkar! 127 Kasus Haji Ilegal Bermodus Visa Kerja, Polri Buru Pelaku dan Perusahaan Terlibat

Indonesia Jadi Tuan Rumah CPDAP 2026, BNN Gaungkan ‘War on Drugs for Humanity’

Wapres Gibran Minta BGN: SOP Dapur dan Keamanan Pangan Ditingkatkan hingga 3T

Penegasan ini muncul setelah insiden ditemukannya tujuh jasad remaja yang diduga terlibat tawuran pada Minggu (22/09).

Trunoyudo menegaskan bahwa Polda Metro Jaya masih mendalami penyebab pasti dari kejadian tragis tersebut, dan memastikan bahwa penyelidikan akan diawasi oleh Propam Polri untuk memastikan tidak ada kesalahan prosedur.

“Bapak Kapolda Metro Jaya (Irjen Pol. Karyoto) sudah menyampaikan bahwa penyidikan akan melibatkan Propam sebagai fungsi pengawas. Kita tunggu hasilnya. Namun, kami tegaskan sekali lagi bahwa patroli dilakukan dengan pendekatan preventif atau pencegahan,” jelas Trunoyudo.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Karyoto, sebelumnya menyatakan bahwa ketujuh korban merupakan remaja yang terlibat tawuran pada Sabtu (21/09) dini hari.

Menurutnya, mereka menceburkan diri ke sungai karena ketakutan dengan adanya Patroli Polisi yang lewat di lokasi kejadian.

Baca Juga  Jubir KPK Febri Diansyah Dilaporkan ke Polisi

“Mereka menceburkan diri ke sungai karena ketakutan dengan patroli yang lewat atau yang menegur mereka. Sampai sejauh mana patroli tersebut menegur, saat ini masih dalam pendalaman,” ujar Karyoto.

Untuk mencegah spekulasi yang berkembang, Polda Metro Jaya telah meminta Propam Mabes Polri dan Kompolnas untuk turut serta melakukan penyelidikan dengan memeriksa Tim Presisi Polres Metro Bekasi Kota.

Kapolda memastikan bahwa institusi Kepolisian tidak akan menutup-nutupi apabila ditemukan faktor kelalaian anggota dalam menjalankan tugas.

Diketahui, penemuan tujuh jasad ini terjadi pada Minggu pagi (22/09) di Kali Bekasi, tepatnya di belakang Masjid Al Ikhlas Perumahan Pondok Gede Permai, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi. Warga menemukan jasad-jasad tersebut mengambang di sungai pada pukul 06.00 WIB dan segera melaporkannya ke pihak berwajib.

Patroli polisi yang dilakukan saat itu bertujuan untuk mencegah aksi tawuran yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Hingga saat ini, Polisi telah menangkap 15 orang yang diduga terlibat dalam tawuran, tiga di antaranya membawa senjata tajam.

Polri mengimbau masyarakat untuk tidak panik saat melihat Patroli Polisi. Trunoyudo menjelaskan bahwa patroli adalah bentuk kehadiran Polisi di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan potensi gangguan keamanan atau kejadian yang mencurigakan.

“Jika ada Patroli Polisi, jangan takut. Anggota kami dilatih untuk berkomunikasi secara persuasif dan humanis. Laporkan jika ada hal yang mengganggu keamanan di lingkungan anda,” tutupnya.

Dengan penegasan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami bahwa Patroli Polisi adalah upaya preventif untuk menjaga ketertiban dan bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan didukung demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.***

Baca Juga  Roy Suryo Cs Tiba di Polda Metro Jaya, Rismon Ancam Gugat Polisi Rp126 Triliun

*Div Humas Polri

Red/K.101

Berita Terkait :

Kapolda Metro Jaya Turun Langsung ke Lokasi Penemuan 7 Remaja Tewas di Aliran Kali Bekasi

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: 7 Remaja Tewas di Aliran Kali BekasiDivisi Humas PolriInsiden di Kali BekasiPolda Metro Jaya
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

KPU Garut Resmi Tetapkan No Urut Pilkada 2024: Pasangan 01 Helmi-Yudi dan 02 Syakur-Putri

Post Selanjutnya

Resmikan Produksi Smelter PT Freeport Indonesia, Presiden Jokowi Dorong Hilirisasi dan Penerimaan Negara

RelatedPosts

Polri mengungkap 127 kasus haji ilegal bermodus visa kerja sejak 2024. (Foto:Istimewa)

Terbongkar! 127 Kasus Haji Ilegal Bermodus Visa Kerja, Polri Buru Pelaku dan Perusahaan Terlibat

30 April 2026

Indonesia Jadi Tuan Rumah CPDAP 2026, BNN Gaungkan ‘War on Drugs for Humanity’

30 April 2026

Wapres Gibran Minta BGN: SOP Dapur dan Keamanan Pangan Ditingkatkan hingga 3T

30 April 2026

Aktivis 98 Andrianto Andri Apresiasi Penunjukan Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup

30 April 2026

Masa Lalu Diuji Nalar, Rocky Gerung: Jumhur Hidayat Tetap Seorang Intelektual

29 April 2026

ADPPI Dorong Percepatan Ekonomi Karbon: Kepemimpinan Jumhur Hidayat Kunci Transisi Energi Hijau

29 April 2026
Post Selanjutnya

Resmikan Produksi Smelter PT Freeport Indonesia, Presiden Jokowi Dorong Hilirisasi dan Penerimaan Negara

Usai Penetapan No Urut Empat Paslon, KPU Jabar Gelar Deklarasi Damai Pilkada Serentak 2024

Discussion about this post

KabarTerbaru

KPK Apresiasi Putusan MK Soal Status Nonaktif Pimpinan: Perkuat Independensi Lembaga

30 April 2026
Polri mengungkap 127 kasus haji ilegal bermodus visa kerja sejak 2024. (Foto:Istimewa)

Terbongkar! 127 Kasus Haji Ilegal Bermodus Visa Kerja, Polri Buru Pelaku dan Perusahaan Terlibat

30 April 2026

Indonesia Jadi Tuan Rumah CPDAP 2026, BNN Gaungkan ‘War on Drugs for Humanity’

30 April 2026

Wapres Gibran Minta BGN: SOP Dapur dan Keamanan Pangan Ditingkatkan hingga 3T

30 April 2026

KPK Ajak Generasi Muda Bangun Integritas Lewat Diskusi Film “Ghost in The Cell”

30 April 2026
Gedung Merah Putih KPK

KPK Perpanjang Penahanan Fadia Arafiq, Penyidikan Kasus Pemkab Pekalongan Berlanjut

30 April 2026

Aktivis 98 Andrianto Andri Apresiasi Penunjukan Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup

30 April 2026
Lansia Terlantar Tanggung Jawab Negara, DPRD Minta Respons Cepat

Yuda Puja Turnawan: Lansia Terlantar Tanggung Jawab Negara, Respons Lambat Jadi Catatan

30 April 2026
Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu, 29 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Hilirisasi Kunci Kebangkitan dan Kemakmuran Bangsa

30 April 2026
Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu, 29 April 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Hilirisasi Kunci Kebangkitan dan Kemakmuran Bangsa

30 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Prabowo Tunjuk Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Berikut Daftar Pejabat yang Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Duka Tabrakan KA di Bekasi Timur: Jurnalis Ditemukan Meninggal, Korban Tewas Capai 15 Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tembus Eropa! PT SPP Ekspor 20 Ton Pipa Stainless ke Jerman, Kemendag Soroti Kualitas Baja Dalam Negeri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PPP Garut Diambil Alih DPW, Pembentukan Formatur Ditetapkan di Tengah Aksi Boikot PAC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tragedi Kereta Bekasi Timur, FSP BUMN Indonesia Raya: Kelalaian Sistemik, Copot Direksi PT KAI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com