• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Januari 10, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

Mengawal Seleksi Capim-Dewas, KPK: Indonesia Memanggil Figur Berintegritas

Redaksi oleh Redaksi
13 Juli 2024
di Dwi Warna, Kabar Terkini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan menyampaikan, pentingnya figur berintegritas untuk maju dalam seleksi Calon Pimpinan (Capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) KPK Tahun 2024.

Hal ini disampaikannya dalam diskusi publik bertajuk “Daftar Capim KPK, Kuatkan Harapan Indonesia” yang digelar secara daring, Jumat (12/07/2024).

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Dulu, teringat proses rekrutmen pegawai KPK namanya Indonesia Memanggil. Sekarang, saatnya ‘Indonesia Memanggil’ calon pimpinan KPK dan Dewas, untuk mendaftar di seleksi kali ini. Kalau yakin memiliki integritas, jangan ragu mendaftar. Kalau punya kompetensi khusus, tentunya akan lebih baik lagi,” ujar Pahala.

RelatedPosts

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

KPK OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara, 8 Orang Diringkus

KPK Pastikan Taat KUHP dan KUHAP Baru, Johanis Tanak: Tak Ada Istilah Siap atau Tidak

Menurutnya, sebagai lembaga yang didesain khusus dalam upaya pemberantasan korupsi, KPK harus didukung oleh pemimpin yang menjunjung tinggi nilai integritas. Mengingat, Pimpinan dan Dewas KPK nantinya memiliki peranan penting, sebagai “kompas” yang akan mengarahkan lembaga ini dalam pemberantasan korupsi.

Lebih lanjut, Pahala juga menyampaikan terkait latar belakang dan kriteria bagi calon yang akan mendaftar. Ia menekankan bahwa calon yang dapat mengikuti seleksi juga dapat berasal dari sektor swasta, tidak terbatas untuk penyelenggara negara, maupun aparat penegak hukum (APH) saja.

“Kita ingin berpesan, teman-teman di sektor swasta, auditor, forensik yang jago, dan korporasi besar dengan tata kelola government sudah terbukti untuk ikut mendaftar. Ayo! Selama 5 tahun nanti, bantu KPK dan bantu negara ini keluar dari situasi (upaya pemberantasan korupsi) yang stagnan ini,” ajak Pahala.

Baca Juga  KPK Eksekusi Putusan Pengadilan Tipikor Dua Mantan Pejabat PUPR Muba ke Lapas Sukamiskin

Pimpinan KPK periode 2003-2007 Erry Riyana Hardjapamekas, yang hadir dalam diskusi publik ini juga turut menyampaikan pesannya dalam mengawal seleksi Capim. Menurutnya, kriteria penting sebagai pemimpin adalah kredibilitas dan integritas. Kedua kriteria tersebut, diharapkan dapat mendukung pelaksanaan peran KPK itu sendiri.

“Berdasarkan aturannya, KPK punya peran koordinasi, supervisi, pemberantasan korupsi, monitoring, dan pencegahan. Artinya, pimpinan harus diisi orang yang berpengalaman dan kredibel di bidangnya. Tapi, jika dia berpengalaman tapi tanpa integritas, tentu tidak ada artinya,” pesan Erry.

Sebagai informasi, proses seleksi Capim dan Dewas KPK akan dibuka mulai 26 Juni hingga 15 Juli 2024. Adapun sejumlah kriteria telah ditetapkan untuk para calon, antara lain latar belakang pendidikan dan pengalaman yang relevan; bebas dari afiliasi partai politik; dan patuh terhadap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Pendaftarannya dapat dilakukan melalui laman https://apel.setneg.go.id.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Capim dan Dewas KPK 2024 Arif Satria, turut menyampaikan perkembangan terkait dengan seleksi yang sedang berlangsung. Ia menyampaikan bahwa per hari Jumat (12/7) pukul 12.30, tercatat 682 akun yang registrasi dengan total pendaftar Capim sebanyak 107 orang (105 laki-laki, 2 perempuan) dan Cadewas sebanyak 87 orang (76 laki-laki, 11 perempuan).

“Dari data ada 682 orang yang tertarik dan mempersiapkan diri untuk mendaftar baik sebagai Capim atau Cadewas. Dengan antusias ini, menunjukkan bahwa optimisme terhadap lembaga ini perlu dibangun,” kata Arif.

Menurutnya, pemberantasan korupsi adalah agenda penting yang membutuhkan komitmen bersama. Mewakili pansel, Arif mengajak masyarakat untuk turut serta mengawal seleksi capim ini, sehingga nantinya lembaga KPK dapat dipimpin oleh orang yang kredibel, berintegritas, dan bersih dari segala konflik kepentingan.

Baca Juga  KPK Tangkap Penyelenggara Negara dan Pihak Swata Terkait Kasus Suap di Labuhanbatu Sumut

Masyarakat Perlu Kawal Seleksi Capim-Dewas KPK

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menyampaikan, proses seleksi pimpinan KPK yang sebenarnya akan bergulir pasca 15 Juli 2024, saat masa pendaftaran selesai. Sejak itu, masyarakat akan mengawasi bagaimana Pansel bekerja untuk menemukan 5 orang komisioner dan dewas KPK.

Kurnia menuturkan bahwa KPK membutuhkan orang yang paham bagaimana problem dalam pemberantasan korupsi, paham akan peran koordinasi antara Pimpinan dan Dewas, serta paham mengenai mekanisme evaluasi yang sebelumnya tidak jelas. Untuk itu, masyarakat dapat mengawal seleksi, agar pimpinan yang terpilih nantinya dapat memenuhi kriteria dan kebutuhan tersebut.

“Masyarakat dapat mengawal dan menelusuri rekam jejak kandidat calon, melalui portal yang kami miliki di https://rekamjejak.net/.  Dengan portal ini, masyarakat bisa mengakses dan turut berpartisipasi. Kita dapat memberitahukan latar belakang para pendaftar kepada Pansel,” jelas Kurnia.

Hasil rekam jejak ini akan diberikan kepada Pansel sebelum proses wawancara Capim dan Cadewas berlangsung.

Dengan demikian, diharapkan Pansel dapat optimal dalam menjawab kegelisahan dan kritik publik terkait keberlanjutan kepemimpinan di KPK.***

Red/K.101

Baca Juga :

Pendaftaran Capim dan Dewas KPK Masa Jabatan 2024-2029 Hingga 15 Juli 2024, Berikut Syarat dan Ketentuannya

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #MerahPutihTegakBerdiriDaftar Capim KPKIndonesia MemanggilKawal Seleksi Capim-Dewas KPKKomisi Pemberantasan KorupsiKPK
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Atalia dan Dhani Wirianata Bertemu, Sinyal Pasangan Cawalkot untuk Bandung

Post Selanjutnya

Sat Polairud Polres Garut Bersama Tim SAR Gabungan Temukan 1 Korban Terseret Ombak

RelatedPosts

Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

10 Januari 2026
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcayanto. (Foto: Humas KPK)

KPK OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara, 8 Orang Diringkus

10 Januari 2026
Johanis Tanak, Wakil Ketua KPK

KPK Pastikan Taat KUHP dan KUHAP Baru, Johanis Tanak: Tak Ada Istilah Siap atau Tidak

10 Januari 2026
Ketua KPK Setyo Budyanto (tengah) dengan sejumlah pimpinan KPK dan Jubir KPK. (Foto: Humas KPK)

Pemulihan Aset KPK Mencapai Rp1,53 Triliun, Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir

9 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Selain Yaqut, Stafsus Gus Alex Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji

9 Januari 2026
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: kemenag.go.id)

Gus Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji

9 Januari 2026
Post Selanjutnya

Sat Polairud Polres Garut Bersama Tim SAR Gabungan Temukan 1 Korban Terseret Ombak

DKKG Apresiasi Respon Pj Bupati Garut Kembalikan Pakaian Dinas "Kemis Nyunda"

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana

BGN Tak Wajibkan Susu di MBG, Dadan Hindayana: Prioritaskan Sumber Kalsium Produk Lokal

10 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Prabowo Tolak Lihat Daftar Perusahaan Pelanggar: Tegakkan Hukum Tanpa Intervensi

10 Januari 2026
Dugaan manipulasi lelang aset sitaan korupsi bernilai triliunan rupiah menyeret sorotan ke Jampidsus.

Triliunan Aset Sitaan Korupsi Dilepas Murah, Jampidsus Disorot Dugaan Permainan Lelang

10 Januari 2026
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcayanto. (Foto: Humas KPK)

KPK OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara, 8 Orang Diringkus

10 Januari 2026
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya

Seskab Teddy Hadiri Rakor: Satgas Pemulihan Pascabencana Aceh-Sumatra Dikebut

10 Januari 2026
Johanis Tanak, Wakil Ketua KPK

KPK Pastikan Taat KUHP dan KUHAP Baru, Johanis Tanak: Tak Ada Istilah Siap atau Tidak

10 Januari 2026
Gelandang PERSIB, Thom Haye

PERSIB vs Persija di GBLA, Thom Haye Antusias Sambut Laga Sarat Gengsi

10 Januari 2026
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Yusril: Pilkada Langsung maupun via DPRD Sama-Sama Konstitusional

9 Januari 2026
Ketua KPK Setyo Budyanto (tengah) dengan sejumlah pimpinan KPK dan Jubir KPK. (Foto: Humas KPK)

Pemulihan Aset KPK Mencapai Rp1,53 Triliun, Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir

9 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Profil Komjen (Purn) Chryshnanda Dwilaksana, mantan Kalemdiklat Polri dan Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri

    Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KUHP Baru Berlaku Januari 2026, Menkum: Disusun 63 Tahun Gantikan Produk Hukum Kolonial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Penertiban Kawasan Hutan, Transparansi Kinerja Satgas PKH Dipertanyakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Ijazah Belum Tuntas, Dua Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Datangi Rumah Jokowi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Presiden Prabowo dan Jenderal LB Moerdani di Sekolah Kader Taruna Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Garut Evaluasi Galian C, Tiga Lokasi di Banyuresmi-Tarogong Kaler Dihentikan Sementara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu Ijazah Jokowi: Partai Demokrat Layangkan Somasi atas Konten yang Seret Nama SBY

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com