• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juni 8, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

Mengawal Seleksi Capim-Dewas, KPK: Indonesia Memanggil Figur Berintegritas

Redaksi oleh Redaksi
13 Juli 2024
di Dwi Warna, Kabar Terkini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan menyampaikan, pentingnya figur berintegritas untuk maju dalam seleksi Calon Pimpinan (Capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) KPK Tahun 2024.

Hal ini disampaikannya dalam diskusi publik bertajuk “Daftar Capim KPK, Kuatkan Harapan Indonesia” yang digelar secara daring, Jumat (12/07/2024).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Dulu, teringat proses rekrutmen pegawai KPK namanya Indonesia Memanggil. Sekarang, saatnya ‘Indonesia Memanggil’ calon pimpinan KPK dan Dewas, untuk mendaftar di seleksi kali ini. Kalau yakin memiliki integritas, jangan ragu mendaftar. Kalau punya kompetensi khusus, tentunya akan lebih baik lagi,” ujar Pahala.

RelatedPosts

Ruang Kelas, Ruang Integritas: KPK Ingatkan SPMB 2026/2027 Bebas Titipan dan Pungli

Silmy Karim Tersangka Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Kode “Malaikat” Sekali Klik Ada Harganya

KPK Angkut Porsche, Harley Davidson, dan Ducati dari Rumah Silmy Karim Usai Penggeledahan 5 Jam

Menurutnya, sebagai lembaga yang didesain khusus dalam upaya pemberantasan korupsi, KPK harus didukung oleh pemimpin yang menjunjung tinggi nilai integritas. Mengingat, Pimpinan dan Dewas KPK nantinya memiliki peranan penting, sebagai “kompas” yang akan mengarahkan lembaga ini dalam pemberantasan korupsi.

Lebih lanjut, Pahala juga menyampaikan terkait latar belakang dan kriteria bagi calon yang akan mendaftar. Ia menekankan bahwa calon yang dapat mengikuti seleksi juga dapat berasal dari sektor swasta, tidak terbatas untuk penyelenggara negara, maupun aparat penegak hukum (APH) saja.

“Kita ingin berpesan, teman-teman di sektor swasta, auditor, forensik yang jago, dan korporasi besar dengan tata kelola government sudah terbukti untuk ikut mendaftar. Ayo! Selama 5 tahun nanti, bantu KPK dan bantu negara ini keluar dari situasi (upaya pemberantasan korupsi) yang stagnan ini,” ajak Pahala.

Baca Juga  KPK Periksa Lima Saksi Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Termasuk Mantan Direktur dan Staf Keuangan

Pimpinan KPK periode 2003-2007 Erry Riyana Hardjapamekas, yang hadir dalam diskusi publik ini juga turut menyampaikan pesannya dalam mengawal seleksi Capim. Menurutnya, kriteria penting sebagai pemimpin adalah kredibilitas dan integritas. Kedua kriteria tersebut, diharapkan dapat mendukung pelaksanaan peran KPK itu sendiri.

“Berdasarkan aturannya, KPK punya peran koordinasi, supervisi, pemberantasan korupsi, monitoring, dan pencegahan. Artinya, pimpinan harus diisi orang yang berpengalaman dan kredibel di bidangnya. Tapi, jika dia berpengalaman tapi tanpa integritas, tentu tidak ada artinya,” pesan Erry.

Sebagai informasi, proses seleksi Capim dan Dewas KPK akan dibuka mulai 26 Juni hingga 15 Juli 2024. Adapun sejumlah kriteria telah ditetapkan untuk para calon, antara lain latar belakang pendidikan dan pengalaman yang relevan; bebas dari afiliasi partai politik; dan patuh terhadap Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Pendaftarannya dapat dilakukan melalui laman https://apel.setneg.go.id.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Capim dan Dewas KPK 2024 Arif Satria, turut menyampaikan perkembangan terkait dengan seleksi yang sedang berlangsung. Ia menyampaikan bahwa per hari Jumat (12/7) pukul 12.30, tercatat 682 akun yang registrasi dengan total pendaftar Capim sebanyak 107 orang (105 laki-laki, 2 perempuan) dan Cadewas sebanyak 87 orang (76 laki-laki, 11 perempuan).

“Dari data ada 682 orang yang tertarik dan mempersiapkan diri untuk mendaftar baik sebagai Capim atau Cadewas. Dengan antusias ini, menunjukkan bahwa optimisme terhadap lembaga ini perlu dibangun,” kata Arif.

Menurutnya, pemberantasan korupsi adalah agenda penting yang membutuhkan komitmen bersama. Mewakili pansel, Arif mengajak masyarakat untuk turut serta mengawal seleksi capim ini, sehingga nantinya lembaga KPK dapat dipimpin oleh orang yang kredibel, berintegritas, dan bersih dari segala konflik kepentingan.

Baca Juga  Kecelakaan Maut Bus Rombongan SMK Depok di Subang, Kapolda Jabar: 11 Orang Meninggal Dunia

Masyarakat Perlu Kawal Seleksi Capim-Dewas KPK

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menyampaikan, proses seleksi pimpinan KPK yang sebenarnya akan bergulir pasca 15 Juli 2024, saat masa pendaftaran selesai. Sejak itu, masyarakat akan mengawasi bagaimana Pansel bekerja untuk menemukan 5 orang komisioner dan dewas KPK.

Kurnia menuturkan bahwa KPK membutuhkan orang yang paham bagaimana problem dalam pemberantasan korupsi, paham akan peran koordinasi antara Pimpinan dan Dewas, serta paham mengenai mekanisme evaluasi yang sebelumnya tidak jelas. Untuk itu, masyarakat dapat mengawal seleksi, agar pimpinan yang terpilih nantinya dapat memenuhi kriteria dan kebutuhan tersebut.

“Masyarakat dapat mengawal dan menelusuri rekam jejak kandidat calon, melalui portal yang kami miliki di https://rekamjejak.net/.  Dengan portal ini, masyarakat bisa mengakses dan turut berpartisipasi. Kita dapat memberitahukan latar belakang para pendaftar kepada Pansel,” jelas Kurnia.

Hasil rekam jejak ini akan diberikan kepada Pansel sebelum proses wawancara Capim dan Cadewas berlangsung.

Dengan demikian, diharapkan Pansel dapat optimal dalam menjawab kegelisahan dan kritik publik terkait keberlanjutan kepemimpinan di KPK.***

Red/K.101

Baca Juga :

Pendaftaran Capim dan Dewas KPK Masa Jabatan 2024-2029 Hingga 15 Juli 2024, Berikut Syarat dan Ketentuannya

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #MerahPutihTegakBerdiriDaftar Capim KPKIndonesia MemanggilKawal Seleksi Capim-Dewas KPKKomisi Pemberantasan KorupsiKPK
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Atalia dan Dhani Wirianata Bertemu, Sinyal Pasangan Cawalkot untuk Bandung

Post Selanjutnya

Sat Polairud Polres Garut Bersama Tim SAR Gabungan Temukan 1 Korban Terseret Ombak

RelatedPosts

dok KPK

Ruang Kelas, Ruang Integritas: KPK Ingatkan SPMB 2026/2027 Bebas Titipan dan Pungli

7 Juni 2026

Silmy Karim Tersangka Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Kode “Malaikat” Sekali Klik Ada Harganya

6 Juni 2026
KPK mengangkut Porsche, Harley Davidson, Ducati, dan sejumlah kendaraan lainnya dari rumah Silmy Karim (Irfan/kabariku.com)

KPK Angkut Porsche, Harley Davidson, dan Ducati dari Rumah Silmy Karim Usai Penggeledahan 5 Jam

5 Juni 2026
Silmy Karim ditahan KPK setelah OTT Imigrasi yang diduga terkait pengurusan izin tinggal WNA.(Istimewa)

Dugaan Jual-Beli Izin Tinggal WNA Jadi Pangkal Kasus yang Menyeret Silmy Karim

4 Juni 2026

Sempat Bantah Kena OTT, Kejagung Ungkap Sony Sonjaya Terafiliasi Tiga Yayasan hingga Intervensi Verifikasi SPPG

3 Juni 2026
Kejagung menahan Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya sehari setelah dicopot Presiden Prabowo.(Istimewa)

Terbongkar! Alasan di Balik Pencopotan Dadan Hindayana Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung

3 Juni 2026
Post Selanjutnya

Sat Polairud Polres Garut Bersama Tim SAR Gabungan Temukan 1 Korban Terseret Ombak

DKKG Apresiasi Respon Pj Bupati Garut Kembalikan Pakaian Dinas "Kemis Nyunda"

Discussion about this post

KabarTerbaru

Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

7 Juni 2026
dok KPK

Ruang Kelas, Ruang Integritas: KPK Ingatkan SPMB 2026/2027 Bebas Titipan dan Pungli

7 Juni 2026

Korupsi MBG adalah Laku Nista

7 Juni 2026

20 Lembaga Lingkungan Siap Sukseskan Usulan Raperda Inisatif Pengelolaan Mata Air

7 Juni 2026

IPW Ungkap Propam Polri Periksa Eks Kapolda Kalbar Pipit Rismanto Terkait Kasus Korupsi Tambang

7 Juni 2026

Pemerintah Hormati Proses Hukum Silmy Karim, Presiden Prabowo Teken Surat Pemberhentian

7 Juni 2026

Informasi Penghentian Sementara Program MBG adalah Hoaks, Berikut Penjelasan BGN

7 Juni 2026

Komitmen Berantas Korupsi, Pemerintah Optimalkan Pengawasan Kementerian dan Lembaga

6 Juni 2026

Polri Resmikan Logo Layanan Polisi 110, Ini Makna dan Filosofi di Baliknya

6 Juni 2026

Komitmen Berantas Korupsi, Pemerintah Optimalkan Pengawasan Kementerian dan Lembaga

6 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Kejagung menahan Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya sehari setelah dicopot Presiden Prabowo.(Istimewa)

    Terbongkar! Alasan di Balik Pencopotan Dadan Hindayana Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Bantah Kena OTT, Kejagung Ungkap Sony Sonjaya Terafiliasi Tiga Yayasan hingga Intervensi Verifikasi SPPG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FSP BUMN IRA Desak Danantara Evaluasi Pejabat BUMN yang Belum Tuntaskan Hak Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Informasi Penghentian Sementara Program MBG adalah Hoaks, Berikut Penjelasan BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPW Ungkap Propam Polri Periksa Eks Kapolda Kalbar Pipit Rismanto Terkait Kasus Korupsi Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Diselidiki, Kejagung Periksa Sejumlah Pejabat BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com