• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, April 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Seni Budaya

Penjabat Bupati Garut Apresiasi Cikeletan sebagai Wadah Pemeliharaan Budaya Lokal

Redaksi oleh Redaksi
15 April 2024
di Seni Budaya
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan acara Cikeletan yang diselenggarakan di Rumah Budaya Cikelet.

Cikeletan yang memiliki akronim Cipta Kreasi Keluarga Panutan, digelar pada Sabtu (13/4/2024) di Jalan Lintas Selatan, Kampung Ciseundeuhan, Desa Cijambe, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Cikeletan tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga menjadi platform untuk mempromosikan dan melestarikan warisan budaya yang berharga bagi Kabupaten Garut dan Jawa Barat pada umumnya.

RelatedPosts

Kepala BNN Resmikan Peluncuran SKI: Sinergi Olahraga, Budaya, dan Pencegahan Narkoba

DWP Kemensos Kunjungi Galeri Yose Art, Gali Potensi Seni Anak-Anak Istimewa Sekaligus Jajaki Kolaborasi dengan Pengrajin UMKM

Wamenpar Dorong Pelestarian Tenun Sekomandi, Ikon Budaya Sulawesi Barat

Barnas menyatakan bahwa mempertahankan budaya lokal merupakan aset penting yang dapat meningkatkan daya tarik pariwisata Kabupaten Garut.

Menurutnya, Cikeletan merupakan budaya baik yang harus terus dikembangkan. Dengan terpeliharanya budaya yang lama dan baik, tentunya akan menjadi salah satu unggulan bagi Kabupaten Garut.

“Dan kalau ini terus dipelihara dan lalu diinformasikan, diviralkan oleh masyarakat, saya yakin kalau ini dikelola dengan baik ini menjadi budaya yang besar, bukan untuk Garut tapi untuk nasional, bahkan internasional,” ujar Barnas.

Barnas juga menghargai upaya para tokoh dan warga Cikelet dalam melestarikan dan memperkenalkan budaya lokal. Ia berharap acara ini dapat menjadi magnet pariwisata yang berdampak positif bagi pengembangan ekonomi lokal, terutama dalam sektor pariwisata.

“Nah, kalau ini (Cikeletan) menjadi suatu wisata yang diintegrasikan di Kecamatan Cikelet, ini menjadi wisata yang besar, ya tinggal nanti bagaimana konsepnya, tentu saya ingin ngobrol nanti dengan masyarakat, tokoh,” ucapnya.

Baca Juga  Pj. Bupati Garut Monitoring Pembangunan Fisik Objek Wisata Situ Cangkuang

Barnas berharap kegiatan ini mampu memperat tali silaturahmi dan memperkokoh kebersamaan khususnya kebersamaan seluruh warga yang ada di Kecamatan Cikelet.

“Jadi ini silaturahmi dan juga menyatukan persaudaraan di Kecamatan Cikelet ini,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu putra daerah Kecamatan Cikelet juga kini menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Barat, Ajam Mustajam, menuturkan, tujuan dari kegiatan Cikeletan ini selain daripada silaturahmi, juga bertujuan menguatkan nilai-nilai budaya yang ada di Kecamatan Cikelet.

Ajam menekankan pentingnya mempertahankan tradisi lokal sambil mengikuti perkembangan zaman. Ia menegaskan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak boleh mengorbankan tradisi dan nilai-nilai budaya yang telah lama dijunjung.

“Seperti Kampung Adat Dukuh tidak boleh tergerus dengan kemajuan jaman, lalu kemudian kebiasaan-kebiasaan interaksi sosial di sini itu tidak boleh hilang dengan begitu saja,” tutur Ajam.

Pembina Yayasan Rumah Budaya Cikelet, Iip Sarip, menjelaskan bahwa Cikeletan adalah ajang untuk merayakan kearifan budaya dan kreativitas masyarakat. Acara ini merupakan ruang pertemuan budaya, dalam konteks silaturahmi Idulfitri, dikemas dalam kreatifitas.

Adapun tema Cikeletan tahun ini mengenai kearifan-kearifan hingga apresiasi terhadap praktik-praktik baik yang sudah dilakukan oleh masyarakat.

Melalui serangkaian kegiatan seperti lomba dan pameran, Cikeletan bertujuan untuk menciptakan ruang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Ia berharap acara ini dapat menjadi titik awal bagi perkembangan ekosistem pariwisata dan kreativitas masyarakat di Jawa Barat selatan.

“Ini menjadi ruang ekonomi masyarakat, masyarakat bisa memasarkan produk-produk kerajinan, kuliner, jasa-jasa pariwisata lainnya,” ungkapnya.

Dalam acara ini, diselenggarakan beberapa lomba mulai dari lomba gorokan rantang (antar rantang), lomba menyanyi, lomba busana keluarga panutan, hingga lomba video pendek kreatif.

Acara gorokan rantang sendiri merupakan sebuah tradisi masyarakat yang saling mengantarkan rantang berisi kuliner, sebagai bentuk berbagi kebahagiaan untuk memantik kearifan kesalehan sosial.

Baca Juga  Pj. Bupati Garut Pimpin Rapat Lintas Sektoral untuk Hadapi Arus Mudik Lebaran

Kegiatan Cikeletan ini merupakan acara lanjutan dari Festival Cipasarangan yang digagas sejak tahun 2010, dimana tahun ini sengaja menggunakan branding baru yakni Cikeletan alias Cipta Kreasi Keluarga Panutan, dengan output-nya yaitu munculnya semangat masyarakat untuk menampilkan dan mengeksplor potensinya masing-masing.

“Kami berharap dengan event budaya ini tumbuh ekosistem kreativitas masyarakat, mereka tampil menyampaikan kesenian-keseniannya, mereka tampil membawakan kebudayaannya, kuliner, dan seterusnya, sehingga ruang budaya ini menjadi ruang ekonomi masyarakat, silakan semua menjadi pasar kaget di sini, pasar kreativitas di sini,” tandasnya.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: CikeletanCipta Kreasi Keluarga PanutanKanwil Kemenag Jawa BaratPemeliharaan Budaya LokalPj Bupati GarutYayasan Rumah Budaya Cikelet
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Seiring Persiapan Pindah Ibu Kota, Status Jakarta Tetap Jadi Pusat Perekonomian

Post Selanjutnya

Hari Kelima, Polsek Pasirwangi Bersama Tim SAR Terus Cari Korban Anak Hanyut

RelatedPosts

Kepala BNN Resmikan Peluncuran SKI: Sinergi Olahraga, Budaya, dan Pencegahan Narkoba

2 Desember 2025

DWP Kemensos Kunjungi Galeri Yose Art, Gali Potensi Seni Anak-Anak Istimewa Sekaligus Jajaki Kolaborasi dengan Pengrajin UMKM

6 Oktober 2025
Wamenpar Ni Luh Puspa berkesempatan mencoba proses menenun Sekomandi dengan alat tenun tradisional gedogan, Dalam kunjungan kerja ke Rumah Tenun Sekomandi, Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (27/8/2025)./Kemenpar

Wamenpar Dorong Pelestarian Tenun Sekomandi, Ikon Budaya Sulawesi Barat

30 Agustus 2025
Ibu-ibu di Kota Palembang, Sumatera Selatan, mengenakan kebaya untuk merayakan Hari Kebaya Nasional 2025/ Dok Pemprov Sumatera Selatan

24 Juli Ditetapkan sebagai Hari Kebaya Nasional, Ini Ciri Khas Kebaya Indonesia dan Negara Tetangga

24 Juli 2025
Menteri Kebudayaan Fadli Zon

Pemerintah Tetapkan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional, Menbud Fadli Zon Ungkap Alasannya

20 Juli 2025

Dari Gayo Salman Yoga S Tulis Buku Langka di Indonesia

4 Juni 2025
Post Selanjutnya

Hari Kelima, Polsek Pasirwangi Bersama Tim SAR Terus Cari Korban Anak Hanyut

“BOCORAN” Putusan MK Soal Pilpres 2024

Discussion about this post

KabarTerbaru

BGN Kucurkan Rp60 Triliun untuk MBG hingga April, Target 82,9 Juta Penerima pada 2026

23 April 2026

Kawal Program Prioritas Nasional, Wapres Gibran Tinjau MBG dan Kampung Nelayan di Raja Ampat

23 April 2026

BP BUMN Dorong Transformasi Telkom, Dony Oskaria: Tata Kelola Harus Bersih dan Kompetitif

23 April 2026

Produksi Rekor 5.095 GWh, RUPST PGE 2026 Percepat Ekspansi Proyek dan Perkuat Manajemen

22 April 2026

MBG yang Bersih, Dampak yang Berlipat: Dari Gizi Siswa hingga Penggerak Ekonomi Lokal

22 April 2026

Presiden Prabowo Terima Laporan Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Capai Rp498,79 Triliun, Serap 706 Ribu Tenaga Kerja

22 April 2026

Momentum Kartini, Jabar Perkuat Peran KB untuk Tekan Risiko Kematian Ibu

22 April 2026
Kunjungan Pemerintah Kabupaten Garut ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia di Jakarta, Senin (20/4/2026), dalam rangka membahas pengembangan energi panas bumi dan akses listrik bagi masyarakat. (Foto: Revy Muzaqqi/Diskominfo Kab. Garut)

Pemkab Garut Jajaki Penambahan PLTP, Fokus Kembangkan Energi Panas Bumi

22 April 2026
Dr. Hj. Neng Hilma Mimar melakukan ceramah di Harlah Muslimat ke-80

Harlah ke-80 Muslimat NU, Neng Hilma Mimar Serukan Perempuan Bangun Generasi Tangguh

22 April 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Jenderal Dudung Bahas Dinamika Geopolitik dan Pertahanan Nasional

22 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Gabung Sekarang! PR Starwarriors FA Bandung Rekrut U6–18 Tanpa SPP Menuju Kompetisi Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reformasi Polri Melalui Pendekatan Improvement dan Developement Demi Mewujudkan Polisi Kelas Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seleksi JPT Pratama MPR RI 2026: Berikut Peserta Lolos Administrasi dan Jadwal Tahap Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Petakan 8 Risiko Korupsi di Program MBG, BGN Usul Rencana Aksi Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riungan Nasional Perkumpulan Aktivis ’98: Jangan Khianati Dasa Sila Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com