Media Center World Water Forum 2024 Mampu Tampung Seribu Jurnalis Dalam dan Luar Negeri

Jakarta, Kabariku- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyiapkan Media Center World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Provinsi Bali, yang mampu menampung hingga seribu jurnalis dalam dan luar negeri.

Demikian dikatakan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP Kominfo), Usman Kansong, di sela-sela konferensi pers kunjungan Presiden World Water Council, Loic Fauchon, ke kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, pada Senin (25/3/2024).

“Media Center  World Water Forum 2024 di BNDCC kapasitas 1000 jurnalis. Nanti ada masa registrasi kurang lebih sebulan buat jurnalis, dibuka April 2024 sampai seminggu sebelum acara,” kata Dirjen IKP Kominfo.

Usman Kansong menjelaskan, para jurnalis atau media bisa melakukan registrasi jika telah menerima undangan yang dikirim panitia WWF 2024.

“Jadi teman-teman (media) nanti harus registrasi begitu dapat undangan, kemudian dapat akreditasi,” imbuhnya.

Dia memastikan Media Center itu akan memiliki beragai fasilitas penunjang kerja jurnalis peliput  World Water Forum ke-10 itu, seperti internet cepat yang disediakan oleh berbagai operator selular.

Penyediaan fasilitas infrastruktur telekomunikasi di Bali untuk jurnalis maupun peserta atau delegasi WWF 2024 dinilai bukan menjadi tantangan berarti karena BNDCC memiliki segudang pengalaman penyelenggaraan event internasional.

“Provider internet nanti (dalam WWF ke-10) adalah operator. Kita (Kominfo) mengkonsolidasikan. Di Bali infrastrukturnya sudah mantap,” jelas Usman Kansong.

Lebih lanjut Dirjen IKP Kominfo mengatakan, berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), forum internasional ini diprediksi akan dihadiri hingga 15.000 orang.

Pesertanya terdiri atas delegasi negara, perguruan tinggi, hingga Civil Society Organization (CSO).

“Jadi ( World Water Forum ke-10) di Bali bisa (dihadiri) 15.000 orang perkiraan Kementerian PUPR. 7.000 itu delegasi, nanti dia juga bawa expert, membawa solusi untuk menyelesaikan masalah air seluruh dunia. Kepala negara yang diundang ada 44, tapi untuk tingkat Menteri ada 158 negara,” tutup Usman Kansong.***

Red/K.101

Tinggalkan Balasan