• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Maret 28, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Dari Diskusi Indonesia Darurat Mafia: Cara Aktivis Cegah Indonesia Bubar dan Mengupayakan Sebuah Perubahan

Redaksi oleh Redaksi
16 Maret 2023
di News
A A
0
Susana sederhana FGD yang digelar beberapa aktivis di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2023).

Susana sederhana FGD yang digelar beberapa aktivis di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2023).

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku-  Pandangan-pandangan kritis dan tajam terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Darurat Mafia dan Potensi Lahirnya Pemerintah Transisi, Rabu (15/3/2023) keamrin.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Diskusi yang digelar beberapa para aktivis nasional JALA, LeSPK Yogyakarta, dan FASI itu bertema Indonesia Darurat Mafia dan Potensi Lahirnya Pemerintah Transisi.

RelatedPosts

Skema MBG 5 Hari Tunggu Keputusan Prabowo, Fokus Kualitas dan Hemat Anggaran 40 Triliun

Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Korlantas Lanjut Pengamanan Arus Balik Lewat KRYD

Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026

Diskusi digelar di Kedai Sinau, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dengan menghadirkan sejmlah pembicara di antaranya Eros Djarot, Anthony Budiawan, Indro Tjahoyono, dan Sugeng Teguh Santoso.

Benarkah Indonesia dalam kondisi darurat mafia?

Kasus mantan Kadipropam Polri Ferdy Sambo yang menyeret puluhan anggota polisi lainnya, kasus transaksisi mencurigakan Rp300 triliun yang melibatkan puluhan orang di lingkungan Kementerian Keuangan dan kasus, dan kasus rafael Alun Trismabodo, megesankan Indonesia memang dalam kondisi darurat mafia.

Dikutip dari KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia, mafia berati perkumpulan rahasia yang bergerak di bidang kejahatan (kriminal). Menurut para aktivis, Indonesia sekarang ini dipenuhi oleh orang-orang seperti itu.

Indro Tjahyono aktivis 77/78 mengkhawatirkan, Indonesia bubar jika memang para mafia ini kini berkuasa, terutama di lingkungan pemerintahan.

Ia mengatakan, jika semua sektor pelayanan vital publik dikendalikan oleh tangan gelap mafia, cepat atau lambat negara akan bubar dengan sendirinya.

“Kecuali rakyat punya kemampuan untuk mengkonsolidasi terutama kaum terdidik,” katanya dalam kesempatan itu.

Sementara Sugeng Teguh Santosa menilai, fakta politik kondisi Indonesia memang carut marut.

Menurutnya, infrastruktur kelembagaan/institusi negara mudah dimasuki oleh beberapa gelintir orang yang serakah.

Baca Juga  Aspirasi Konkret dari Relawan Prabowo-Gibran: Penggenap Kemenangan Helmi-Yudi di Pilkada Garut

“Sisi lain mental rakyat kita adalah BLT, dapat bantuan dikit saja, sudah diam bahkan memuji,” aparnya.

Namun Sugeng tak merasa pesemis dengan kondisi sekarang ini untuk adanya sebuah perubahan. Syaratnya, para pelaku pro demokrasi dan civil Society ini harus independen, merdeka secara pikiran dan tindakan.

“Saya tidak pesemis dengan rakyat untuk sebuah perubahan, tapi syaratnya para pelaku pro demokrasi dan civil Society ini harus independen, merdeka secara pikiran dan tindakan,” katanya.

Akhiri teriak-teriak

Sementara Lukas Luwarso menyatakan, ia mungkin termasuk bagian yang ingin mengakhiri untuk sementara waktu perlawanan dalam bentuk teriak-teriak.

Menurutnya, mafia ini rapi dan bekerja di bawah meja serta di ruang gelap.

“Susah mendeteksinya, hal yang paling mungkin jika kita punya senter, ya disorot saja agar publik tahu,” paparnya.

Selemah-lemah iman, lanjut Lukas, hasil sorotan itu diperbincangkan, didiskusikan dan kaji untuk edukasi dan upaya pemberantasan mafia secara pelan-pelan.

“Minimal ruang gerak mafia makin berkurang,” ujarnya.

Itulah beberapa petikan dari (FGD) bertajuk Darurat Mafia dan Potensi Lahirnya Pemerintah Transisi yang digelar kemarin.

Sang moderator diskusi In’AM eL Mustofa mengatakan, temu aktivis dan FGD yang digelar tersebut sebagai ihktiar untuk konsolidasi demokrasi dan tukar gagasan civil Society.

Insya Allah akan terus dilakukan secara kontinyu sebagai bagian dari roadmap penguatan berbangsa dan bernegara.

“Ke depan mungkin bentuknya ke arah Lokakarya dengan harapan ada gagasan yang konseptual sekaligus rambu-rambu operasionalnya,” ujarnya.***

Red/K.102

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Turis Asing Sering Bikin Ulah, Sandiaga Uno Dukung Larangan Sewa Sepeda Motor di Bali

Post Selanjutnya

Kejagung Setujui Pengajuan Penghentian 21 Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice, Berikut Ini Daftarnya

RelatedPosts

Skema MBG 5 Hari Tunggu Keputusan Prabowo, Fokus Kualitas dan Hemat Anggaran 40 Triliun

28 Maret 2026

Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Korlantas Lanjut Pengamanan Arus Balik Lewat KRYD

27 Maret 2026

Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026

27 Maret 2026

KontraS Ungkap Kondisi Andrie Yunus Usai Operasi 4 Jam, RSCM Temukan Iskemia

26 Maret 2026

TAUD: Ganti Kepala BAIS Bukan Solusi, Bongkar Rantai Komando Kasus Andrie Yunus

26 Maret 2026

Tindaklanjuti Arahan Presiden, Kepala BGN Perkuat Standar SPPG dan Mutu MBG

25 Maret 2026
Post Selanjutnya
Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia.

Kejagung Setujui Pengajuan Penghentian 21 Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice, Berikut Ini Daftarnya

Ketua PM Gatra Komentari Pembatalan Penempatan Guru PPPK. Ini Pernyataan Lengkapnya

Discussion about this post

KabarTerbaru

ilustrasi

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

28 Maret 2026

Skema MBG 5 Hari Tunggu Keputusan Prabowo, Fokus Kualitas dan Hemat Anggaran 40 Triliun

28 Maret 2026

Pemkab Bogor WFH Tiap Jumat, Rudy Susmanto Tekankan Hemat Energi di Tengah Krisis Global

27 Maret 2026
Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts. Beckham Putra brace di debut John Herdman.(Foto:Istimewa)

Pesta Gol di GBK! Timnas Indonesia Bungkam Saint Kitts and Nevis 4-0 pada FIFA Series 2026

27 Maret 2026

Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Korlantas Lanjut Pengamanan Arus Balik Lewat KRYD

27 Maret 2026

KPK Tegaskan Pengalihan Tahanan Yaqut Diputuskan Kolektif, SIAGA 98: Sah Sesuai KUHAP

27 Maret 2026

Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026

27 Maret 2026

KontraS Ungkap Kondisi Andrie Yunus Usai Operasi 4 Jam, RSCM Temukan Iskemia

26 Maret 2026
Baznas RI Pastikan Pelayanan Pemudik Optimal Lewat Kunjungan ke Limbangan

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Tinjau Posko Mudik di Limbangan Garut, Pastikan Layanan Optimal bagi Pemudik

26 Maret 2026

Seskab Teddy Ungkap Presiden Prabowo Telepon Presiden Palestina: Momen Idulfitri Pererat Solidaritas

25 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Taman Yu Yuan (Yu Yuan Garden) dan Polisi Shanghai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjalanan Karier Brigjen TNI Dwi Sasongko, Penerima Adhi Makayasa1998 Butuh 16 Tahun Raih Pangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Terkesan Latar “Criminal Mind” Bossman, Sebut Relevan bagi KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com