• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 21, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Dari Diskusi Indonesia Darurat Mafia: Cara Aktivis Cegah Indonesia Bubar dan Mengupayakan Sebuah Perubahan

Redaksi oleh Redaksi
16 Maret 2023
di News
A A
0
Susana sederhana FGD yang digelar beberapa aktivis di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2023).

Susana sederhana FGD yang digelar beberapa aktivis di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/2023).

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku-  Pandangan-pandangan kritis dan tajam terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Darurat Mafia dan Potensi Lahirnya Pemerintah Transisi, Rabu (15/3/2023) keamrin.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Diskusi yang digelar beberapa para aktivis nasional JALA, LeSPK Yogyakarta, dan FASI itu bertema Indonesia Darurat Mafia dan Potensi Lahirnya Pemerintah Transisi.

RelatedPosts

Yerikho Manurung Dorong Reformasi Sistem Keselamatan Pelayaran Nasional Berbasis Ekonomi Biru

Masinton Pasaribu Ajak Keluarga Besar PPTSB Bersinergi Bangun Tapanuli Tengah

KPK Tangkap 19 Orang dalam OTT di Lombok Barat, Bupati Ahmad Zaini Dibawa ke Jakarta

Diskusi digelar di Kedai Sinau, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dengan menghadirkan sejmlah pembicara di antaranya Eros Djarot, Anthony Budiawan, Indro Tjahoyono, dan Sugeng Teguh Santoso.

Benarkah Indonesia dalam kondisi darurat mafia?

Kasus mantan Kadipropam Polri Ferdy Sambo yang menyeret puluhan anggota polisi lainnya, kasus transaksisi mencurigakan Rp300 triliun yang melibatkan puluhan orang di lingkungan Kementerian Keuangan dan kasus, dan kasus rafael Alun Trismabodo, megesankan Indonesia memang dalam kondisi darurat mafia.

Dikutip dari KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia, mafia berati perkumpulan rahasia yang bergerak di bidang kejahatan (kriminal). Menurut para aktivis, Indonesia sekarang ini dipenuhi oleh orang-orang seperti itu.

Indro Tjahyono aktivis 77/78 mengkhawatirkan, Indonesia bubar jika memang para mafia ini kini berkuasa, terutama di lingkungan pemerintahan.

Ia mengatakan, jika semua sektor pelayanan vital publik dikendalikan oleh tangan gelap mafia, cepat atau lambat negara akan bubar dengan sendirinya.

“Kecuali rakyat punya kemampuan untuk mengkonsolidasi terutama kaum terdidik,” katanya dalam kesempatan itu.

Sementara Sugeng Teguh Santosa menilai, fakta politik kondisi Indonesia memang carut marut.

Menurutnya, infrastruktur kelembagaan/institusi negara mudah dimasuki oleh beberapa gelintir orang yang serakah.

Baca Juga  IPW Desak Bareskrim Tuntaskan Kasus Pemalsuan Dokumen Eksport CPO PT Domus Jaya Lampung

“Sisi lain mental rakyat kita adalah BLT, dapat bantuan dikit saja, sudah diam bahkan memuji,” aparnya.

Namun Sugeng tak merasa pesemis dengan kondisi sekarang ini untuk adanya sebuah perubahan. Syaratnya, para pelaku pro demokrasi dan civil Society ini harus independen, merdeka secara pikiran dan tindakan.

“Saya tidak pesemis dengan rakyat untuk sebuah perubahan, tapi syaratnya para pelaku pro demokrasi dan civil Society ini harus independen, merdeka secara pikiran dan tindakan,” katanya.

Akhiri teriak-teriak

Sementara Lukas Luwarso menyatakan, ia mungkin termasuk bagian yang ingin mengakhiri untuk sementara waktu perlawanan dalam bentuk teriak-teriak.

Menurutnya, mafia ini rapi dan bekerja di bawah meja serta di ruang gelap.

“Susah mendeteksinya, hal yang paling mungkin jika kita punya senter, ya disorot saja agar publik tahu,” paparnya.

Selemah-lemah iman, lanjut Lukas, hasil sorotan itu diperbincangkan, didiskusikan dan kaji untuk edukasi dan upaya pemberantasan mafia secara pelan-pelan.

“Minimal ruang gerak mafia makin berkurang,” ujarnya.

Itulah beberapa petikan dari (FGD) bertajuk Darurat Mafia dan Potensi Lahirnya Pemerintah Transisi yang digelar kemarin.

Sang moderator diskusi In’AM eL Mustofa mengatakan, temu aktivis dan FGD yang digelar tersebut sebagai ihktiar untuk konsolidasi demokrasi dan tukar gagasan civil Society.

Insya Allah akan terus dilakukan secara kontinyu sebagai bagian dari roadmap penguatan berbangsa dan bernegara.

“Ke depan mungkin bentuknya ke arah Lokakarya dengan harapan ada gagasan yang konseptual sekaligus rambu-rambu operasionalnya,” ujarnya.***

Red/K.102

ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Turis Asing Sering Bikin Ulah, Sandiaga Uno Dukung Larangan Sewa Sepeda Motor di Bali

Post Selanjutnya

Kejagung Setujui Pengajuan Penghentian 21 Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice, Berikut Ini Daftarnya

RelatedPosts

Praktisi hukum sekaligus peneliti hukum maritim, Yerikho Manurung,(Istimewa)

Yerikho Manurung Dorong Reformasi Sistem Keselamatan Pelayaran Nasional Berbasis Ekonomi Biru

21 Juli 2026
Oplus_131072

Masinton Pasaribu Ajak Keluarga Besar PPTSB Bersinergi Bangun Tapanuli Tengah

20 Juli 2026

KPK Tangkap 19 Orang dalam OTT di Lombok Barat, Bupati Ahmad Zaini Dibawa ke Jakarta

20 Juli 2026

OTT KPK, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditangkap

20 Juli 2026

Dikritik PWI, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf atas Ucapan kepada Wartawan

20 Juli 2026

Wamensos Agus Jabo Motivasi Siswa Sekolah Rakyat: Setiap Anak Punya Potensi Berprestasi

20 Juli 2026
Post Selanjutnya
Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia.

Kejagung Setujui Pengajuan Penghentian 21 Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice, Berikut Ini Daftarnya

Ketua PM Gatra Komentari Pembatalan Penempatan Guru PPPK. Ini Pernyataan Lengkapnya

Discussion about this post

KabarTerbaru

Praktisi hukum sekaligus peneliti hukum maritim, Yerikho Manurung,(Istimewa)

Yerikho Manurung Dorong Reformasi Sistem Keselamatan Pelayaran Nasional Berbasis Ekonomi Biru

21 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Viral Dugaan Razia Potong Rambut Berlebihan di Sekolah Belitung, Siswa Jadi Sorotan, Dinas Pendidikan Diminta Bertindak Tegas

20 Juli 2026
Oplus_131072

Masinton Pasaribu Ajak Keluarga Besar PPTSB Bersinergi Bangun Tapanuli Tengah

20 Juli 2026

KPK Tangkap 19 Orang dalam OTT di Lombok Barat, Bupati Ahmad Zaini Dibawa ke Jakarta

20 Juli 2026

OTT KPK, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditangkap

20 Juli 2026

Dikritik PWI, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf atas Ucapan kepada Wartawan

20 Juli 2026

Raih Pemred Award 2026,  Benyamin Davnie  Sebagai Wali Kota Terbaik Bidang Komunikasi Publik

20 Juli 2026

Wamensos Agus Jabo Motivasi Siswa Sekolah Rakyat: Setiap Anak Punya Potensi Berprestasi

20 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Tuduhan Penggelapan dan Penipuan Dr.Andi Kusuma,S.H.M.kn., CTL.,Resmi SP3D

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com