Direktur PT Indomarco Primastama Meninggal Dalam Lakalantas KM 92 Tol Cipularang

JAKATRA, Kabariku– Yan Bastian (62), Direktur PT Indomarco Primastama (Indomaret) dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan di Tol Cipularang, Sabtu (16/10/2021).

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Marketing Direktur PT Indomarco Primastama, Wiwiek Yusuf.

Yan Bastian meninggal dalam kecelakaan saat perjalanan kembali ke Jakarta bersama dengan keluarganya.

“Kami atas nama manajemen dan kayawan merasakan duka yang mendalam atas kepergian mendadak Pak Yan Bastian. Rekan kerja dan sahabat kami. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan dan keluarga diberikan kekuatan,” ujar Wiwiek dalam keterangannya kepada media pada Minggu (17/10/2021).

Diketahui, Kecelakaan itu tepatnya terjadi di ruas B kilometer 92.900 di Desa Cibodas, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.Kecelakaan itu melibatkan truk kontainer dengan nomor polisi B 9318 JIY dan kendaraan minibus Hyundai dengan nomor polisi B 1152 SV yang dikendarai Yan Bastian.

Kanit Laka Satlantas Polres Purwakarta Ipda Jamal Nasir menjelaskankan, kecelakaan terjadi pada pukul 17.25 WIB. Diduga, truk membawa peti kemas terguling dan menimpa minibus di Tol Cipularang arah Jakarta. Akibat kejadian ini satu orang tewas dan 7 terluka.

“Kendaraan datang dari arah Bandung menuju Jakarta, setiba di lokasi kejadian di jalan sedikit menurun, truk hilang kendali kemudian terguling lalu menimpa kendaraan minibus Hyundai yang berusaha menyalip dari sebelah kiri,” ujar Ipda Jamal Nasir, dilokasi kejadian, Sabtu (16/10/2021).

Proses evakuasi peristiwa itu berjalan alot. Muatan peti kemas yang berat, membuat petugas menerjunkan 2 unit crane untuk mengangkat peti kemas yang menimpa mobil Hyundai itu.

Truk itu terguling hingga menutup jalan. Sehingga, lalu lintas dari arah Bandung menuju Jakarta sempat tertutup.

“Evakuasi sudah selesai tadi sekitar pukul 22.00 WIB,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Purwakarta Ipda Jamal.

Kronologi kejadian, Kanit Jamal menjelaskan, sebelum terguling, truk menabrak pembatas jalan kemudian datang minibus itu berusaha menyalip kendaraan dari sebelah kiri. Akibatnya, minibus itu tertimpa peti kemas bermuatan ribuan botol air mineral.

“Satu orang tewas terjepit badan kendaraan, sementara tujuh orang penumpang lainnya selamat,” katanya.

Korban tewas dan luka dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta. Proses evakuasi berjalan hingga tiga jam.

Sementara jenazah Yan saat ini telah disemayamkan di Rumah Duka Heaven Atmajaya Jakarta. Sementara waktu proses pemakaman masih menunggu dari pihak keluarga.

Kecelakaan tersebut sempat berimbas terhadap arus lalu lintas. Arus lalin dari Bandung ke Jakarta macet panjang karena adanya evakuasi kecelakaan tersebut. ***

Red/K.000

Tinggalkan Balasan