Aktif Memberi Kabar

Waspada, Tingkat Hunian RS Rujukan Covid-19 di Kota Bandung Sudah Lebihi Batas Maksimal

0 251

KABARIKU – Tingkat hunian rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Bandung, Jawa Barat, hingga Kamis (12/11/2020) sudah berada di angka 76 persen. Angka ini sudah melebihi ambang batas maksimal yang ditetapkan oleh WHO.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, pasien Covid -19 yang dirawat di 27 rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Bandung, memang terus meningkat.

“Bahkan minggu ini okupansi rumah sakit berada di angka 76%. Sementara itu, batas maksimal yang ditetapkan WHO adalah 60%,” ujarnya, Rabu (11/11/2020).

Meski masih ada cukup ruang untuk menampung pasien Covid-19 yang kemungkinan masih bertambah, Ema meminta kondisi ini diwaspadai.

“Ada hal yang harus kita waspadai, jumlah orang yang dirawat sekarang ini cukup meningkat sehingga kapasitas tempat tidur yang idealnya tidak boleh dari 60%, sekarang kita sudah masuk di angka 76%. Ini sudah mulai lampu kuning,” ungkap Ema.

Untuk mengatasinya, Ema meminta agar setiap kelurahan atau kecamatan memiliki pusat isolasi sendiri untuk antisipasi lonjakan kasus Covid-19. Ia mengaku khwatir ruangan isolasi yang disiapkan oleh pemerintah kota tidak memadai.

Diketahui, tempat tidur di 27 rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Bandung jumlahnya 460 buah. Dari jumlah itu, 76 persennya kini sudah terisi oleh pasien.

Sementara itu, terakit angka positivity rate Covid-19, Ema menjelaskan, Kota Bandung saat ini berada di angka 7,02%, padahal WHO menetapkan batas maksimal positivity rate sebesar 5%.

“Sebetulnya tidak boleh lebih dari 5%. Artinya tingkat sebaran di Bandung ini masih cukup tinggi, maka harus waspada,” ungkap Ema.

Positivity rate merupakan gambaran level transmisi lokal kasus Covid-19 di suatu daerah. Persentase yang tinggi mengindikasikan adanya transmisi penularan yang tinggi pula di daerah tersebut.

“Angka positivity rate ini kalau saya ilustrasikan sudah lampu kuning, kita harus hati-hati,” katanya. (Ref)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.