Garut Masuk Level 3, Ketua Fraksi Golkar: ‘Ada Variable Baru Tentang Vaksin, Perlu Langkah Strategis’

  • Bagikan

Kabariku- PPKM Jawa Bali diperpanjang lagi hingga 18 Oktober 2021, merujuk terbitnya aturan PPKM terbaru Kementerian Dalam Negeri.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Garut, H. Deden Sopian, SH.I., berpendapat Garut masuk di level 3, berarti naik status dari level sebelumnya, yaitu level 2.

“Berdasarkan kriteria ada variabel baru yaitu tentang pelaksanaan vaksinasi,” kata H. Deden. Rabu (6/10/2021).

Anggota Komisi I ini mengatakan, perlunya langkah strategis dikarenakan Garut baru 27 persen yang telah divaksin, dan untuk kriteria level 2 harus diatas 50 persen yang sudah divaksin.

“Melihat hal ini tentunya saya sebagai anggota dewan menghimbau kepada masyarakat dan juga kepada Satgas Covid-19 baik tingkat kabupaten, kecamatan dan desa agar lebih bekerja keras melakukan langkah-langkah strategis, lebih dekatkan kembali pelayanan ke masyarakat laksanakan pelayanan di tingkat desa jemput bola,” jelasnya.

Menurutnya, Kriteria level ini perlu dijaga karena berdampak kepada aturan lainnya, “Kalau di level 3 kan aturan PPKMnya agak berat terutama terhadap kegiatan masyarakat yang agak ketat”.

Kemudian, lanjutnya, tempat wisata, pertemuan, dan fasilitas umum itu dibatasi. “Mudah-mudahan tidak mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat yang sedang mulai tumbuh”.

“Untuk kebaikan bersama marilah kita dukung pelaksanaan vaksinasi agar bisa cepat tercapai target dan Garut kembali ke level 2 bahkan bisa segera mencapai level 1,” imbuhnya.

Menyikapi kurangnya vaksinasi yang ditargetkan, selain mengimbau Ketua Satgas untuk menentukan langkah trategis, DPRD Kabupaten Garut akan mendorong agar pemerintah pusat penambahkan dosis vaksin untuk Kabupaten Garut.

“Hal ini perlu dilakukan,  karena salah satu permasalahannya dari ketersediaan dosis vaksin di Garut saat ini belum mencukupi, sementara masyarakat sudah mulai respon untuk vaksinasi,” ujarnya.

Penambahan dosis vaksin ini akan berdampak pada pencapaian target 50 persen vaksinasi di Kabupaten Garut.

“Ini salah satu faktor akan berpengaruh terhadap level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), karena untuk kasus Covidnya kita sudah membaik,” tuturnya.

Terakhir, H, Deden menyampaikam, Pemda melalui Satgas Covid-19 diharapkan bisa mencapai vaksinasi di atas 50 persen di bulan November 2021 dan 70 persen di bulan Desember 2021.

“Sehingga nanti kita sudah punya ketahanan menghadapi gelombang ke 3 dalam memasuki libur panjang akhir Desember dan awal Januari tahun 2022 sebagaimana perkiraan para ahli kesehatan,” H. Deden memungkas. ***

Red/K.101
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *