oleh :
Irjen Pol Dr H Andry Wibowo SIK MH Msi
Kabariku – Pada suatu waktu, saya diberikan kesempatan berkunjung ke kota Shanghai China. Kota Pelabuhan Yang Pembangunan dan Tata Kota-nya Maju, bahkan konon kota Shanghai Merupakan salah satu kota pelabuhan terpadat di dunia.
Setiba di Shanghai, saya menjadi teringat ketika pada tahun 2004 berkesempatan sekolah di Kobe Jepang yang juga merupakan kota pelabuhan di Jepang.
2 Kota Pelabuhan di 2 negara berbeda telah memberikan saya impresi tentang kemajuan kota, kepadatan penduduk, kehebatan tata kota, makanan, budaya dan tradisi, bahasa, sejarah evolusi peradaban dan tentunya sebagai seorang Polisi bagaimana Polisi Polisi di 2 kota dan negara berbeda ini bertugas di tengah tengah keramaian kegiatan masyarakatnya.
Taman Yu Yuan (Yu Yuan Garden) adalah salah satu destinasi wisata budaya di tengah tengah kemajuan kota Shanghai dengan gedung gedung pencakar langitnya.
Di taman Yu Yuan, dibangun kota khas bangunan china dan berbagai tampilan tradisi mulai makanan, pakaian, perhiasaan dan ciri ciri china lama yang dikemas dengan pendekatan baru yang menarik bagi para wisatawan .
Jika hal ini dibandingkan dengan tempat kita, Yu Yuan Garden seperti halnya Malioboro atau Kota Tua di Jakarta atau Semarang. Pengunjung di tempat ini cukup ramai dihadiri oleh wisatawan lokal dan manca negara.
Selain tempatnya yang attractive, saya juga mengamati bagaimana polisi polisi Shanghai bekerja dalam memonitor dan menjaga kegiatan keramaian di tempat wisata tersebut.
Tampak Polisi-Polisi di tempat ini, secara bergantian dalam formasi ber-pasangan 2 (dua) orang berpratoli jalan kaki, dan berhenti mengamati wisatawan secara disiplin.
Keseriusan mereka bekerja tampak dari pakaian, wajah dan peralatan yang dibawanya.
Pakain dinas lengkap dan peralatan serta sikap polisionil di tampilkan sehingga kita tahu bahwa mereka sedang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban.
Demikian juga Polisi lalu lintas bersama sama dengan juru parkir yang ada menertibkan area perparkiran agar teratur dan tidak menimbulkan kemacetan dan kesemerawutan.
Sesekali mereka juga datang menilang kendaraan yang salah parkir dengan menggunakan metode tilang elektronik .
Keseriusan Polisi Yu Yuan Garden bertugas melengkapi pengamatan kami bagaimana Polisi China hadir memastikan keamanan dan ketertiban serta keselamatan orang maupun barang sejak di bandara internasional “Pu Dong“ Shanghai dengan kewenangan dan fasilitas yang tersedia. Mereka bekerja dengan penuh tanggung jawab menjadi wajah pemerintah dan bangsa china.
Apa yang ditampilkan Polisi Shanghai Di Wilayah Wisata Yu Yuan, mengingatkan saya juga pada potret Polisi kobe Jepang yang menjadi rujukan Polisi Indonesia tentang Pemolisian masyarakat, Koban dan Chuzaizo.
Konon Kobe dan Shanghai dari cerita cerita kawan kawan saya di tempat ini, kejahatan cukup rendah.
Kesimpulan yang saya dapat adalah kemajuan negara dan bangsa tidak saja dapat dilihat dari pembangunan dan modernisasi tetapi juga dari tata laku polisinya yang melayani semua orang yang datang ke negerinya dengan prinsip polisi yang sama dimanapun, polisi yang melayani dengan penuh dedikasi dan profesional.
Polisi secara Vis A Vis adalah wajah keberhasilan pemerintah dan juga peradaban negerinya, kobe dan Shanghai contoh sederhana yang bisa kita lihat, dengan demikian tantangan Indonesia kedepan tidak saja menghadirkan kemajuan pembangunan ekonomi tetapi juga Polisi (aparatur negara) dan peradaban yang sejajar di bangsa bangsa lain.*
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com


















Discussion about this post