Jakarta, Kabariku – Maroef Sjamsoeddin merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang intelijen, diplomasi, serta kepemimpinan strategis. Dengan pengalaman lintas sektor tersebut, ia kini dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Utama PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID.
Lahir di Makassar pada 19 Mei 1956, Maroef merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1980 dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Ia berasal dari Korps Pasukan Khas TNI AU dan meniti karier militer dengan sejumlah penugasan penting.
Pada puncak pengabdiannya di institusi negara, Maroef dipercaya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) pada periode 2011–2014. Selama bertugas di bidang intelijen, ia dikenal memiliki kemampuan negosiasi yang mumpuni dan kerap dipercaya menangani misi-misi krusial.
Salah satu kiprah yang paling menonjol adalah keberhasilannya dalam misi penyelamatan sandera kapal Indonesia di Somalia pada Mei 2011. Selain itu, Maroef juga pernah ditugaskan untuk menengahi konflik hubungan industrial antara manajemen dan serikat pekerja PT Freeport Indonesia pada tahun yang sama.
Pengalaman tersebut kemudian mengantarkannya menjabat sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia pada periode 2015–2016. Ia juga pernah mengemban peran sebagai Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Satuan Tugas 115 yang menangani pemberantasan praktik penangkapan ikan ilegal.
Dengan latar belakang tersebut, Maroef Sjamsoeddin resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama MIND ID sejak 3 Maret 2025. Penunjukan ini menandai babak baru perjalanan kariernya di sektor industri pertambangan nasional, khususnya dalam mengelola holding BUMN pertambangan strategis.
Hingga saat ini, MIND ID belum merilis laporan tahunan terbaru yang memuat secara rinci besaran gaji Direktur Utama. Namun, berdasarkan laporan tahunan periode sebelumnya, Direktur Utama MIND ID pada tahun 2024 tercatat menerima total kompensasi sebesar Rp3,33 miliar. Kompensasi tersebut mencakup gaji, tunjangan hari raya, tantiem, asuransi purna jabatan, fasilitas operasional, hingga bantuan hukum.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir yang disampaikan pada 16 April 2025, Maroef Sjamsoeddin tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp26.484.991.184 tanpa tanggungan utang.
Sebagian besar harta kekayaannya berupa aset tanah dan bangunan senilai Rp20,9 miliar yang tersebar di wilayah Bekasi dan Bogor. Aset terbesar berupa tanah dan bangunan seluas 559 meter persegi dengan bangunan 320 meter persegi di Kota Bekasi yang ditaksir bernilai Rp18 miliar.
Selain properti, Maroef juga memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp1,6 miliar, harta bergerak lainnya sebesar Rp1,27 miliar, serta kas dan setara kas mencapai Rp2,7 miliar. Seluruh aset tersebut tercatat sebagai hasil sendiri.
Dengan latar belakang militer, intelijen, hingga korporasi strategis, Maroef Sjamsoeddin kini mengemban peran penting dalam memperkuat tata kelola dan daya saing industri pertambangan nasional melalui MIND ID.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com


















Discussion about this post