• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Maret 1, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Minta Para Politisi Jangan Nyinyir, Habib Syakur: Permintaan Maaf Bukti Jokowi Negarawan Sejati

Redaksi oleh Redaksi
4 Agustus 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur bin Ali Mahdi Al Ahmid sangat mengapresiasi Presiden Jokowi yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia.

Bagi Habib Syakur, permohonan maaf Jokowi itu sangat tulus dan menjadi bukti bahwa Jokowi adalah negarawan sejati.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Permintaan maaf yang disampaikan pak Jokowi telah membuktikan bahwa beliau itu negarawan yang rendah hati dan peduli pada rakyat. Kita sebagai anak bangsa Indonesia harus mengapresiasi dan bangga pada karakter kepemimpinan beliau,” kata Habib Syakur kepada awak media di Jakarta, Sabtu (4/8/2024).

RelatedPosts

BNN dan BGN Integrasikan Program MBG untuk Perkuat Ketahanan Bangsa

Minat Naturalisasi WNA dan ABG Tinggi, Ditjen AHU Tegaskan Status WNI Sangat Bernilai

Kemnaker Buka 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Gratis dan Bersertifikat

Bagi Habib Syakur, permintaan maaf yang disampaikan Jokowi itu sangat wajar. Sebagai pimpinan negara tentu saja ada program yang belum selesai, ada yang kurang, ataupun belum tuntas dilaksanakan.

Ulama asal Malang Raya ini mengajak masyarakat Indonesia untuk menerima permintaan maaf Jokowi dan jangan ikut-ikutan mencela apalagi nyinyir sebagaimana dilakukan oleh sejumlah politisi.

“Permintaan maaf Pak Jokowi itu enggak usah ditafsirkan macam-macam. Orang minta maaf ya dimaafkan. Menurut saya pribadi Jokowi sebagai kepala negara gak ada kekurangan kok,” tandas Habib Syakur.

Justru, Habib Syakur menilai pihak-pihak yang mencela permintaan maaf Jokowi itu yang patut diduga sebagai perusak tatanan budaya bangsa Indonesia.

“Dalam adat, budaya dan tatakrama kita sebagai orang Indonesia minta maaf dan memaafkan itu adalah kekayaan bangsa. Agama Islam pun memerintahkan agar kita saling bermaafan-maafan. Lha kok pak Jokowi minta maaf malah disalahkan. Politisi kok seperti itu,” tukas Habib Syakur.

Baca Juga  Tujuh Tantangan Besar Indonesia 2023, Catatan Akhir Tahun Dr. Syahganda Nainggolan

Secara khusus, Habib Syakur menilai para politisi yang menyerang Jokowi dan enggan menerima permintaan maaf Presiden Jokowi merupakan sosok yang tak pantas menyebut diri sebagai anak bangsa.

“Para pengkritik, para politisi yang hanya nyinyir itu kan tidak bisa bekerja. Misalnya politisi PKS, ketika kadernya menjadi menteri juga tidak bisa kerja kok. Demikian juga Kader PKB yang menjadi menteri ketenagakerjaan selama puluhan tahun, kinerjanya kan buruk juga, banyak pekerja migran ilegal kok,” tandasnya.

Habib Syakur menilai seharusnya partai politik yang memiliki menteri, kemudian kinerjanya tidak bagus, mereka itu yang harus minta maaf kepada masyarakat. Buka malah membela diri dan menyerang Presiden Jokowi yang jelas-jelas berbesar hati mau minta maaf.

“Budaya minta maaf dan memaafkan sepertinya mulai hilang di kalangan elit politik. Hal ini juga menjelaskan kenapa tidak ada budaya mundur ketika pejabat menteri melakukan pelanggaran. Sangat disayangkan politisi yang seperti itu,” tuntas Habib Syakur.***

Red/K.103

Berita Terkait :

Presiden Jokowi: Saya Tidak Sempurna, Saya Manusia Biasa

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Habib Syakur bin Ali Mahdi Al AhmidInisiator Gerakan Nurani KebangsaanPermintaan Maaf JokowiPresiden Jokowi
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Setelah Dilantik: Prabowo Akan di Persimpangan Jalan

Post Selanjutnya

Presiden Jokowi: Saya Tidak Sempurna, Saya Manusia Biasa

RelatedPosts

BNN dan BGN Integrasikan Program MBG untuk Perkuat Ketahanan Bangsa

28 Februari 2026

Minat Naturalisasi WNA dan ABG Tinggi, Ditjen AHU Tegaskan Status WNI Sangat Bernilai

28 Februari 2026

Kemnaker Buka 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Gratis dan Bersertifikat

28 Februari 2026
Dubes Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, menyambangi Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra bahas kerjasama hukum dan kemanusiaan. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Indonesia–Yaman Perkuat Kerja Sama Hukum dan Kemanusiaan

28 Februari 2026
Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen saat di dalam ruang sidang PN Jakarta Pusat (Foto: Istimewa)

Aktivis Lokataru Delpedro Marhaen Dituntut 2 Tahun Bui

28 Februari 2026
KPK menggelar konferensi pers terkait penangkapan tersangka baru pejabat Bea Cukai. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Dugaan Korupsi Importasi, KPK Resmi Menahan Tersangka Baru Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu

27 Februari 2026
Post Selanjutnya

Presiden Jokowi: Saya Tidak Sempurna, Saya Manusia Biasa

Ciptakan Situasi Kondusif Polres Garut Laksanakan KRYD

Discussion about this post

KabarTerbaru

BNN dan BGN Integrasikan Program MBG untuk Perkuat Ketahanan Bangsa

28 Februari 2026

Minat Naturalisasi WNA dan ABG Tinggi, Ditjen AHU Tegaskan Status WNI Sangat Bernilai

28 Februari 2026

Seskab Teddy: MBG Bukan Ancaman Pendidikan, Anggaran Tetap dan Program Bertambah

28 Februari 2026
Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyerahkan penghargaan kepada Kepala DPPKBPPPA Garut Yayan Waryana/IST

Garut Raih Enam Penghargaan Bangga Kencana Jabar 2026, Perkuat Komitmen Tekan Stunting

28 Februari 2026
Wabup Garut Tinjau Garut Plaza, Siapkan Relokasi PKL dan Penguatan Event Ramadan

Bazar Ramadan Jadi Momentum Penataan PKL di Garut Kota

28 Februari 2026

Kemnaker Buka 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Gratis dan Bersertifikat

28 Februari 2026
Dubes Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, menyambangi Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra bahas kerjasama hukum dan kemanusiaan. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Indonesia–Yaman Perkuat Kerja Sama Hukum dan Kemanusiaan

28 Februari 2026
Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen saat di dalam ruang sidang PN Jakarta Pusat (Foto: Istimewa)

Aktivis Lokataru Delpedro Marhaen Dituntut 2 Tahun Bui

28 Februari 2026

Yuda Puja Turnawan Perjuangkan Hunian Layak bagi Pahlawan Lingkungan Copong

27 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anomali BUMN Farmasi: Kimia Farma Disuntik Rp845 Miliar, Indofarma Menanti Kejelasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada Dissenting Opinion dalam Sidang Vonis Riva Siahaan Dkk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Garut Ajak Masyarakat Manfaatkan SuperApp PRESISI Polri, Wujudkan Pelayanan Cepat dan Humanis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com