• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Maret 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Minta Para Politisi Jangan Nyinyir, Habib Syakur: Permintaan Maaf Bukti Jokowi Negarawan Sejati

Redaksi oleh Redaksi
4 Agustus 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur bin Ali Mahdi Al Ahmid sangat mengapresiasi Presiden Jokowi yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia.

Bagi Habib Syakur, permohonan maaf Jokowi itu sangat tulus dan menjadi bukti bahwa Jokowi adalah negarawan sejati.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Permintaan maaf yang disampaikan pak Jokowi telah membuktikan bahwa beliau itu negarawan yang rendah hati dan peduli pada rakyat. Kita sebagai anak bangsa Indonesia harus mengapresiasi dan bangga pada karakter kepemimpinan beliau,” kata Habib Syakur kepada awak media di Jakarta, Sabtu (4/8/2024).

RelatedPosts

Ratusan Banser Geruduk KPK Saat Gus Yaqut Diperiksa Penyidik

Usai Praperadilan Ditolak, Gus Yaqut Akhirnya Penuhi Panggilan KPK

Kabaharkam: Pengamanan Nyepi dan Idul Fitri 2026 Kedepankan Toleransi dan Moderasi Beragama

Bagi Habib Syakur, permintaan maaf yang disampaikan Jokowi itu sangat wajar. Sebagai pimpinan negara tentu saja ada program yang belum selesai, ada yang kurang, ataupun belum tuntas dilaksanakan.

Ulama asal Malang Raya ini mengajak masyarakat Indonesia untuk menerima permintaan maaf Jokowi dan jangan ikut-ikutan mencela apalagi nyinyir sebagaimana dilakukan oleh sejumlah politisi.

“Permintaan maaf Pak Jokowi itu enggak usah ditafsirkan macam-macam. Orang minta maaf ya dimaafkan. Menurut saya pribadi Jokowi sebagai kepala negara gak ada kekurangan kok,” tandas Habib Syakur.

Justru, Habib Syakur menilai pihak-pihak yang mencela permintaan maaf Jokowi itu yang patut diduga sebagai perusak tatanan budaya bangsa Indonesia.

“Dalam adat, budaya dan tatakrama kita sebagai orang Indonesia minta maaf dan memaafkan itu adalah kekayaan bangsa. Agama Islam pun memerintahkan agar kita saling bermaafan-maafan. Lha kok pak Jokowi minta maaf malah disalahkan. Politisi kok seperti itu,” tukas Habib Syakur.

Baca Juga  Hasanuddin: "Bahkan Polisipun Tak Boleh Dibiarkan Mengadili Dirinya Sendiri"

Secara khusus, Habib Syakur menilai para politisi yang menyerang Jokowi dan enggan menerima permintaan maaf Presiden Jokowi merupakan sosok yang tak pantas menyebut diri sebagai anak bangsa.

“Para pengkritik, para politisi yang hanya nyinyir itu kan tidak bisa bekerja. Misalnya politisi PKS, ketika kadernya menjadi menteri juga tidak bisa kerja kok. Demikian juga Kader PKB yang menjadi menteri ketenagakerjaan selama puluhan tahun, kinerjanya kan buruk juga, banyak pekerja migran ilegal kok,” tandasnya.

Habib Syakur menilai seharusnya partai politik yang memiliki menteri, kemudian kinerjanya tidak bagus, mereka itu yang harus minta maaf kepada masyarakat. Buka malah membela diri dan menyerang Presiden Jokowi yang jelas-jelas berbesar hati mau minta maaf.

“Budaya minta maaf dan memaafkan sepertinya mulai hilang di kalangan elit politik. Hal ini juga menjelaskan kenapa tidak ada budaya mundur ketika pejabat menteri melakukan pelanggaran. Sangat disayangkan politisi yang seperti itu,” tuntas Habib Syakur.***

Red/K.103

Berita Terkait :

Presiden Jokowi: Saya Tidak Sempurna, Saya Manusia Biasa

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Habib Syakur bin Ali Mahdi Al AhmidInisiator Gerakan Nurani KebangsaanPermintaan Maaf JokowiPresiden Jokowi
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Setelah Dilantik: Prabowo Akan di Persimpangan Jalan

Post Selanjutnya

Presiden Jokowi: Saya Tidak Sempurna, Saya Manusia Biasa

RelatedPosts

Ratusan Banser mendatangi Gedung KPK saat eks Menag Gus Yaqut (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Ratusan Banser Geruduk KPK Saat Gus Yaqut Diperiksa Penyidik

12 Maret 2026
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut memenuhi panggilan penyidik usai praperadilan ditolak PN Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Usai Praperadilan Ditolak, Gus Yaqut Akhirnya Penuhi Panggilan KPK

12 Maret 2026

Kabaharkam: Pengamanan Nyepi dan Idul Fitri 2026 Kedepankan Toleransi dan Moderasi Beragama

11 Maret 2026
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat memenuhi panggilan penyidik KPK untuk dimintai keterangan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Gugatan Praperadilan Kandas, Hakim PN Jaksel: Penetapan Tersangka Yaqut Sah

11 Maret 2026
Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari dibonceng SG meninggalkan kantor PUPR dengan membawa tas selempang diduga berisi uang. (Foto: Dok. Humas KPK)

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka Dalam OTT Rejang Lebong Bengkulu

11 Maret 2026
Ilustrasi sidang etik hakim di Majelis Kehormatan Hakim, Mahkamah Agung (Foto: Dok. KY)

Hakim Pukul Anak Sendiri Hingga Kepala Bocor Berujung Dicopot

11 Maret 2026
Post Selanjutnya

Presiden Jokowi: Saya Tidak Sempurna, Saya Manusia Biasa

Ciptakan Situasi Kondusif Polres Garut Laksanakan KRYD

Discussion about this post

KabarTerbaru

Ratusan Banser mendatangi Gedung KPK saat eks Menag Gus Yaqut (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Ratusan Banser Geruduk KPK Saat Gus Yaqut Diperiksa Penyidik

12 Maret 2026

Rapat dengan DEN, Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah ke Ekonomi Indonesia

12 Maret 2026
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut memenuhi panggilan penyidik usai praperadilan ditolak PN Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Usai Praperadilan Ditolak, Gus Yaqut Akhirnya Penuhi Panggilan KPK

12 Maret 2026
Panglima TNI Tinjau Kesiapan Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer

Siaga 1 dan Fenomena Politik Perkotaan

12 Maret 2026
Wakil Bupati Garut Putri Karlina

Wabup Garut Tampung Aspirasi Warga Sukarame Terkait Pembebasan Lahan Tol Getaci

12 Maret 2026
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin/ Diskominfo

Bupati Garut Dorong Program MBG Prioritaskan Bahan Baku dari Masyarakat Lokal

12 Maret 2026

Rapat Strategis di Hambalang, Seskab Teddy: Bahas Swasembada Pangan, Energi, dan Kesiapan Idulfitri

12 Maret 2026

KDM Usulkan Cikuray Jadi Tahura, Aktivis Lingkungan Pertanyakan Kesiapan Pemkab

11 Maret 2026
Presiden Prabowo Subianto menargetkan Danantara menyetor hingga Rp 800 triliun per tahun ke kas negara.(Ist)

Target Presiden Prabowo untuk Danantara: Setoran Rp 800 Triliun per Tahun dari Hasil Investasi

11 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dasco dan Prasetyo Hadi Temui Habib Rizieq di Petamburan, Sampaikan Pesan Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MTPI Soroti Lambatnya Penyelesaian Perizinan di BKPM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JK, Jangan Memancing di Air Keruh!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com