Camat Cigedug Bongkar Rumah Lapuk Milik Warga Kamp. Baruear Desa Sindangsari

Garut, Kabariku- Sepekan yang lalu, tepatnya pada hari Jumat, 2 Februari 2024, Camat Cigedug didampingi Kapolsubsektor, Danposramil, Kepala Desa Sindangsari dan beberapa warga merobohkan rumah di Kamp. Baruear RT 01/06 Desa Sindangsari Kecamatan Cigedug Garut.

Perobohan rumah dilakukan karena rumah yang dihuni pasangan lansia, sdr. Ucu (72) beserta istri kondisinya sangat memprihatinkan dan sudah lapuk. Apalagi istri Ucu, Yayah (70) kondisinya sedang mengalami stroke.

Usai merobohkan rumah sdr. Ucu, Camat Cigedug melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan kembali rumah tersebut. Antusiasme warga bergotong royong sangat tinggi dari menyiapkan material bangunan, mengaduk dan membuat pondasi rumah.

Kamis, 8 Februari 2024, progress pembangunan rumah sdr. Ucu sudah mencapai sekitar 50%. Rumah yang dibangun duduk jendela tersebut berukuran 25 meter persegi. Tampak warga sedang memasang atap genteng agar pembangunan tidak terganggu oleh kondisi musim hujan.

Menurut Tokoh Masyarakat setempat, Asep Kodir yang juga bekerja sebagai Guru di SDN 2 Sindangsari mengungkapkan bahwa Pembangunan rumah ini terlaksana atas inisiatip Camat Cigedug dan Kepala Desa Sindangsari setelah dirinya bersama warga melaporkan kondisi rumah warga yang lapuk dan hampir roboh.

“Alhamdulillah, Pa Camat dan Pa Kades cepat tanggap dan langsung meninjau kelokasi Ketika kami menyampaikan laporan sekitar akhir Januari kemarin. Kemudian pa Camat bersama Kepala Desa mengumpulkan Ketua RT, RW dan beberapa warga untuk membicarakan rencana pembangunan rumah untuk Bp. Ucu agar menjadi layak huni,” ujar Asep Kodir.

Sementara itu, H. Suhud Suhudiah, Camat Cigedug Ketika dimintai keterangan menyampaikan bahwa pembangunan rumah sdr. Ucu ini merupakan rumah kelima sejak dirinya bertugas di Kecamatan Cigedug September 2023 silam. Sebanyak 3 rumah di Desa Cintanagara, satu Rumah di Desa Barusuda dan Sindangsari.

“Kami mengapresiasi semangat swadaya dan gotong royong warga di Kecamatan Cigedug yang sangat tinggi Ketika melaksanakan kegiatan pembangunan rumah tidak layak huni bagi warga yang secara ekonomi berada digaris kemiskinan. Sehingga dengan anggaran yang minim bisa membangun rumah dari yang sangat tidak layak huni menjadi layak huni,” jelas H. Suhud.

H. Suhud berharap, mudah-mudahan akan lebih banyak lagi yang dibangun dengan semangat swadaya dan gotong royong dalam rangka pengentasan kemiskinan ekstrim yang sedang digalakkan oleh Pemerintah terutama Pemkab Garut. Terutama bagi rumah lansia dengan kategori sangat miskin.***

Red/K.101

Tinggalkan Balasan