Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Mozambik Hargai Keragaman Budaya untuk Perkuat Kerja Sama

Mozambik, Kabariku- Hubungan persahabatan Indonesia dengan Mozambik terlihat nyata saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri undangan Presiden Republik Mozambik Filipus Nyusi dalam acara pembukaan Festival Budaya Nasional 2023 atau National Festival of Culture Mozambik yang digelar di Lapangan Asosiasi Black Bulls, Maputo, Republik Mozambik, pada Rabu (23/8/2023).

Tiba sekira pukul 08.45 waktu setempat (WS) atau pukul 13.45 WIB, Presiden Jokowi yang mengenakan pakaian batik lengan panjang disambut oleh Presiden Republik Mozambik Filipe Nyusi. Kedua pemimpin negara pun kemudian berjalan bersama-sama menuju panggung kehormatan. Presiden Jokowi bersama Presiden Nyusi pun terlihat kompak mengenakan ikat kepala tradisional Afrika.

Setibanya di panggung kehormatan, lagu kebangsaan kedua negara dilantunkan, kemudian parade kebudayaan pun dimulai. Perwakilan dari 11 provinsi yang ada di Mozambik dengan mengenakan pakaian adatnya secara bergantian melintas di hadapan kedua kepala negara.

Setelah parade selesai, acara pun dilanjutkan dengan penampilan tarian kolosal diikuti dengan penampilan tari setiap provinsi. Tampak kedua pemimpin negara menikmati setiap penampilan dari acara kesenian yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya di Mozambik tersebut.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengajak masyarakat Mozambik untuk saling menghargai keberagaman budaya yang ada serta menjadikan perbedaan menjadi sebuah kekuatan untuk mempersatukan bangsa.

“Mari kita gunakan keberagaman budaya ini untuk mempersatukan kita, mari kita gunakan keberagaman budaya ini untuk memperkuat kerja sama antara rakyat kita,” ucapnya di hadapan masyarakat Mozambik.

Seperti Mozambik, Presiden juga menyebut bahwa Indonesia merupakan rumah dari keberagaman budaya dimana masyarakatnya saling menghargai perbedaan yang ada.

“Indonesia juga merupakan rumah dari keberagaman budaya, kita menghargai perbedaan, kita menghargai setiap kebudayaan yang ada di masyarakat,”
tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa kunjungan perdananya ke Mozambik menjadi lebih istimewa karena dapat menghadiri acara kebudayaan nasional tersebut.

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi saya diundang dalam acara kebudayaan nasional, ini menjadi kunjungan saya ke Mozambik menjadi lebih spesial,” ucap Presiden di hadapan masyarakat Mozambik.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Nyusi juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Jokowi atas kunjungannya ke Mozambik.

“Saya ingin berterima kasih kepada sahabat saya, yang terhormat Presiden Republik Indonesia yang telah datang mengunjungi Mozambik,” ucap Presiden Nyusi.

Untuk diketahui, festival tersebut merupakan acara kesenian tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Mozambik serta diikuti oleh sekitar 1.500 seniman dari seluruh Mozambik, yang akan mempertunjukkan berbagai seni seperti kerajinan tangan, musik, film, tarian, fotografi, gastronomi, dan lain sebagainya.

Setelahnya, Presiden Jokowi diagendakan mengunjungi Kantor Presiden Republik Mozambik, Maputo, Republik Mozambik, untuk melaksanakan pertemuan bilateral antar kedua negara yang akan membahas sejumlah kerja sama bilateral dalam beberapa bidang.

Turut mendampingi Presiden yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta Duta Besar RI untuk Republik Mozambik dan Malawi Herry Sudrajat.

Turut hadir juga dari pihak Mozambik Menteri Budaya dan Pariwisata Eldevina Maturula, Sekretaris Negara Judite Musaculla, dan Gubernur Provinsi Maputo Julio Parruque.***

*BPMI Setpres

Red/K.101

Tinggalkan Balasan