• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Maret 1, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Pentingnya Kesetaraan Gender dalam Program Perhutanan Sosial

Redaksi oleh Redaksi
8 Maret 2023
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII), melakukan audiensi dengan Kementerian Pertanian yang diselenggarakan secara daring terkait hasil penelitian dengan judul “Partisipasi Perempuan dalam Program Perhutanan Sosial”, pada Rabu (8/3/2023).

TII bekerja sama dengan Yayasan Almisbat dalam melakukan penelitian yang didukung oleh Pemerintah Australia melalui Skema Hibah Alumni, yang diadministrasikan oleh Australia Awards in Indonesia.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Dalam kesempatan tersebut, Adinda Tenriangke Muchtar, Direktur Eksekutif TII, menyampaikan bahwa program perhutanan sosial sebenarnya memiliki esensi yang baik, termasuk bagi kelompok perempuan.

RelatedPosts

BNN dan BGN Integrasikan Program MBG untuk Perkuat Ketahanan Bangsa

Minat Naturalisasi WNA dan ABG Tinggi, Ditjen AHU Tegaskan Status WNI Sangat Bernilai

Kemnaker Buka 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Gratis dan Bersertifikat

“Dengan adanya Program Perhutanan Sosial, maka para petani hutan, mendapat kepastian hukum terkait lahan garapan. Hal ini berkontribusi dalam meningkatkan kondisi ekonomi keluarga, yang juga berdampak baik bagi perempuan,” kata Adinda.

Namun demikian, Adinda menjelaskan bahwa partisipasi perempuan dalam Program Perhutanan Sosial masih belum maksimal dan menemui sejumlah tantangan, seperti jumlah perempuan dan laki-laki yang tidak seimbang didalam kelompok tani hutan (KTH) akibat prosedur kepesertaan program perhutanan yang berbasis kepala keluarga, alokasi peran yang diberikan berdasarkan gender dibandingkan memberikan ruang setara dan luas untuk partisipasi perempuan yang bermakna, khususnya dalam pengambilan keputusan di KTH, hingga adanya perbedaan upah antara buruh tani hutan laki-laki dan perempuan.

“Kami mengamati proses pengelolaan hutan dalam program perhutanan sosial dan melihat bahwa proses tersebut masih didominasi oleh laki-laki. Walaupun, proses memetik atau memanen kopi misalnya, rata-rata adalah perempuan. Dominasi perempuan dalam proses pengelolaan ini yang berdampak pada adanya “gender pay gap” yang menjadi salah satu persoalan yang ikut membatasi partisipasi perempuan dalam pengelolaan hutan,” ujar Adinda.

Baca Juga  KPK Soroti Aset Mewah Pemkab Mimika: Pesawat dan Helikopter Senilai Rp85,8 Miliar Mangkrak

Ini juga salah satu alasan penelitian ini merekomendasikan KTH khusus perempuan.

Terkait hal tersebut, Dede Sulaeman, Koordinator Perlindungan Lahan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementerian Pertanian, mengapresiasi penelitian ini dan mendorong agar hasil penelitian ini memberikan pembaharuan data mengenai partisipasi perempuan dalam konteks perhutanan sosial, serta menjadi momentum untuk meningkatkan partisipasi perempuan secara lebig bermakna dan bukan hanya formalitas di kehadiran semata.

Lebih jauh, Dede mengatakan bahwa yang perlu untuk dilihat terkait partisipasi perempuan dalam pengelolaan hutan dalam program perhutanan sosial adalah keterlibatan perempuan di hilir. Dede juga menambahkan pentingnya mendorong kemajuan partisipasi perempuan tidak hanya di sisi hilir, namun juga hulu dan tergantung jenis kegiatan dan pilihan perempuan untuk berpartisipasi.

“Jadi, secara teori, semakin ke hilir itu harusnya partisipasi perempuan semakin banyak. Karena semakin ke hilir, risikonya semakin berkurang. Nah ini yang perlu dilihat,” jelas Dede.

Diakhir audiensi, Dede Sulaeman menekankan pentingnya peningkatan kapasitas perempuan tani hutan. Hal ini dapat dilakukan melalui pelatihan-pelatihan di KTH.

“Yang terpenting adalah peningkatan kapasitas perempuan. Jadi, perempuan bukan hanya sekadar hadir secara fisik, tapi juga dapat berpartisipasi secara lebih kuat, produktif, dan bermakna,” tutup Dede.***

Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Center for Public Policy Research (TII)Kesetaraan Gender dalam Program Perhutanan SosialPartisipasi Perempuan dalam Program Perhutanan SosialThe Indonesian InstituteWarta Pemilu
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Minta KPK Segera Ringkus Harun Masiku. Berikut Tuntutan KOMPAK

Post Selanjutnya

Merampas Aset Koruptor, Tak Perlu RUU Perampasan Aset

RelatedPosts

BNN dan BGN Integrasikan Program MBG untuk Perkuat Ketahanan Bangsa

28 Februari 2026

Minat Naturalisasi WNA dan ABG Tinggi, Ditjen AHU Tegaskan Status WNI Sangat Bernilai

28 Februari 2026

Kemnaker Buka 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Gratis dan Bersertifikat

28 Februari 2026
Dubes Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, menyambangi Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra bahas kerjasama hukum dan kemanusiaan. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Indonesia–Yaman Perkuat Kerja Sama Hukum dan Kemanusiaan

28 Februari 2026
Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen saat di dalam ruang sidang PN Jakarta Pusat (Foto: Istimewa)

Aktivis Lokataru Delpedro Marhaen Dituntut 2 Tahun Bui

28 Februari 2026
KPK menggelar konferensi pers terkait penangkapan tersangka baru pejabat Bea Cukai. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Dugaan Korupsi Importasi, KPK Resmi Menahan Tersangka Baru Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu

27 Februari 2026
Post Selanjutnya

Merampas Aset Koruptor, Tak Perlu RUU Perampasan Aset

Perkuat Sinergi Bilateral Pemberantasan Korupsi, KPK Terima Kunjungan ACU Kerajaan Kamboja

Discussion about this post

KabarTerbaru

ilustrasi fenomena Blood Moon

Fenomena Langka 3 Maret 2026: Blood Moon Saat Berbuka, Cap Go Meh di Malam Purnama

1 Maret 2026

Gugurnya Ayatullah Khamenei: Alarm Arah Politik Luar Negeri Indonesia

1 Maret 2026

BNN dan BGN Integrasikan Program MBG untuk Perkuat Ketahanan Bangsa

28 Februari 2026

Minat Naturalisasi WNA dan ABG Tinggi, Ditjen AHU Tegaskan Status WNI Sangat Bernilai

28 Februari 2026

Seskab Teddy: MBG Bukan Ancaman Pendidikan, Anggaran Tetap dan Program Bertambah

28 Februari 2026
Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyerahkan penghargaan kepada Kepala DPPKBPPPA Garut Yayan Waryana/IST

Garut Raih Enam Penghargaan Bangga Kencana Jabar 2026, Perkuat Komitmen Tekan Stunting

28 Februari 2026
Wabup Garut Tinjau Garut Plaza, Siapkan Relokasi PKL dan Penguatan Event Ramadan

Bazar Ramadan Jadi Momentum Penataan PKL di Garut Kota

28 Februari 2026

Kemnaker Buka 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Gratis dan Bersertifikat

28 Februari 2026
Dubes Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, menyambangi Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra bahas kerjasama hukum dan kemanusiaan. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Indonesia–Yaman Perkuat Kerja Sama Hukum dan Kemanusiaan

28 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada Dissenting Opinion dalam Sidang Vonis Riva Siahaan Dkk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anomali BUMN Farmasi: Kimia Farma Disuntik Rp845 Miliar, Indofarma Menanti Kejelasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Garut Ajak Masyarakat Manfaatkan SuperApp PRESISI Polri, Wujudkan Pelayanan Cepat dan Humanis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com