• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Februari 16, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Pernyataan Sikap ‘RAKYAT TANI NYABA KA MENAK’

Redaksi oleh Redaksi
27 September 2022
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

‘saparakanca sumping ti gunung-gunung, seja nepangan papayung agung’
(Rakyat tani semua datang dari gunung berkunjung ke Pejabat/Pimpinan tertinggi-red)

Kabariku– Kami  berasal dari berbagai wilayah Jawa Barat, yakni: Kabupaten Banjar, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Subang ini terlibat beraktivitas bersama AP2SI JABAR.

Pada hari ini, sebelum matahari terbit kami turun dari gunung-gunung, dengan bekal seadanya, ingin mempersembahkan hasil produksi pertanian   kepada pemerintah Jawa Barat, Itu sebagai ungkapan rasa syukur, bahwa kami masih ada sebagai Petani, ditengah gempuran krisis lahan, krisis iklim, krisis lingkungan serta krisis generasi petani.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Anak-anak kami enggan menjadi petani, karena bercermin dari kehidupan orang tuanya yang hidup sebagai petani miskin.

RelatedPosts

BNN – Kemendes Deklarasikan Jawa Timur Bersinar, Perangi Narkoba hingga Pelosok Desa

Menaker Terbitkan Aturan WFA Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Berikut Ketentuannya

Mensesneg Apresiasi Peran Media, Tegaskan Pentingnya Informasi Faktual di Era Digital

Kami memandang, Hari Tani Nasional, diperingati seiring lahirnya  Undang-Undang Pokok Agraria no 5 tahun 1960, dimana Undang-Undang tersebut mengamanatkan perubahan mendasar terhadap prinsip-prinsip hukum agraria yang sebelum tahun 1960 masih bersifat kolonial,.

Kemudian berubah menjadi pengukuhan hukum adat, pelarangan monopoli penguasaan tanah dan sumber agraria lain, pengikisan praktik feodalisme di pedesaan serta jaminan kesetaraan hak-hak atas tanah bagi laki-laki dan perempuan.

Kemudian, MPR RI menerjemahkan amanat tersebut melalui TAP MPR RI No. IX Tahun 2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam. Kelahiran itulah yang kami syukuri.

Meskipun disadari, setelah 62 tahun sejak UUPA diundangkan, konflik agraria yang disebabkan oleh timpangnya penguasaan struktur agraria masih terjadi hingga kini.

Baca Juga  Inovasi Layanan Rehabilitasi Kelompok Rentan Antar BNN Raih Penghargaan OPSI KemenPANRB

Dari seluruh wilayah daratan di Indonesia, sebesar 71 % dikuasai oleh perusahaan kehutanan, 16% oleh perusahaan perkebunan skala besar, 7% dikuasai masyarakat golongan kaya dan sisanya oleh masyarakat bawah.

Begitupun, wilayah laut telah di kavling dalam bentuk zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang menyebabkan berkurangnya jumlah petani setiap tahun, dan kurangnya minat generasi muda terhadap bidang pertanian.

Di tanah Priangan Jawa Barat, sebuah tempat yang diciptakan ketika Tuhan tersenyum memiliki  luas kawasan hutan sebanyak 816.603 hektar atau sekitar 22,01% dari luas wilayah Provinsi.

Sisanya  merupakan Areal Penggunaan Lain (APL) dalam bentuk konsesi perkebunan/hak guna usaha (HGU) dengan luas sekitar 15 ribu hektar. Kondisi tersebut telah menyumbang indeks ketimpangan ekonomi, dimana masyarakat yang bermukim disekitar kawasan hutan dan perkebunan hingga kini dikategorikan sebagai masyarakat miskin.

Sejak adanya program perhutanan sosial, kawasan hutan Jawa Barat yang telah diberikan ijin belum mencapai 10 persen dari luas total luasan.

Konflik akibat ketimpangan itu baru saja dialami  petani  Kecamatan Cikajang Garut, yang  mengalami kriminalisasi akibat mempertahankan lahan dari PTPN VIII Cisaruni.

Selanjutnya, kebijakan terbaru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI mengenai Kawasan Hutan Dalam Pengelolaan Khusus/KHDPK, dimana total luas hutan KHDPK di Jawa Barat seluas  338.944 hektare berasal dari Hutan Produksi 163.427 hektare dan Hutan Lindung 175.517 hektare belum maksimal diberdayakan.

Saat ini wilayah yang  dapat diakses AP2SI dan WALHI Jabar secara swadaya  baru mampu memfasilitasi akses  kelompok tani sebanyak 51  kelompok beserta 17 Lembaga Pendamping dengan  wilayah kelola rakyat seluas 168.468 Ha, tentu masih banyak wilayah kelola rakyat yang belum bisa secara maksimal di akses oleh penggarap dan buruh tani.

Baca Juga  Presidensi G20 Indonesia 2022, KLHK Siapkan Tiga Isu Prioritas

Karenanya, kami petani yang tergabung dalam Asosiasi Pengelola Perhutanan Soisal, AP2SI Jawa Barat, beserta organisasi pendukung lainnya menyatakan ;

  1. Mendukung program petani milenial selama program tersebut mampu memperluas tata kuasa, tata kelola, tata produksi dan konsmsi  masyarakat atas lahan pertanian.
  2. Meminta pemerintah, khususnya Gubernur dan DPRD Provinsi Jawa Barat menerbitkan Pergub dan Perda tentang skema pembiayaan juga penetapan Tanah Objek Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial di Jawa Barat.
  3. Melakukan Re-strukturisasi Tim Gugus Tugas Reforma Agraria di Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jawa Barat
  4. Menciptakan ekosistem yang memberikan jaminan harga dan pasar kepada petani
  5. Segera melakukan identifikasi Penguasaan, Pemanfaatan, Pemilikan, Pengelolaan Tanah/ IP4T di Lahan eks HGU Perkebunan, HGU perkebunan  Terlantar dan Kawasan Hutan Dalam Pengelolaan Khusus/KHDPK.

Demikian Hal ini kami sampaikan, semoga kita menjadi petani yang makmur, bersikap adil dan sejahtera. Tanah dan hutan yang kita jaga, akan terus di nikmatioleh anak cucu kita pada masa abad-abad mendatang.

Kita doakan pula,  supaya para  pemimpin kita terketuk hati dan pikirannya, membela kita yang datang dari gunung-gunung.

Bandung, 26 September 2022

Yang menyatakan sikap: GAPOKTAN MARGA WINDU, GAPOKTANHUT SEJAHTERA, GAPOKTAN WANAREJA HIJAU, GAPOKTAN TANI MAKMUR, KPS PADANG JAYA, KPS GIRI WARGA SEJAHTERA, KPS ALAM ENDAH, KPS CISONDARI, KPS SASAKA PATENGAN, KPS MEKAR SARI, KPS KARYA MUKTI, KPS MULYA TANI 1-7, KPS MANGLAYANG HIJAU, KPS MANGLYANG LESTARI, KPS MANGLAYANG HIJAU, KPS MANDIRI JAYA SINAGAR, KPS PUSAKA HARUMAN JAYA, KPS RAKSA BUANA, KPS KARYA MANDIRI, KPS TEGUH PAMITRA, KPS CINANGELA, KPS PANGAUBAN.***

Red/K101

BACA juga berita menarik seputar Pemilu KLIK disini

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: DPRD Provinsi Jawa Barathari Tani Nasionaljawa baratKementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik IndonesiaPernyataan Sikap ‘RAKYAT TANI NYABA KA MENAK’
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Nurul Ghufron: Selain Knowledge Perguruan Tinggi Pencetak Lulusan Profesional Berintegritas

Post Selanjutnya

PDAM Tirta Intan Garut Salurkan Bantuan Air Bersih dan Uang Tunai Kepada Warga Terdampak Banjir Garut Selatan

RelatedPosts

BNN – Kemendes Deklarasikan Jawa Timur Bersinar, Perangi Narkoba hingga Pelosok Desa

16 Februari 2026

Menaker Terbitkan Aturan WFA Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Berikut Ketentuannya

15 Februari 2026

Mensesneg Apresiasi Peran Media, Tegaskan Pentingnya Informasi Faktual di Era Digital

14 Februari 2026
Beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Kerry Adrianto bersama kuasa hukumnya usai menjalani persidangan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Anak Riza Chalid, Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Bui dan Uang Pengganti Rp13,4 Triliun

13 Februari 2026
Eks Direktur PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan duduk menjadi pesakitan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Skandal Korupsi Pertamina, Eks Dirut Patra Niaga Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Bui

13 Februari 2026
Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat memberikan keterangan kepada awak media (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Minta Saksi Segera Melapor ke Dewas Soal Dugaan Pemerasan Penyidik

13 Februari 2026
Post Selanjutnya

PDAM Tirta Intan Garut Salurkan Bantuan Air Bersih dan Uang Tunai Kepada Warga Terdampak Banjir Garut Selatan

Tingkat Pengangguran di Indonesia

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

16 Februari 2026

LPSK Kawal Perlindungan Korban Perdagangan Anak Tamansari, 10 Tersangka Diamankan Polisi

16 Februari 2026

IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

16 Februari 2026

BNN – Kemendes Deklarasikan Jawa Timur Bersinar, Perangi Narkoba hingga Pelosok Desa

16 Februari 2026
Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

15 Februari 2026

SPPG Sindanggalih Resmi Beroperasi untuk Penuhi Gizi Ribuan Siswa

15 Februari 2026

Pelita Intan Muda Lantik Pengurus Nasional dan Cabang Se-Indonesia: Fokus pada Keikhlasan dan Pendidikan

15 Februari 2026

Tim Sancang Polres Garut Ungkap Jaringan Komplotan Spesialis Pencurian Mobil Pick Up Lintas Daerah

15 Februari 2026

Wisuda Universitas Garut Angkatan ke-XLIII Gelombang I, Lemhannas RI Dorong Lulusan Berkontribusi bagi Daerah dan Nasional‎

15 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • The Network Defense: Mengapa Kekayaan Epstein Melampaui Uang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Letkol Teddy dan Ikhtiar Meningkatkan Kompetensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com