• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Januari 1, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Sejumlah Aktivis, Guru Besar dan Tokoh Masyarakat Mengecam Keras Penganiayaan Terhadap Ade Armando

Redaksi oleh Redaksi
13 April 2022
di News, Peristiwa
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Sejumlah aktivis, tokoh masyarakat dan guru besar mengecam keras penganiayaan terhadap Ade Armando, Ketua Pergerakan Indonesia Untuk Semua (PIS), pada Senin siang 11 April 2022.

Diberitakan sebelumnya, Ade Armando bersama anggota PIS dan ribuan mahasiswa serta elemen organisasi lain ikut datang ke depang gedung DPR RI, Senin, 4 April 2022, untuk memprotes wacana perpanjangan masa jabatan Presiden dan penangguhan Pemilu, yang ramai beberapa minggu belakangan ini.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Aksi demonstrasi yang semula berlangsung damai, mulai bergulir menjadi aksi kekerasan, tidak lama setelah Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dan tiga wakil ketua DPR RI yang menemui sebagian demonstran, kembali ke dalam gedung DPR RI. Tim VOA di lapangan melihat aksi saling dorong dan lempar botol ke arah petugas terjadi sekitar pukul 15.30 sore.

RelatedPosts

BNPB Pastikan Pendanaan Operasi Darurat Sumatra Berjalan Akuntabel

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris Jaringan NII dan AD, Sandri Rumanama: Kerja Nyata Pengamanan Nataru

Polemik Helikopter Pribadi Prabowo, SIAGA 98: Perlu Pahami Mekanisme LHKPN

Belum diketahui secara jelas siapa yang mendorong dan memukuli Ade Armando yang ketika itu berada dalam barisan massa dan sedang membuat konten untuk media sosialnya. Ia dikeroyok dan nyaris ditelanjangi. Beberapa mahasiswa tampak berusaha melindunginya dan memanggil polisi, yang kemudian menyelamatkannya ke dalam kompleks gedung DPR.

Dalam konferensi pers bersama yang digelar Senin, 11 April 2022, malam, Sejumlah aktivis, tokoh masyarakat dan guru besar mengecam keras terkait aksi pengeroyokan Ade Armando

Guru Besar FHUI: “Ini Bukan Cara Orang Muda Menyampaikan Ketidaksetujuan”

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia Prof. Dr. Sulistyowati Irianto “mengutuk keras tindakan itu (pengeroyokan) karena bukan seperti itu cara orang muda menyampaikan ketidaksetujuan. Mereka harus berdebat dengan akal sehat, berpengatahuan dan beretika karena jika tidak berarti ada sesuatu yang salah besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di negeri ini,” tandasnya.

Baca Juga  SIAGA 98 Dukung Pernyataan Ketua DPR RI, Puan Maharani, 'Tak Ada Lagi Pembahasan Penundaan Pemilu'

Aktivis Nong Darol Mahmada mengatakan begitu kabar pengeroyokan itu meluas, ia berusaha keras mengontak Ade Armando dan tiga orang anggota PIS yang datang ke demonstrasi di depan DPR RI untuk membuat liputan atau konten laporan di media sosial mereka.

“Saya mengontak siapa pun untuk bisa mengeluarkan Ade dari kompleks DPR RI dan membawanya ke rumah sakit untuk segera mendapat perawatan,” jelasnya. Ia memuji sikap sejumlah mahasiswa yang melindungi Ade Armando dan polisi yang menyelamatkannya.

Mengapa Ade Armando Diserang?

Aktivis kebangsaan, Akhmad Sahal, yang ikut hadir dalam konferensi pers itu, mengatakan Ade Armando diserang bukan karena sikapnya menolak perpanjangan masa jabatan Presiden dan penangguhan Pemilu. Ia diserang karena dicap sebagai penista agama.

“Dari segi isu Ade Armando itu memiliki visi yang sama dengan demonstran yaitu menolak perpanjangan masa jabatan presiden hingga tiga periode dan penangguhan pemilu, tapi yang saya lihat kekejaman terhadap Ade bukan soal isu presiden, tapi soal Ade distigma sebagai penista agama. Karena dicap sebagai penista agama, maka sah bagi mereka untuk melakukan persekusi, penghalalan kekerasan dan penggunaan cara-cara barbar,” jelas Sahal yang juga kandidat doktor di University of Pennsylvania.

Ini kelihatan sekali jika melihat petikan video yang beredar, Sahal menjelaskan, pelaku meneriakkan kata-kata seakan-akan mereka membela Islam.

“Ini adalah ciri khas kaum radikal, ekstremis, yang menggunakan kekerasan untuk tujuan agama. Mereka merasa berbuat kebajikan, membela Islam dan jika ini dibiarkan ini akan sangat berbahaya sekali, tidak saja bagi Indonesia ke depan, tetapi juga bagi wajah Islam Indonesia,” imbuhnya.

Ade Armando, dosen FISIP UI dan yang telah sejak lama bersikap vokal terhadap isu-isu kebangsaan, memang kerap menjadi target.

Baca Juga  Disebut Pelaku Pengeroyokan Ade Armando, Try Setya Lapor ke Polres Way Kanan

Eko Kuntadhi, salah seorang teman dekat Ade Armando dan kerap membuat konten isu-isu kebangsaan di media sosial, mengatakan sejak awal begitu Ade Armando berada di lokasi demonstrasi, foto dan informasi dirinya beserta ancaman terhadapnya meluas di media sosial.

“Demonstrasi hari ini bukan demonstrasi mahasiswa, tapi demonstrasi preman. Mereka tidak penting soal apa yang mereka tuntut, tapi memang ingin mencari kerusuhan. Di Twitter sejak pagi sudah beredar foto-foto dan informasi kami. Ini menunjukkan mereka ingin membungkam kami, jika tidak sepakat dengan mereka, bahkan dengan cara yang paling biadab seperti yang dialami Bang Ade,” ujarnya.

Penggiat media sosial Denny Siregar, mengatakan, Pada prinsipnya apa yang dikhawatirkan sejak lama sudah terlihat dalam kasus Ade Armando. Ia tidak ada masalah dengan gerakan mahasiswa yang menyampaikan aspirasi.

“Tetapi ketika ada penyusup yang mengusung radikalisme maka bahaya sekali,” komentarnya.

Denny Siregar mencontohkan, Kasus pengeroyokan supporter Persija di Bandung, ada yang melafaskan keagamaan yang sama atau pengeroyokan di Cikeusik-Banten tahun 2013.

“Inilah fenomena yang terjadi di negeri kita dan saya kira negara tidak boleh lagi abai terhadap gerakan-gerakan seperti itu. Bahaya sekali kalau kelompok seperti mahasiswa disusupi gerakan seperti ini. Apa yang terjadi pada Ade ini warning buat kita,” imbuh Denny.

Polisi Tangkap Sejumlah Tersangka

Aparat kepolisian bergerak cepat dengan menangkap sejumlah tersangka pelaku pengeroyokan. Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo kepada wartawan mengatakan, “Siapa pun yang terbukti melakukan perbuatan pidana akan diproses”.

Hingga berita ini disampaikan, Ade Armando masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta.***

*Sumber: VOA_Indonesia

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #Tolak Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode#TolakTundaPemilu.aksi demo 11 April 2022Pengeroyokan Ade Armando
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Hasto Kristiyanto: Aksi Demo 11 April Terkait Isu Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Masa Presiden, Salah Alamat

Post Selanjutnya

Kisruh Investor Kuasai Asset Pasar Bandrek Bumdes Kersamanah Garut Mulai Nampak Titik Terang

RelatedPosts

Logo resmi BNPB. (Foto: BNPB.go.id)

BNPB Pastikan Pendanaan Operasi Darurat Sumatra Berjalan Akuntabel

1 Januari 2026
Densus 88 (foto: Istimewa)

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris Jaringan NII dan AD, Sandri Rumanama: Kerja Nyata Pengamanan Nataru

31 Desember 2025

Polemik Helikopter Pribadi Prabowo, SIAGA 98: Perlu Pahami Mekanisme LHKPN

31 Desember 2025
Mendagri Tito Karnavian memproyeksikan kebutuhan anggaran pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera mencapai Rp 59,25 triliun

Anggaran Raksasa Pemulihan Sumatera: Tito Karnavian Sebut Capai Rp 59,25 Triliun

30 Desember 2025
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Hasbi Hasan saat diadili di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Kembali Periksa Eks Sekretaris Mahkamah Agung Soal Dugaan Kasus TPPU

30 Desember 2025
Gedung Mahkamah Agung RI, (Foto: mahkamah agung.go.id)

MA Siapkan PERMA Perkuat Pengadaan Hakim Pengadilan Tingkat Pertama

30 Desember 2025
Post Selanjutnya

Kisruh Investor Kuasai Asset Pasar Bandrek Bumdes Kersamanah Garut Mulai Nampak Titik Terang

Kekerasan Terhadap Ade Armando, SIAGA '98: "Bukan Kriminal Biasa Tapi Dampak Persoalan Politik Nasional"

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden beserta rombongan terbatas tiba di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Rabu, 31 Desember 2025, pukul 11.20 WIB

Tutup 2025 di Tapsel, Seskab Teddy: Presiden Prabowo Malam Tahun Baru Bersama Warga Terdampak Bencana

1 Januari 2026
Logo resmi BNPB. (Foto: BNPB.go.id)

BNPB Pastikan Pendanaan Operasi Darurat Sumatra Berjalan Akuntabel

1 Januari 2026
lobi gedung Merah Putih KPK (dok Boelan - Kabariku.com)

KPK Intensifkan Penyidikan Kasus Pemerasan Kejari HSU, 15 Saksi Diperiksa di Kalsel

1 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Ruang Konpers Gedung Merah Putih KPK

KPK Rampungkan Penyidikan Suap Perkara MA, Berkas Hasbi Hasan Dilimpahkan ke JPU

31 Desember 2025
Densus 88 (foto: Istimewa)

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris Jaringan NII dan AD, Sandri Rumanama: Kerja Nyata Pengamanan Nataru

31 Desember 2025
Ketua Garut Indeks Perubahan Strategis (GIPS), Ade Sudrajat

Kejar Tayang Akhir Tahun, GIPS Pertanyakan Progres Proyek Jalan DBH Panas Bumi di Garut

31 Desember 2025

Polemik Helikopter Pribadi Prabowo, SIAGA 98: Perlu Pahami Mekanisme LHKPN

31 Desember 2025

Kejari Garut Rilis Laporan Kinerja Akhir Tahun 2025, Tunjukkan Capaian Signifikan di Berbagai Bidang

31 Desember 2025

Transformasi Pertamina: Tiga Subholding Dilebur, Direksi Baru Disiapkan

31 Desember 2025

Kabar Terpopuler

  • Gedung Mahkamah Agung RI, (Foto: mahkamah agung.go.id)

    MA Siapkan PERMA Perkuat Pengadaan Hakim Pengadilan Tingkat Pertama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat: Negara Masih Berwatak State Crime, Pemberantasan Korupsi Cenderung Simbolik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejar Tayang Akhir Tahun, GIPS Pertanyakan Progres Proyek Jalan DBH Panas Bumi di Garut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris Jaringan NII dan AD, Sandri Rumanama: Kerja Nyata Pengamanan Nataru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Raport 2025, Sandri Rumanama Nilai Kinerja Polri di Bawah Jenderal Listyo Sigit Capai Hasil Positif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com