• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juni 15, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Lomba “Ngarajang” Garut Lestarikan Tradisi Perajang Tembakau Generasi Baru

Redaksi oleh Redaksi
6 Agustus 2023
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Kompetisi “Lomba Ngarajang” yang diadakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Sabtu (5/8/2023), menjadi salah satu event menarik dalam rangkaian Hari Krida Pertanian ke-51 Tahun 2023 tingkat Kabupaten Garut.

Acara berlangsung di Jalan Kabupaten, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten acara ini bertujuan mempertahankan regenerasi perajang tembakau di wilayah ini.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Lomba ini menjadi ajang bagi perajang tembakau pemula usia 15-39 tahun dari 22 kecamatan di Kabupaten Garut untuk memamerkan keterampilan merajang mereka.

RelatedPosts

Dewan Pers Apresiasi Kebebasan Media Meliput Demonstrasi: Iklim Demokrasi Indonesia Berjalan Baik

Permohonan JC Sony Sonjaya Belum Tentu Lolos, Kejagung Ungkap Syaratnya

Ketum APKASI Bursah Zarnubi: Jangan Buka CPNS Lagi, Selesaikan Dulu PPPK

Penilaian juri mencakup kebersihan pengolahan, teknik irisan, dan kualitas hasil rajangan.

Kepala Bidang Sarana Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Garut, Ardhy Firdian, menyatakan, tujuan lomba adalah mendorong regenerasi perajang tembakau, mengamati SOP (Standar Operating Procedure) yang diterapkan, dan mempertahankan kualitas tembakau molek yang menjadi ciri khas Kabupaten Garut.

“Alhamdulilah untuk pemenang itu dari Kecamatan Banyuresmi, kemudian yang juara kedua itu adalah Kecamatan Cisurupan, dan juara ketiga dari Kecamatan Sukaresmi,” ucap Ardhy.

Sebagaimana maksud dan tujuan dari kegiatan ini, Ardhy menyatakan, pihaknya menginginkan adanya regenerasi para perajang, di mana saat ini kebanyakan para perajang di Kabupaten Garut berusia di atas 50-60 tahun.

“Juga yang paling penting adalah bagaimana mempertahankan kualitas hasil rajangan yang ada di Garut khususnya untuk tembakau mole, karena kita tahu bahwa tembakau mole itu merupakan salah satu ciri khas tembakau yang dihasilkan dari Jawa Barat khususnya dari Kabupaten Garut,” lanjutnya.

Baca Juga  Pemkab Garut Perkuat SDM Keuangan, 10 PNS Baru dari PKN STAN Dilantik

Saat ini distribusi tembakau dari Kabupaten Garut sudah hampir ke semua wilayah, terutama ke daerah-daerah yang memiliki sentra pengolahan tembakau atau pabrik rokok seperti ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Dan itu memang banyak yang dijual ke daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur khususnya ke daerah Temanggung, Klaten, daerah Wonosobo, kemudian kalau di Jawa Timur itu daerah Malang, Kediri, bahkan sampai Bojonegoro,” ungkapnya.

Ardhy mengatakan, rata-rata setiap tahunnya Kabupaten Garut menghasilkan 3600-3800 ton tembakau yang setara dengan tembakau mole, di mana proses produksinya tersebar di 24 kecamatan.

“Rata-rata memang di daerah Garut Tengah sampai ke daerah Garut Utara. Kemudian dalam dua tahun terakhir ini ternyata di wilayah selatan juga ada beberapa kecamatan itu yang sudah mulai bisa menanam tembakau, salah satunya mungkin di Kecamatan Cikelet, Mekarmukti, bahkan juga ada di Caringin,” jelasnya.

Ketua DPD Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jawa Barat, Suryana, menilai bahwa lomba ini mempromosikan pentingnya tembakau dalam menghasilkan keuntungan, termasuk melalui cukai dan pajak rokok. Ia juga memuji kualitas rajangan peserta.

“Beberapa aspek yang saya nilai dalam kegiatan ini, yang pertama itu bagaimana kebersihan daripada pengolahan tembakau ini, yang kedua sistem irisnya bagaimana, yang ketiga sisi lelerannya bagaimana, sehingga dari A sampai Z itu bisa diketahui,” paparnya.

Lomba ini menjadi langkah menuju regenerasi perajang tembakau yang lebih muda dan berpotensi meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tembakau serta mendorong kesejahteraan.

“Harapan kami ini untuk alih generasi ya, sebagai penerus dari generasi tua ke generasi muda. Sehingga kedepannya tembakau itu tidak hilang dari bumi ini, dan bisa lestari,” ungkapnya.

Juara 1 Lomba Ngarajang, Tabah Hikam Faruq dari Kecamatan Banyuresmi, berbagi pengalaman mengenai tantangan dalam merajang tembakau. Ia menyebutkan bahwa mengatur besar kecilnya rajangan merupakan hal sulit, tetapi merasa terbantu dengan acara ini.

“Dalam tembakau itu ada tahapan (pemilahan) kualitas, (ada) kualitas yang bagus, yang sedang, dan yang buruk,” ucapnya.

Baca Juga  Wabup Garut Minta Tim Tanggap Darurat Kekeringan untuk Hadirkan Solusi Permanen

Tabah menuturkan, merajang merupakan sebuah kegiatan yang bisa dibilang gampang-gampang susah. Kesulitan dalam merajang adalah soal mengatur besar kecilnya hasil rajangan.

“Ya sudah biasa tiap tahun (ngarajang tembakau) bukan tiap hari, soalnya tembakau itu ada 1 musim (di) musim kemarau (atau) bulan 7 bulan 8 kalau tembakau kebun, kalau tembakau sawah itu (bulan) 8 sudah mulai (bulan) 9 puncaknya,” lanjutnya.

Tabah menuturkan, produksi dari tembakau yang dihasilkannya setiap tahun hampir mencapai 7 kuintal di tahun 2022, dimana hasil produksinya didistribudikan ke pengepul yang yang sudah biasa menampung tembakau hasil produksinya bersama yang lainnya.

“Harapannya tembakau Garut itu semakin dikenal, salah satunya itu terus lagi, mungkin dari kualitas itu tetap jaga gitu, tidak hanya (memperhitungkan) tonase, tapi kualitas juga dijaga gitu,” Suryana menutup.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Hari Krida Pertanian ke-51Lomba "Ngarajang" GarutPerkebunan Dinas Pertanian Garut
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Buntut Aksi Massa Bakar Bendera PDI Perjuangan, BBHAR Jakarta Pusat Polisikan HMI

Post Selanjutnya

Bupati Garut Rudy Gunawan Bersama Ribuan Alumni Meriahkan Jalan Sehat HUT ke-65 SMPN 2 Garut

RelatedPosts

Dewan Pers Apresiasi Kebebasan Media Meliput Demonstrasi: Iklim Demokrasi Indonesia Berjalan Baik

14 Juni 2026
Kejagung menegaskan permohonan justice collaborator yang diajukan Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi Makan Bergizi Gratis belum tentu diterima. (istimewa)

Permohonan JC Sony Sonjaya Belum Tentu Lolos, Kejagung Ungkap Syaratnya

14 Juni 2026
Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi mengusulkan penghentian sementara rekrutmen CPNS dan memprioritaskan PPPK muda menjadi PNS. (Istimewa)

Ketum APKASI Bursah Zarnubi: Jangan Buka CPNS Lagi, Selesaikan Dulu PPPK

14 Juni 2026
Dudung Abdurachman mengakui pelaksanaan MBG masih menyisakan persoalan di lapangan. (istimewa)

Dudung Akui MBG Belum Tepat Sasaran, Kritik Mahasiswa UB Langsung Dibawa ke Prabowo

14 Juni 2026

Soroti Mobilisasi 12 Juni, Koalisi Masyarakat Sipil: TNI dan Komcad Bukan Instrumen Hadapi Demonstran

14 Juni 2026

BNN dan Komdigi Perkuat Pengawasan Tangkal Kejahatan Narkotika di Ruang Digital

13 Juni 2026
Post Selanjutnya

Bupati Garut Rudy Gunawan Bersama Ribuan Alumni Meriahkan Jalan Sehat HUT ke-65 SMPN 2 Garut

Ketua Komisi Yudisial (KY) Amzulian Rifai

Upaya Jemput Paksa Hakim Bermasalah, KY akan Teken MOU dengan Polri dan KPK

Discussion about this post

KabarTerbaru

Teh Ineu Terpilih Ketua PA GMNI Jabar

14 Juni 2026

Dewan Pers Apresiasi Kebebasan Media Meliput Demonstrasi: Iklim Demokrasi Indonesia Berjalan Baik

14 Juni 2026

Sikap Bijak Lembaga Maupun Pemerintah Tidak Melulu Menimpakan Kesalahan Kepada Masyarakat

14 Juni 2026
Kejagung menegaskan permohonan justice collaborator yang diajukan Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi Makan Bergizi Gratis belum tentu diterima. (istimewa)

Permohonan JC Sony Sonjaya Belum Tentu Lolos, Kejagung Ungkap Syaratnya

14 Juni 2026
Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi mengusulkan penghentian sementara rekrutmen CPNS dan memprioritaskan PPPK muda menjadi PNS. (Istimewa)

Ketum APKASI Bursah Zarnubi: Jangan Buka CPNS Lagi, Selesaikan Dulu PPPK

14 Juni 2026
KPK menerima putusan 4,5 tahun penjara terhadap Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel dalam kasus korupsi sertifikasi K3.(istimewa)

Usai Noel Divonis, KPK Ungkap Fakta Penting di Balik Putusan Hakim

14 Juni 2026
Dudung Abdurachman mengakui pelaksanaan MBG masih menyisakan persoalan di lapangan. (istimewa)

Dudung Akui MBG Belum Tepat Sasaran, Kritik Mahasiswa UB Langsung Dibawa ke Prabowo

14 Juni 2026

Soroti Mobilisasi 12 Juni, Koalisi Masyarakat Sipil: TNI dan Komcad Bukan Instrumen Hadapi Demonstran

14 Juni 2026

Tata Kelola MBG Dibenahi, Mensesneg: Program Tepat Sasaran, Berkualitas dan Akuntabel

14 Juni 2026

Seskab Teddy: Presiden Terima Pimpinan TNI, Perkuat Sinergi Pertahanan dan Akselerasi Pembangunan hingga Pelosok Negeri

10 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Soal Ultimatum BEM SI Jateng “Reformasi Jilid 2”, LMND Ajak Mahasiswa Dorong Solusi untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Pastikan Fitroh Tak Kenal Sony Sonjaya, Minta Publik Waspadai Informasi Menyesatkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FSP BUMN IRA Desak Danantara Evaluasi Pejabat BUMN yang Belum Tuntaskan Hak Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Tahun Tanpa Kepastian, Laskar MALARI Progati Tuntut Pengakuan Status Ojol Lewat Perppu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98: Penyidikan Dugaan Korupsi di BGN Tidak Memerlukan Justice Collaborator, Waspadai Penyebaran Hoaks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbongkar! Tersangka Baru MBG Diduga Atur Mitra SPPG dan Setor Uang ke Pejabat BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com