Aktif Memberi Kabar

Tak Ada Jaminan Soal Covid-19 dari BWF, Indonesia dan Lima Negara Lain Mundur dari Uber dan Thomas Cup

0 503

KABARIKU – Kabar mengejutkan datang dari dunia bulutangkis kita. Tim Indonesia menyatakan mundur dari ajang perebutan supremasi bergengsi Piala Thomas & Uber 2020 yang akan digelar di Aarhus, Denmark, pada 3-11 Oktober 2020 mendatang.

Keputusan Indonesia ini menyusul keputusan lima negara lainnya yaitu Taiwan, Thailand, Hong Kong, Australia, dan Singapura.

Dikutip dari laman PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) yaitu badmintonindonesia.org, ada tiga alasan utama yang mendasari PBSI mengambil keputusan menarik diri dari Piala Thomas & Uber 2020.

Pertama, kekhawatiran para atlet terhadap kemungkinan mereka akan terpapar Covid-19, baik dalam perjalanan, di tempat transit atau di tempat pertandingan.

Kedua, para atlet dan ofisial menyuarakan keraguan mereka untuk ambil bagian di turnamen bergengsi ini karena tidak ada jaminan dari BWF (Badminton World Federation), seandainya ada anggota tim yang terpapar Covid-19, terkait siapa yang akan bertanggung jawab menangani dan bagaimana penanganan selanjutnya.

Ketiga, mengacu pada dua alasan di atas, jajaran pimpinan PBSI yaitu Ketua Umum PP PBSI Wiranto, Wakil Ketua Umum I dan Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta, Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto, serta Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti memutuskan tim bulutangkis Indonesia mundur dari Piala Thomas & Uber 2020.

“Tim Indonesia dipastikan mundur dari Piala Thomas & Uber 2020, kami sudah mengirim surat ke Menpora dan akan segera mengirim pernyataan tertulis ke BWF mengenai hal ini. Keputusan ini diambil setelah kami berdiskusi dengan para atlet dan tim ofisial,” kata Budiharto kepada Badmintonindonesia.org yang dilihat Kabariku pada Sabtu (12/9/2020).

Budiharto menuturkan, para pemain menyampaikan keraguan mereka kepada tim ofisial, dan ofisial menyampaikan hal ini kepada pengurus.

Dengan mundurnya tim Indonesia dari Piala Thomas & Uber 2020, otomatis Indonesia juga tidak akan berpartisipasi di ajang Denmark Open I dan Denmark Open II yang merupakan bagian dari turnamen seri Eropa.

Piala Thomas dan Uber 2020 sebelumnya diputuskan tetap bergulir meskipun di tengah pandemi virus corona. Bahkan undian telah dilakukan. Tim Thomas Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, Belanda, dan Inggris. Sementara Gregoria Mariska dkk akan bersaing dengan Korea Selatan, Australia, dan Malaysia.

Dengan mundurnya Indonesia, maka sudah enam negara yang mundur dari event dunia yang sangat penting di olahraga bulutangkis tersebut. (Ref)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.